KWRI dan IWO Pringsewu Buka Suara Atas Tudingan Berita Tak Berimbang Soal Perlakuan Owner Kafe Ummika

Penulis :

(Endang Hirawan)

PRINGSEWU (Traznews) – Di tengah sorotan publik atas dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di Kafe dan Resto Ummika, respons pihak manajemen justru menimbulkan pertanyaan baru. Alih-alih memberikan klarifikasi atas konfirmasi yang dikirim secara resmi sejak 10 Mei 2025, salah satu pemilik kafe malah merespons wartawan dengan nada yang terkesan merendahkan dan intimidatif.

“Kalimat seperti ‘Sudah hebat betul ya, Mbak’ dilontarkan ke wartawan kami yang hanya menjalankan tugasnya sesuai etika jurnalistik. Ini bukan sikap yang mencerminkan keterbukaan,” ujar Davit Segara, Ketua KWRI Kabupaten Pringsewu.

Pihak media sebelumnya telah mengirimkan surat permohonan konfirmasi resmi via WhatsApp terkait dugaan praktik ketenagakerjaan yang dinilai tidak sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun sampai berita ini diturunkan, tidak ada jawaban substansial yang diberikan oleh manajemen Kafe Ummika.

Bacaan menarik :  Kakon Gumukmas Dicecar Inspektorat, Dugaan Korupsi Dana Desa 2024 Kian Menguat

Tak hanya itu, pihak kafe juga menggandeng sebuah media tandingan yang tiba-tiba muncul dan langsung menilai pemberitaan tersebut tidak berimbang serta cenderung menyerang. Pernyataan dari media tersebut dianggap mengabaikan prosedur jurnalistik yang telah ditempuh, termasuk upaya konfirmasi.

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Pringsewu, Ahmad Fijayyuddin, ikut angkat suara. Ia menilai tudingan bahwa pemberitaan bersifat tendensius sangat tidak berdasar.

“Kalau memang merasa pemberitaan tidak berimbang, laporkan saja ke Dewan Pers. Jangan hanya bisa menilai dan berkoar-koar di media tandingan,” tegas Fijay.

Ia menambahkan, soal konten berita yang disajikan media sudah melalui verifikasi dan berdasarkan temuan lapangan serta keterangan dari sejumlah mantan karyawan.

Bacaan menarik :  Pekon Sukoharjo 3 Gelar Kegiatan Pemberdayaan Prningkatan Kapasitas Satlinmas

“Buktinya, sudah banyak korban yang merasa dirugikan oleh pihak owner Ummika. Jadi sangat disayangkan jika muncul pihak-pihak yang tiba-tiba datang lalu menilai bahwa pemberitaan kami tendensius, padahal tak pernah melakukan verifikasi apapun,” tambahnya.

Baik KWRI maupun IWO sepakat bahwa media bekerja untuk kepentingan publik, bukan untuk menyerang. Namun ketika kritik dibalas dengan intimidasi dan opini sepihak, maka yang dirugikan bukan hanya wartawan melainkan demokrasi itu sendiri. (*)

Bagikan postingan
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Paparkan Penanganan Sampah dan Realisasi APBD 2025
0
UNJ Menggelar Diskusi Bersama Terkait Bencana Sumatera dan Galang Donasi untuk Korban Bencana
0
Bantaran Saluran Air Jl. Agung Barat, Kumuh, Diduga Ditempati Illegal, Dikeluhkan Warga, Pemkot Diminta Bertindak Tegas
0
Gunakan Jembatan Sling Baja, Brimob Polda Aceh Bantu Salurkan Bantuan Logistik Untuk Masyarakat
0
Perisai Syarikat Islam Lantik Pimpinan Wilayah dan Cabang DKI Jakarta
0
H. Pilar Saga Ichsan Wakil Wali Kota Tangsel Tinjau Kesiapan SMP 18 dan SMP 20 Tangsel. 
0
Komitmen Humanis BRI BO BSD untuk Kaum Disabilitas, Wujudkan Layanan Perbankan Yang Inklusif dan Unggul
0
Semangat 130 Tahun! Spanduk HUT BRI Terpasang Meriah dan Megah di BRI BO BSD
0
Sambut HUT BRI ke-130, BRI BO BSD Gelar Brilian Sportartcular Kategori Badminton
0
BRI BO BSD Raih Predikat “The Best Roleplay” pada Ajang MRI Service Champion
0
BRI BO BSD Gelar Senam Bersama Bea Cukai Banten untuk Perkuat Sinergi dan Kebugaran
0
Ibadah Rutin BRI BO BSD Bertema Hope & Action
0