Secara Swadaya, Warga Pekon Hanakau Perbaiki Jalan Rusak, Harapkan Perhatian Dari Pemerintah Daerah.

Penulis :

Isman

LampungBarat-Warga masyarakat Pekon Hanakau Kecamatan Sukau kabupaten lampung barat perbaiki jalan rusak di jalan lingkar kabupaten lam-bar di beberapa titik mulai sumber sari sampai way heni pekon hanakau .

Sumber dana untuk memperbaiki jalan tersebut dikumpulkan dari masyarakat sekitar yang memiliki usaha pertanian kopi maupun sayur mayur.

Sariban selaku pemangku 6 way heni sekaligus mewakili masyarakat membenarkan akan adanya tarikan dana swadaya berdasarkan hasil musyawarah masyarakat dan pihak pemerintah pekon serta pihak Kecamatan.

” Hasil musyawarah tersebut yaitu bagi masyarakat yang memiliki lahan di pemangku 6 way heni dikenakan iuran Rp.100.000,00 , agen sayur Rp. 200.000,00 , toko obat Rp. 200.000,00 , toko matrial Rp. 200.000,00 , masyarakat lainnya sukarela” Jelas Sariban.

Bacaan menarik :  Owner Sambal Seruit Bu Lin Dapat Gelar Duta Seruit Nasional dari Pemprov Lampung

Selanjutnya, terjadinya musyawarah mengenai swadaya atas kemauan dan inisiatif masyarakat sendiri , karena jalan rusak tersebut adalah satu-satunya akses keluar nya hasil bumi/panen mereka, maka mau tidak mau masyarakat perbaiki sendiri.

“Pengajuan perbaikan pun sering kami sampaikan secara langsung maupun diacara musrembang pekon, seharus nya jalan tersebut sudah semesti nya di perbaiki, jalan tersebut dibangun oleh tata ruang tahun 2008

“Namun sampai saat ini belum ada perbaikan, masyarakat berharap kepada pemerintah agar dapat segera perbaiki jalan rusak ditempat mereka” terangnya.

Selanjutnya media kami mengompirmasi peratin pekon hanakau Rosida, akan adanya swadaya masyarakat di pekon hanakau.

Namun Peratin enggan memberi keterangan meski telah berulang kali di kompirmasi

Bacaan menarik :  Kadis Kominfo Lampung Utara Berikan Klarifikasi Terkait MoU

Sementara itu Camat Sukau Andi Cahyadi saat dihubungi awak media Melalui pesan WhatsAAp membenarkan hal Swadaya yang dilaksanakan masyarakat Pekon Hanakau.

“Iya jalan ke arah pemangku way heni”
Ini merupakan contoh yang sangat baik untuk dikembangkan, dimana gotong royong msh tetap terjaga.

Lanjut Andi, Pada prinsipnya masyarakat menyadari keterbatasan anggaran yg dimiliki pemerintah sedangkan banyak hal yang harus tetap berjalan.

“Tentu saja dengan dibangunnya jalan dari tugu tani sampai pasar liwa saat ini akses masyarakat sangat terbantu, karenanya dimasa yang akan datang bisa diprogramkan dan diprioritaskan” jelasnya.

Bagikan postingan
Ganjar Apresiasi Rapimnas DPP BKPRMI, Program Terobosan Dinilai Berdampak  Sampai Daerah
0
Ketum KBPP Polri Ajak Organisasi Tetap Solid Hadapi Tantangan Digital dan Kebangsaan.
0
Munas VI KBPP Polri 2026 : Syamsu Rizal Arbi Serukan Soliditas Demi Stabilitas Nasional
0
Ketua KBPP Polri Sumsel M. Yansuri: Munas VI Pertegas KBPP Sebagai Mediator Polri  Dan Masyarakat
0
Anna Susanti KBPP Polri Sultra: Munas VI Harus Lahirkan Ketum Solid Jaga Kekompakan Organisasi
0
Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Cepat dan Profesional, Pemohon Akui Semakin Nyaman
0
Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pengamanan Dermaga Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Panjang
0
Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak
0
Pihak RSUD KH.Ahmad Hanafiah Berkomitmen Mengevaluasi Tata Letak Ruang Perawatan,Tingkatkan Standar Kebersihan Dan Pelayanan
0
Said Aldi BKPRMI: Puluhan Ribu TKTPA Kini Dapat Bantuan Operasional, Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji
0
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
0
MWC NU Sekincau Gelar Musyawarah Kerja ke 2, Perkuat Kelembagaan untuk Pelayanan Umat.
0