Aksi Gerakan Mahasiswa Jabodetabek Soroti Dugaan Praktik Ilegal di Bea Cukai Jakarta

Penulis :

Lucky & Team

Jakarta,  Traznews. Com 15 April 2026 — Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Jabodetabek menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta pada Rabu (15/4) pukul 13.30 WIB. Aksi tersebut menyoroti berbagai dugaan praktik ilegal yang disebut-sebut terjadi di lingkungan kepabeanan.

 

Dalam aksinya, massa mengangkat isu dugaan aktivitas impor daging ilegal, perlindungan terhadap produksi rokok putih ilegal di wilayah Madura dan Malang, serta dugaan keterlibatan dalam memfasilitasi jaringan mafia kepabeanan.

 

Isu tersebut turut dikaitkan dengan nama Hendri Darnadi yang baru saja dilantik sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta. Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat bukti hukum yang menyatakan keterlibatan pihak terkait dalam dugaan tersebut.

Bacaan menarik :  Di Hari Jadi Bogor ke 541 Kecamatan Parung Panjang Gelar Pentas Seni dan Budaya

 

Koordinator lapangan aksi, Al Taufik, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi ini bertujuan mendorong transparansi dan penegakan hukum.

 

“Kami dari Gerakan Mahasiswa Jabodetabek mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi yang transparan dan menyeluruh. Dugaan impor daging ilegal, perlindungan terhadap rokok ilegal di Madura dan Malang, hingga adanya jaringan mafia kepabeanan harus diusut tuntas tanpa pandang bulu,” ujar Al Taufik.

 

Ia juga menambahkan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap integritas institusi negara. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada praktik-praktik yang merugikan negara dan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

Bacaan menarik :  Dugaan Dipaksa Bayar Pungutan, Ombudsman RI Perwakilan Lampung Sarankan SMAN 1 Pardasuka Dilaporkan

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi. Publik diimbau untuk menunggu klarifikasi dan proses hukum guna memastikan kebenaran dari dugaan yang beredar.

Bagikan postingan
Ketua KBPP Polri Sumsel M. Yansuri: Munas VI Pertegas KBPP Sebagai Mediator Polri  Dan Masyarakat
0
Anna Susanti KBPP Polri Sultra: Munas VI Harus Lahirkan Ketum Solid Jaga Kekompakan Organisasi
0
Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Cepat dan Profesional, Pemohon Akui Semakin Nyaman
0
Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pengamanan Dermaga Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Panjang
0
Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak
0
Pihak RSUD KH.Ahmad Hanafiah Berkomitmen Mengevaluasi Tata Letak Ruang Perawatan,Tingkatkan Standar Kebersihan Dan Pelayanan
0
Said Aldi BKPRMI: Puluhan Ribu TKTPA Kini Dapat Bantuan Operasional, Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji
0
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
0
MWC NU Sekincau Gelar Musyawarah Kerja ke 2, Perkuat Kelembagaan untuk Pelayanan Umat.
0
Perayaan HUT KNTI ke-17 2026: Nelayan Tradisional Jakarta Utara Suarakan Perlindungan Wilayah Tangkap
0
Ketum RAMPAS Minta Amien Rais Hentikan Pernyataan yang Dinilai Provokatif, Singgung Dukungan terhadap Program Prabowo
0
Riza Patria Ajak KAHMI Jadi Pemersatu Bangsa Dengan Aktivitas positif Bagi Masyarakat Serta Bangsa 
0