Warga Metro Apresiasi Jaminan Kesehatan Zaman Wahdi-Qomaru

Penulis :

Metro – Layanan dasar menyangkut kesehatan menjadi kebutuhan primer yang mesti dipenuhi pemerintah, termasuk di Kota Metro.

Pemangku kebijakan melalui Dinas Kesehatan setempat diharapkan fokus meningkatkan layanan kesehatan yang menyakut hajat masyarakat banyak.

Bagaimana pendapat masyarakat terkait layanan dan inovasi kesehatan di Kota Metro?

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan secara acak Minggu (3/11/2024) , sejumlah narasumber mengaku terbantu dengan kemudahan layanan kesehatan yang ditawarkan Pemerintah Kota Metro era kepemimpinan Wahdi-Qomaru.

Pasien yang ingin memeriksa kondisi kesehatan hanya perlu membawa KTP atau menyebutkan nama atau nik untuk mendapat pelayanan di rumah sakit maupun puskemas.

Pendataan melalui transformasi pelayanan kesehatan dari yang semula manual ke digital memungkinkan masyarakat mengakses layanan dengan cukup dengan KTP.

Bacaan menarik :  DPRD dan Para Kepala OPD, Dukung Percepatan City Branding Metro

Masyarakat tidak lagi direpotkan dengan mengurus adminstrasi berbelit.

“Sekarang mah enggak repot, saya bawa KTP ke Puskemas aja dilayani,” kata Zainuddin, warga Imopuro, Metro Pusat.

Kondisi itu dinilai mengurangi antrean sekaligus memangkas waktu tunggu dengan proses yang cepat dan ringkas.

“Saya terbantu sekali mas, kalau mau berobat
cukup bawa KTP. Enggak repot fotocopy apa-apa lagi,” kata Rita, warga Hadimulyobarat, Metro Pusat.

Sementara dari sektor inovasi, Pemerintah Kota Metro telah meluncurkan Strategi Integrasi Layanan Aplikasi atau Program Silat.

Pendaftaran berbasis daring itu memiliki sejumlah keunggulan yang memiliki manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Layanan ini dapat diakses melalui web maupun aplikasi yang dapat diunduh via App dan Google Playstore.

Bacaan menarik :  Pemkot Metro Pastikan Harga Sembako Stabil Selama Bulan Suci Ramadhan

Calon pasien hanya perlu mengisi identitas yang tersedia di formulir digital cukup lewat gawai.

“Kalau mau ke Poliklinik Rumah Sakit Ahmad Yani Metro bisa daftar dari rumah. Kita tinggal ngisi data. Kalau udah, nanti di situ ada informasi jadwal kapan kita bisa datang untuk berobat,” kata Yoyok, warga Iringmulyo, Metro Timur.

Inovasi yang berlaku efektif sejak 2023 ini, menjadi upaya untuk memastikan seluruh penduduk tercover oleh jaminan kesehatan dengan fasilitas memadai.

” Saya pernah terapi rawat jalan. Simpel, bisa pakai BPJS maupun umum. Udah canggih, jadi bisa daftar di mana aja tanpa perlu datang langsung ke rumah sakit umum,” tandasnya. (*)

Bacaan menarik :  Bendahara Puskesmas Margorejo Diduga Melakukan Pemotongan Uang Insentif Yang Bersumber Dari Dana BOK
Bagikan postingan
Aparat Gabungan TNI Bersama RSUD Mulia dan PMI Kab Puncak Jaya Evakuasi Pengungsi Korban Penembakan KKB di Distrik Sinak   
0
Panglima TNI Tinjau Yonif TP 940/Jaya Nagara di Subang, Jawa Barat
0
Jejak Peradaban Kuno di Situs Megalitikum Batu Brak, Destinasi Wisata Sejarah yang Memikat di Lampung Barat
0
Wakapolri Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan SDM pada Rakernis Humas Polri 2026
0
Hadirkan Keceriaan dan Edukasi Bagi Siswa, Satgas Damai Cartenz Gelar Bakti Sosial di SD Negeri Pomako 1
0
Semarakkan HUT ke-80, TNI AU Wilayah Makassar Gelar Bazar Murah
0
Aksi Gerakan Mahasiswa Jabodetabek Soroti Dugaan Praktik Ilegal di Bea Cukai Jakarta
0
Polda Banten Bongkar Praktik Ilegal Pemindahan LPG 3 Kg ke 12 Kg, Tiga Pelaku Diamankan
0
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-80 TNI Angkatan Udara
0
Wujud Kepedulian Kepada Rakyat Banua, Lanud Sjamsudin Noor Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Bazar Murah
0
Kapolres Lampung Barat Bersama Forkopimda Luncurkan Penanaman Bawang  Putih di Sukau
0
Lampung Barat Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Parosil Mabsus : Butuh Upaya Serius.
0