POLEMIK DI PBNU: CERMINAN UNTUK SEMUA PENGURUS MWC NU SEKINCAU

Penulis :

Lampung Barat- Oleh: (Nasir, S.E. wakil sekretaris MWC Sekincau)
Hiruk-pikuk dan dinamika yang terjadi di tingkat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) seringkali menjadi sorotan utama, menarik perhatian dari berbagai lapisan masyarakat, tak terkecuali bagi para pengurus di tingkat akar rumput. Bagi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Sekincau, setiap ‘polemik’ yang mengemuka di pusat seharusnya tidak hanya dilihat sebagai berita, melainkan sebagai sebuah cerminan dan bahan evaluasi kritis untuk diterapkan dalam skala yang lebih kecil.

Dinamika Pusat, Pelajaran di Daerah
PBNU adalah lokomotif organisasi Islam terbesar di Indonesia. Setiap keputusan, perbedaan pendapat, bahkan perselisihan di dalamnya baik yang terkait masalah khidmah, kebijakan, maupun pemilihan kepemimpinan adalah manifestasi dari kompleksitas sebuah organisasi besar.

Apa pun bentuk polemik tersebut, setidaknya ada tiga pelajaran fundamental yang harus dicermati oleh MWC NU Sekincau dan seluruh jajarannya:
1. Pentingnya Konsolidasi dan Soliditas Barisan
Ketika PBNU dilanda perbedaan pandangan yang tajam, dampaknya bisa merembet hingga ke bawah. Bagi MWC NU Sekincau, ini adalah pengingat bahwa soliditas internal adalah harga mati.

Bacaan menarik :  Ketua PCNU Imam Syafei'i Sebut Nahdlatul Ulama Memberkahi Pengikutnya.

Apakah semua pengurus MWC, Ranting, dan Anak Ranting Sekincau sudah satu suara dalam menjalankan program kerja?

Apakah mekanisme musyawarah sudah berjalan efektif untuk mengatasi perbedaan pandangan di antara pengurus?

Tugas kita bukan sekadar menunggu instruksi, tetapi memastikan program-program keumatan berjalan tanpa terganggu oleh perbedaan tafsir atau kepentingan pribadi di tingkat lokal.
2. Kualitas Khidmah dan Integritas Personal
Polemik seringkali dipicu oleh perebutan pengaruh atau kepentingan yang melampaui semangat khidmah (pengabdian) itu sendiri. Cerminan ini menuntut pengurus MWC NU Sekincau untuk kembali introspeksi:
Niat: Apakah saya menjadi pengurus NU murni untuk mengabdi pada Nahdlatul Ulama, melayani umat, dan menjaga tradisi ahlussunnah wal jamaah, atau ada motif lain?
Transparansi: Dalam pengelolaan dana dan pelaksanaan kegiatan, apakah kita sudah transparan dan akuntabel kepada jemaah? Integritas di level Sekincau adalah fondasi kepercayaan.
3. Kemampuan Mengelola Perbedaan (Manajemen Konflik)

Bacaan menarik :  Kapolres Lampung Barat pimpin Sertijab Kabag Logistik, Kasat Binmas dan Kapolsek Balik Bukit

Dalam organisasi besar, perbedaan adalah keniscayaan. Polemik di PBNU sering menunjukkan bagaimana perbedaan tersebut dikelola, terkadang menghasilkan resolusi, terkadang berujung pada perpecahan sementara.
Bagi MWC NU Sekincau, ini menjadi parameter: Bagaimana kita mengelola perbedaan pendapat antar-tokoh di Sekincau?
“Kita harus mampu” :
Menjadikan adab bermusyawarah sebagai panglima.
Mengedepankan kepentingan organisasi dan umat di atas ego kelompok atau personal.
Menggunakan jalur struktural dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai pedoman tunggal penyelesaian masalah.

Kembali ke Khittah di Sekincau
Dinamika di PBNU adalah pelajaran penting, tetapi MWC NU Sekincau memiliki tugas yang lebih mendesak: melanjutkan pembangunan Gedung MWC hingga batas kemampuan.
Jangan sampai polemik di PB menguras energi dan perhatian kita Kader-kader NU Sekincau. Jadikan ia alarm, bukan halangan. MWC NU Sekincau harus fokus pada Niatan dan keinginan bersama untuk memiliki Simbol,
Jika seluruh pengurus MWC NU Sekincau mampu belajar dari “kebisingan” di pusat dengan menjaga soliditas, menjunjung integritas, dan fokus pada khidmah nyata, maka MWC jadi paying yang meneduhkan.

Bacaan menarik :  KONI Lambar Bentuk KOK di 15 Kecamatan

jajaran pengurus MWC NU Sekincau boleh turut serta untuk bisik-bisik bahas polemik di PB sah-sah saja sekedar menambah serunya obrolan disela-sela Gotong Royong merapihkan Gedung MWC.
“Sekelumit Obrolan di tengah kerja Bakti bersihkan lahan Gedung MWC”

Bagikan postingan
Truk Bermuatan Tomat Masuk Jurang! Exsavator Turun Beri Pertolongan 
0
Halalbihalal DULUR Cirebonan 1447 H, Ateng Sutisna Ajak Perantau Ciayumajakuning Perkuat Persaudaraan dan Bangun Daerah
0
Halalbihalal DULUR Cirebonan 1447 H Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Bangun Daerah
0
DPD JULEHA LAMPUNG BARAT SIAP GELAR PELATIHAN JURU SEMBELIH HALAL ANGKATAN KE-III TAHUN 2026
0
Diskominfo Lampung Barat Perjelas Himbauan Bupati Larangan Joget dan Bernyanyi di TikTok Pada Jam Kerja.
0
Diskominfo Lampung Barat Perjelas Himbauan Bupati Larangan Joget dan Bernyanyi di TikTok Pada Jam Kerja.
0
Gaungkan  Semangat Gotong royong ,Warga Dusun 4 Taman Negeri Bangun Jalan.
0
Kadis  Pendidikan Lampung Barat Klarifikasi Pengadaan Banner Sekolah, Tegaskan Sesuai Aturan BOS.
0
Sahabat KPK & G.R And Partner Berkolaborasi kegiatan Konsultasi Hukum Geratis kepada Masyarkat.
0
Ucapan Terima Kasih Korban atas Pengungkapan Kasus Pencurian Mobil Pikap di Kota Serang
0
SDN 1 Sukapura Jadi Contoh UTS Digital di Lampung Barat
0
MKMB JAYA Gelar Halalbihalal, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Perantau Bangka Belitung
0