Cerpen .
Nak!, Maafkan mama ya. Mama dulu pernah berjanji menanam cemara dirumah kita
Namun Cemara itu sudah layu nak,
Mama tak bisa merawatnya lagi..
Sekuat dan semampu mama
Untuk menjadikan Cemara itu tumbuh kembali, Tapi mama tak sanggup nak
Akhirnya Cemara yang indah yang pernah mama janjikan tumbang dan tak bisa tumbuh kembali.
Maafkan keegoisan ini nak,
Tapi mama akan pastikan
Biarkan mama yang terkena badai
Asal kalian tidak terkena basahnya.
Percaya lah Nak ,,
Suatu saat nanti, kalian akan mengerti apa arti menanti senja yang indah, pada akhirnya meninggalkan kegelapan.
Begitulah tentang hidup, jika hari ini kita merasakan pahitnya perjalanan
Mungkin esok kita akan merasakan nikmat nya kemanisan.
Begitupula menanti senja, senja memancarkan Mega yang indah, namun akhirnya meninggalkan kegelapan yang gelap gulita, jika beruntung digelapan kau akan menemukan sinar cahaya bintang jika tidak
kabut badai yang akan kau dapatkan.
ini tentang perjalanan hidup,
Mengikuti poros nya bumi
Percayalah nak, sakit dan pedih yang pernah kita lalui
Semoga di kemudian hari
Tergantikan, dengan takdir yang baik
Tangis pilu akan terganti dengan senyum manis dilengkungan bibir mu
Sedih dan duka akan terganti dengan canda dan tawa
Semua ini hanya perihal waktu.
Tidak ada duka yang abadi…
Tetap semangat my dears.
Penulis : Echa