KEMARAU YANG MEMUSIM
Karya : Titin Ulpianti
Seperti biasa, hari ini begitu menyengat
membakar pori pori kulit yang semakin menipis hitam keriput
seperti kabar berlahan memudar.
Akankah hujan kembali turun?
menyirami pikiran pikiran kacau
sebelum ditumbuhi tanaman liar
dengan berbagai rupa dan warna
karna kemarau membakar sebagian darinya
menyisakan sedikit kisah.
Aku terjebak diantara kemarau yang menyiksakan rindu
dan hampir saja kehilangan tawa dalam canda.
Aku lupa cara tertawa,
duniaku hanya sebatas pentas dengan segala skenario di bawah tangan tangan kekar
penuh sengketa
yang aku ingat hanya meneterkan air mata tanpa rasa
serta sakit tertahan dibibir algoritma cerita.
Lampung barat, Ahir Mei 2023
Post Views: 327