Indahnya Desaku, Tidak Seindah Kisah Cintaku.

Penulis :

Echa

Cerpen- Halo, Aku melati biasa orang orang memanggilku mela, aku seorang single moms aku memiliki 2 anak, perempuan dan laki-laki berusia 10 tahun dan 6 tahun.

Aku lahir dan dibesarkan di kotaku, kota kecil sejuta pesona keindahan nya. Namun sayang keindahan desaku Tak seindah kisah cintaku.

Aku harus menyandang status seorang single moms, tapi tak mengapa mungkin rencana tuhan lebih indah dari yang aku bayangkan.

Aku tidak saling menyalahkan, mungkin saja aku blm bisa menjadi seorang istri yang sempurna.

Dan aku tidak menyesali tentang perpisahan ini, aku berterimakasih sudah menemani hari hari ku yang mungkin saja singkat, dan kita tidak mungkin untuk melanjutkan cerita kita yang belum usai.

Tapi kita punya tujuan, Meskipun Aku dan kmu memang sudah tidak lagi bersama tapi, ada mereka ( anak-anak) yang harus tetap kita urus sampai kelak mereka dewasa.

Bacaan menarik :  Doa dan Harapan Bang Kodri di Tahun 2026

Hari demi hari telah kulalui, Semenjak kau meninggalkanku, ya terasa memang hampaTapi inilah kenyataan nya, Aku harus merantau jauh meninggalkan kampung halaman beserta anak.Bukan untuk mencari kepuasan ku sendiri, tapi demi masa depan mereka juga, dan terus terang juga, kepergian ku ini sengaja untuk mengobati luka yang tersisa.

Tidak terasa waktu terus berjalan sudah 2 tahun, aku ditanah rantau Rindu, pilu menjadi satu. Kini aku pulang kembali, ditanah kelahiran ku, yang penuh kenangan.

Tangis haru dan pelukan manja, anak2ku terasa pilu, betapa sedihnya dan betpa sakitnya mereka ketika harus menahan rindu di sekian lamanya.

“Maafkan ibu nak”, menyiksa kalian dengan kerinduan seketika aku menyeka air mata yang jatuh di pipi lembut anak²ku, aku tarik senyum selebar mungkin agar anak2 tak melihat betapa luka dan hancur nya hati ibunya
Sesakit inikah, perpisahan

Bacaan menarik :  Kisah Cinta Yang Terbelah

“Tapi percayalah nak, apapun keadaan nya ibu akan selalu bersama kalian.
Seketika itu, anak² kembali memeluk ku dan berkata ibu jangan pergi jauh lagi, siapa yang akan menyayangi kami,
Jika ibu pergi jauh, karena ibu lah wanita satu2nya yang tulus menyayangi kami.
Kupeluk erat anak²ku. Sayang maafkan ibu, ibu janji ibu tidak akan meninggalkan kalian lagi, kita akan terus bersama. Sampai kalian dewasa
Seketika senyum cerah tertata rapih di wajah² anak²ku.

“Mataku berkaca-kaca”

Ya tuhan, jika saja cara dan jalan ku salah dan keliru.Tunjukanlah kuasamu, berikan Rezeki yang berkah untuk anak²ku.

Beginilah kisah hidup terkadang tidak sesuai apa yang kita harapkan.Tapi apapun itu jadikan pelajaran, dan motivasi,Cinta dan kehidupan itu, harus saling imbang Ketika memiliki cinta jangan lupa kita jga punya duka,
Ketika berduka jangan jga lupa kita memiliki cinta.Apalagi cinta seorang ibu kepada anak²nya.

Bacaan menarik :  Bagaimana Kamu Memperlakukan Orang Lain, Itulah Cerminan Sejati Dari Jiwa.
Bagikan postingan
Ganjar Apresiasi Rapimnas DPP BKPRMI, Program Terobosan Dinilai Berdampak  Sampai Daerah
0
Ketum KBPP Polri Ajak Organisasi Tetap Solid Hadapi Tantangan Digital dan Kebangsaan.
0
Munas VI KBPP Polri 2026 : Syamsu Rizal Arbi Serukan Soliditas Demi Stabilitas Nasional
0
Ketua KBPP Polri Sumsel M. Yansuri: Munas VI Pertegas KBPP Sebagai Mediator Polri  Dan Masyarakat
0
Anna Susanti KBPP Polri Sultra: Munas VI Harus Lahirkan Ketum Solid Jaga Kekompakan Organisasi
0
Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Cepat dan Profesional, Pemohon Akui Semakin Nyaman
0
Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pengamanan Dermaga Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Panjang
0
Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak
0
Pihak RSUD KH.Ahmad Hanafiah Berkomitmen Mengevaluasi Tata Letak Ruang Perawatan,Tingkatkan Standar Kebersihan Dan Pelayanan
0
Said Aldi BKPRMI: Puluhan Ribu TKTPA Kini Dapat Bantuan Operasional, Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji
0
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
0
MWC NU Sekincau Gelar Musyawarah Kerja ke 2, Perkuat Kelembagaan untuk Pelayanan Umat.
0