Lampung Barat — Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila), Jurusan Proteksi Tanaman , melaksanakan kegiatan Praktik Pengenalan Pertanian (P3) di Pekon Giham Sukamaju, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat.(31/01/26).
Kegiatan ini dijadwalkan selama satu minggu ke depan. Sebanyak 85 mahasiswa dan mahasiswi didampingi oleh 23 kakak asuh mengikuti kegiatan P3 yang bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa secara langsung pada kondisi pertanian dan kehidupan petani di lapangan.
Dalam sambutannya, Peratin Pekon Giham Sukamaju, Hermanto, yang disampaikan melalui Kaur Perencanaan Aldrian Saviro Maulana, S.Kom., mengucapkan terima kasih kepada Universitas Lampung yang kembali mempercayakan Pekon Giham Sukamaju sebagai lokasi kegiatan P3.
“Selamat datang di Pekon Giham Sukamaju, Kecamatan Sekincau. Semoga adik-adik mahasiswa bisa betah dan mampu menyerap ilmu langsung dari para petani. Seperti kita ketahui, Kecamatan Sekincau merupakan sentra penghasil sayur-mayur di Lampung Barat,” ujarnya, 31/1.
Ia juga menjelaskan bahwa Pekon Giham Sukamaju Kecamatan Sekincau merupakan wilayah dengan ketinggian tertinggi di Lampung Barat dengan iklim yang cukup dingin, namun diharapkan kondisi tersebut tidak menjadi hambatan bagi mahasiswa dalam mengikuti kegiatan.
“Manfaatkan waktu satu minggu ini untuk menikmati suasana Kecamatan Sekincau. Semoga seluruh rangkaian kegiatan yang direncanakan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Jurusan Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Unila, Dr. Tri Maryono, S.P., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Sekincau, Pemerintah Pekon Giham Sukamaju, para petani pendamping, serta seluruh masyarakat atas sambutan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang sangat baik. Kepada mahasiswa, manfaatkan waktu sebaik-baiknya, jalin komunikasi dengan pembimbing dan petani pendamping karena waktu pelaksanaan hanya satu minggu.
“Jaga nama baik kampus, sopan santun, dan patuhi peraturan yang berlaku,” pesannya.
Lebih lanjut, pihak universitas secara resmi menitipkan mahasiswa kepada para petani pendamping (induk semang) dan masyarakat setempat selama pelaksanaan kegiatan P3″ Tutupnya.