Lampung Barat –UPTD Puskesmas Sekincau menyerahkan bayi laki laki yang di ketemukan di Pos Ronda di Pemangku Tegal Rejo pekon Pampangan kecamatan Sekincau kepada Pihak Kepolisian.
Proses penyerahan bayi tersebut di laksanakan di Puskesmas Sekincau pada hari Sabtu 13 Juni 2024 sekitar jam 11.00 WIB dengan dihadiri Panit 1 Reskrim Ipda.Andi Prasetio mewakili, Kapolsek Sekincau AKP.Hi Sahril Paison SH,MH, Bhabinkamtibmas Pampangan Aipda.Poniman, Bhabinkamtibmas Mekar Sari Aipda.Nasir Hartono, Bidan Eni Setiyorini beserta Nakes Puskesmas Sekincau, Pihak keluarga Bayi baik dari pihak Wanita maupun pihak Pria.

Sebelum melakukan penyerahan terlebih dahulu di laksanakan proses administrasi berupa penandatanganan berita acara penyerahan.
Hari ini kami dari pihak Puskesmas Sekincau menyerahkan bayi kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Sekincau Polres Lampung Barat, setelah beberapa hari bayi yang diketemukan di pos ronda tersebut menjalani perawatan di puskesmas
“Alhamdulillah saat kami serahkan bayi dalam keadaan sehat walafiat” ujar Eni .
Sementara Andi Prasetyo mengatakan sebelum proses penyerahan bayi, terlebih dahulu dibuatkan berita acara dengan dihadiri oleh pihak keluarga bayi pihak pria maupun wanita.

“Kami dari jajaran Polsek Sekincau telah menerima bayi tersebut dari Puskesmas dalam keadaan sehat walafiat, yang selanjutnya bayi tersebut akan kami kembalikan kepada pihak keluarga untuk dirawat dan diasuh” tutur Andi .
Udin selaku kakek dari bayi tersebut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses ini dari awal, ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada kepolisian, Puskesmas sekincau.
“Mewakili pihak keluarga saya mohon maaf atas apa yang telah dilakukan oleh cucu saya, Saya berharap kejadian ini tidak akan terulang lagi terima kasih kepada bapak-bapak polisi kepada Puskesmas sekincau kepada bidan yang telah merawat bayi terima kasih yang sebesar-besarnya” imbuhnya.
KESEDIHAN CICILIANA MARINA (Sang Perawat Bayi)

Dalam prosesi penyerahan bayi tersebut, nampak kesedihan yang sangat mendalam nampak jelas di wajah Ciciliana Marina.
“Tetesan air mata terus mengalir di pipi, saat perpisahan itu harus terjadi, mengapa saat rasa cinta dan sayang ini datang dia harus pergi”
Ciciliana Marina yang sangat berharap ingin mengadopsi sang bayi laki-laki tersebut akhirnya berpisah dengan momonganya, hampir seminggu ia merawatnya penuh cinta dan kasih sayang.
Semoga ketulusan cinta dan kasih sayang yang diberikan Ciciliana Marina kepada sang bayi akan mendapatkan ganjaran pahala dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, kita berdoa semoga Ciciliana Marina Segera mendapatkan Momongan”.