Parosil Mabsus Ingatkan Nakes ! Utamakan Pelayanan Prima Bukan Live TikTok.

Penulis :

Red

Lampung Barat-Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus mengingatkan kepada tenaga kesehatan untuk mengutamakan pelayanan prima kepada pasien, bukan melakukan siaran langsung (Live) di aplikasi TikTok pada jam kerja. Fenomena tersebut dinilai mengganggu pelayanan publik serta mencerminkan kurangnya kedisiplinan pegawai.

Permintaan itu disampaikan Parosil Mabsus pada acara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tingkat Kabupaten Lampung Barat, yang berlangsung di pelataran Lamban Pancasila, Kecamatan Balik Bukit, Rabu 10 Desember 2025.

Seperti diketahui, aplikasi TikTok banyak digunakan masyarakat untuk berinteraksi secara real time, baik untuk jualan online maupun berbagi informasi. Namun, tren live di TikTok justru marak dilakukan oleh sebagian ASN saat jam kerja.

Bacaan menarik :  Hi.Parosil Mabsus Lantik Kepengurusan DPAC PSIB Lambar Periode 2023-2027.

Parosil Mabsus menilai kebiasaan tersebut tidak pantas dilakukan karena ASN seharusnya fokus melayani masyarakat.

Menurutnya, ASN memiliki tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan disiplin dan etika kerja yang baik. Penggunaan media sosial, katanya, sah-sah saja, namun harus bijak dan tidak sampai mengurangi produktivitas kerja.

“Hari ini pelayanan tidak bisa hanya siap untuk menerima tetapi kalau ada masyarakat kita sakit di rumah datangin, begitu cara kita. Jangan cuma diam di kantor, selfie, jangan ada yang sampai live TikTok, malu bapak ibuk,” kata Parosil Mabsus.

Ia meminta agar tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang baik kepada mayarakat. Menurutnya pelayanan yang tulus tersebut selain sebagai tanggung jawab profesi juga menjadi bekal amal ibadah.

Bacaan menarik :  Klarifikasi GEPAK Lampung! Demo Batal, Jebakan Terpasang

“Itu yang akan dikenang, saudaramu, tetanggamu dan lapisan masyarakat bahwa saudara sebagai pelayan masyarakat yang prima dan baik,” tuturnya.

Sementara, kepala dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat Widyatmoko Kurniawan mengatakan, HKN ke-61 tahun 2025 merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan sebagai investasi pembangunan.

Bagi tenaga kesehatan, peringatan ini juga menjadi pengingat sejarah awal mula HKN yang lahir dari perjuangan bangsa melawan wabah malaria.

Pada 12 November 1964, pemerintah Indonesia menetapkan Hari Kesehatan Nasional sebagai simbol keberhasilan gerakan pemberantasan malaria yang saat itu menjadi masalah besar kesehatan masyarakat.

“Program ini dilaksanakan secara masif di berbagai daerah dengan dukungan lintas sektor, dan berhasil menurunkan angka kesakitan serta kematian akibat malaria,” tutupnya.

Bacaan menarik :  Polsek Sumber Jaya Datangi Kediaman Keluarga Korban, Ucapkan Rasa Duka Mendalam Atas Peristiwa Yang Menimpa Arga (13).
Bagikan postingan
Harapan Itu Kembali! Rizky dan Septian Kembali ke Bangku Sekolah, Pemerintah Hadir Membuka Jalan Masa Depan”
0
Rapat Koordinasi Percepatan Perizinan Berusaha di Kawasan Industri Digelar di Kementerian Perindustrian
0
Polda Banten Gelar Sertijab Dansatbrimob, Kombes Pol Hadi Saepul Rahman Resmi Menjabat
0
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab Irwasda, Karoops, dan Dirintelkam
0
Hamim Center Hadir di Konsolidasi Jilid Pertama Relawan Prabowo, Serahkan Dukungan ke Kertanegara dan Desak Bongkar Penyadapan
0
Polsek Sekincau dan Masyarakat Gelar Jum’at Bersih
0
Meriah! SPJI dan SPPG Nusantara Tri Mekar Ajak Pelajar BNS Kenal Dunia Jurnalistik Lewat Lomba Kreatif MBG
0
Laskar Merah Putih dan ARSIP Tegaskan Dukungan kepada Presiden Prabowo, Bachtyar Tedjanegara : Ajak Kader Solid Kawal Pemerintahan
0
ALIANSI RELAWAN SEJATI PRABOWO (ARSIP) TEGASKAN DUKUNGAN KEPADA PRESIDEN PRABOWO DAN KAPOLRI:
0
Samangat Kades,Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Bersama Warga Dusun 6 Taman Negeri Gotong Royong Bangun Jalan Usaha Tani
0
Implementasikan Program Kapolri, Kapolres Lampung Barat Gelar Jumat Bersih di Pekon Sebarus
0
Wabup Lampung Barat Lepas 6 Taruna Sekolah Kedinasan Kemenhub ke Poltrada Bali.
0