UNHAN RI Gelar Seminar Nasional “Water Governance Towards Global Cities”

Penulis :

Lucky suryani

Jakarta,  Traznews. Com Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN RI) menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Water Governance Towards Global Cities” di Ballroom Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (30/9/2025). Seminar ini menghadirkan berbagai narasumber lintas bidang yang menyoroti pentingnya tata kelola air dalam mendukung pembangunan kota global dan ketahanan nasional.

 

Hadir sebagai pembicara antara lain: Drs. H. Khoirudin, M.Si., Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Prof. Ratih Dewanti-Hariyadi, Ph.D., peneliti dari SEAFAST Center IPB University,, Laksda TNI Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, M.M., M.S., M.Si., IPU., Ketua Pusat Studi Keamanan Maritim dan Ketahanan Air UNHAN RI, Dr. Subekti, Direktur Eksekutif Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI


Air Minum Sebagai Isu Strategis

 

Bacaan menarik :  BRI KC Serang Gelar Apresiasi dan Pemberian Reward bagi Mantri Berprestasi

Dalam pemaparannya, Dr. Subekti menegaskan bahwa penyediaan air minum merupakan amanat konstitusi sekaligus bagian dari ketahanan nasional. Ia menekankan enam prinsip dasar pengelolaan sumber daya air, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjamin akses air bersih bagi masyarakat.

 

Di samping itu, Subekti juga memberikan 6 rekomendasi tata kelola air. Pertama, diperlukan UU Air Minum dan Sanitasi. Kedua, adanya Badan Regulator Air Minum dan Sanitasi independen. Ketiga, pentingnya tarif full cost recovery (FCR) PAM/BUMD AM ditentukan oleh Badan Regulator. Keempat, integrasi tata Kelola Air Minum dan Sanitasi. Kelima, restrukturisasi Operator Air Minum (skala ekonomi dan berbasis DAS). Keenam, Public Service Obligation (PSO) untuk Air Minum dan Sanitasi.

Bacaan menarik :  Kapolda Banten Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

 

“Air minum adalah aspek vital ketahanan nasional. Di beberapa negara, bahkan pengelolaan air dijaga langsung oleh militer karena sifatnya sangat strategis,” ujar Subekti.

 

Ia juga menyoroti kinerja perusahaan air minum di Indonesia yang masih menghadapi tantangan besar. Rata-rata tingkat pelayanan nasional baru mencapai 22,17 persen, jauh dari ideal. PERPAMSI, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme melalui pendidikan, pelatihan, serta forum kerja sama antar-perusahaan air minum.

 

Kolaborasi Menuju Kota Global

 

Seminar ini menekankan bahwa tata kelola air tidak hanya berkaitan dengan penyediaan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga erat kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan, ketahanan pangan, hingga kesiapan kota menuju status “global city.”

Bacaan menarik :  Refleksi Kinerja Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2023 secara Virtual dengan Media

 

Para narasumber sepakat bahwa pemenuhan akses air bersih yang merata akan menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan daya saing kota-kota besar di Indonesia di kancah internasional.

Bagikan postingan
All Out! Warga Tugu Sari Turun Tangan Bergotong Royong Perbaiki Drainase 
0
Remaja Asal Way Tenong Pergi Meninggalkan Rumah, Keluarga Berharap Segera di Ketemukan.
0
Distribusi SPPT PBB 2026 Dimulai, Ini Ada 3 Cara Bayar Pajak Lebih Mudah
0
Jelang May Day, Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
0
Patroli Malam Ditsamapta Polda Banten Intensif, Antisipasi Kejahatan C3 di Kota Serang
0
Limbah Tambang Meluap, Sawah Petani Tambahrejo di Ujung Tanduk
0
Jurnalis Dilarang Meliput Public Expose ABM Investama, EO Diduga Langgar Kebebasan Pers
0
Jakarta Utara Jajaki Kolaborasi TCI Global untuk Perkuat Program Kependudukan
0
AP2 Indonesia Desak KPK RI Usut Tuntas Dugaan Korupsi DAK Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan di Kabupaten Sumba Barat Daya. 
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Jalin Kerjasama, Perindag Lamtim Dan SMSI Lampung Timur
0