Ketua Umum DPP GAN Om Boer: Kepemimpinan Autentik dan Bermakna

Penulis :

Lucky suryani

JAKARTA – Traznews. .com Ketua Dewan Pimpinan Pusat Garuda Astacita Nusantara (GAN) Muhammad Burhanuddin menyampaikan pandangan mengenai nilai kepemimpinan yang autentik dan bermakna, Kemarin, Hari Minggu (26/10/2025).

 

Sosok yang akrab disapa Om Boer itu menegaskan bahwa hadir di tengah masyarakat tidak cukup jika tanpa memberi manfaat yang membekas.

 

Menurutnya, filosofi kepemimpinan yang ia pegang selama ini ialah untuk menjadi sosok berbeda di antara kumpulan.

 

“Ada yang sekadar hadir, dan ada yang meninggalkan kesan. Saya memilih menjadi yang kedua,” ujar Burhanuddin.

 

Ia menilai banyak orang memahami networking hanya sebagai ajang memperbanyak kenalan, hadir di banyak pertemuan, atau berbagi kartu nama.

Bacaan menarik :  MenPan RB, Azwar Anas Optimis Target 1,5 M Wisnus Di 2025 Tercapai.

 

Burhanuddin menjelaskan bahwa prinsip tersebut berasal dari nasihat sang ayah yang mengatakan bahwa pemimpin bukan soal jabatan, tetapi tentang siapa yang akan tetap dikenang setelah jabatan itu hilang.

 

Ia juga menilai bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjadi contoh bagaimana pemimpin mampu menghadirkan kekuatan dan ketulusan dalam waktu yang bersamaan.

 

Menurutnya, Prabowo berhasil membangun kedekatan dengan rakyat melalui sikap rendah hati dan kepedulian yang nyata.

 

“Pemimpin harus bisa diterima semua kalangan. Ketegasan Pak Prabowo sejalan dengan kasih sayang kepada rakyat. Beliau hadir memberikan harapan, bukan hanya program,” ujarnya.

 

Om Boer menegaskan bahwa masyarakat tidak semata-mata terpikat pada angka atau statistik dalam sebuah program. Rakyat membutuhkan pemimpin yang mampu mendengar dan memahami.

Bacaan menarik :  Terpilih lagi Andi Rukmana Nurdin  Karumpa   Resmi Jadi Ketua Umum GAPENSI 2024-2029

 

“Politik bukan soal siapa yang paling keras berbicara, tetapi siapa yang paling tulus mendengarkan,” katanya.

 

Ia memandang bahwa menjadi pemimpin berbeda bukan berarti menonjol, melainkan memberi nilai dalam setiap relasi yang terjalin. Menurutnya, yang akan tetap diingat manusia bukan apa yang dimiliki seseorang, tetapi apa yang telah ia berikan untuk orang lain.

 

“Yang diingat bukan apa yang kita miliki, tetapi apa yang kita berikan,” ucapnya.

 

GAN sendiri menjadi salah satu unsur masyarakat yang menyatakan dukungan terhadap agenda Asta Cita pemerintahan Prabowo Subianto dengan menempatkan nilai kebangsaan dan kemanusiaan sebagai dasar perjuangan bersama. Tutup

Bagikan postingan
Remaja Asal Way Tenong Pergi Meninggalkan Rumah, Keluarga Berharap Segera di Ketemukan.
0
Distribusi SPPT PBB 2026 Dimulai, Ini Ada 3 Cara Bayar Pajak Lebih Mudah
0
Jelang May Day, Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
0
Patroli Malam Ditsamapta Polda Banten Intensif, Antisipasi Kejahatan C3 di Kota Serang
0
Limbah Tambang Meluap, Sawah Petani Tambahrejo di Ujung Tanduk
0
Jurnalis Dilarang Meliput Public Expose ABM Investama, EO Diduga Langgar Kebebasan Pers
0
Jakarta Utara Jajaki Kolaborasi TCI Global untuk Perkuat Program Kependudukan
0
AP2 Indonesia Desak KPK RI Usut Tuntas Dugaan Korupsi DAK Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan di Kabupaten Sumba Barat Daya. 
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Jalin Kerjasama, Perindag Lamtim Dan SMSI Lampung Timur
0
Jelang Musorkab, Calon Ketua KONI Lambar Gelar Pertemuan dengan Pengurus dan Pengcab.
0