PT PMH Gelar Workshop Perina Nicu Tentang PMK Di RS Bhakti Mulya Petamburan Jakarta pusat

Penulis :

Lucky sun

Jakarta,traznews.com

Dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia khususnya dalam bidang kesehatan dan penyediaan alat kesehatan serta linen sehingga bermanfaat bagi masyarakat untuk terus menerus maju dan berkembang secara berkelanjutan bagi kemaslahatan umat manusia, PT Prima Medisina Hanacaraka (PMH) sebagai platform penyedia pelatihan medis adakan pelatihan Perawatan Metode Kanguru (PMK) kepada para perawat Perina dan Nicu di Rumah Sakit (RS) Bhakti Mulya Petamburan Jakarta Pusat pada Sabtu 8/10/2022.

 

Direktur Utama (Dirut) PT PMH Ns Halipah S.kep MH.Kes pada sesi pertama memberikan materi terkait safety patient pada Perina dan Nicu Care yang mengacu kepada dasar hukum UU No 44 tahun 2009 tentang rumah sakit dan Permenkes No 11 tahun 2017 tentang keselamatan pasien. Halipah menjabarkan pelayanan Perina dan Nicu merupakan pelayanan yang kompleks dan beresiko tinggi, dituntut bekerja interprofesional dan kerap menghadapi situasi kritis. Kemungkinan error dan kejadian tidak diharapkan (KTD) sangat mungkin terjadi.

Bacaan menarik :  KGPH Adipati Dipokusumo sebagai representatif Sri Chinmoy Center yang berpusat di New York USA mewakili Sri Chinmoy menerima penghargaan pada "The World Peace Award 2023” digelar World Peace Organization.

 

Diketahui Perina adalah ruang perawatan untuk bayi dengan kondisi yang kurang baik dan memerlukan observasi lebih lanjut, sehingga memerlukan penanganan dan perawatan khusus agar bayi dapat diselamatkan dan mempunyai kualitas hidup yang baik. Jadi ada standar yang harus dipenuhi petugas Perina Nicu harus kompeten dalam melakukan tugas dan tanggung jawab, perawat sebagai kebutuhan tertinggi di rumah sakit harus memahami betul skil dan produck knowledge bagaimana cara mengatasi ketika bayi menggigil dan sebagainya, terang Ns Uswatun Hasani S.kep selaku fasilitator pada workshop tersebut.

 

Lebih lanjut Ns Uswatun menjelaskan

Bayi-bayi yang lahir prematur dengan berat badan dibawah 2500 gram boleh melakukan metode PMK sampai hemodinamik bayi sudah stabil dapat melakukan persiapan untuk pulang,

Bacaan menarik :  PRAJURIT DAN PNS LANTAMAL III IKUTI APEL KHUSUS PANGKOARMADA I

bagi bayi yang masih Intermittent yang dirawat masih pakai alat bantu nafas minimal satu (1) jam boleh dilakukan karena bayi sudah dalam posisi nyaman dalam dekapan si ibu dan jangan kurang dari satu (1) jam karena bayi baru beradaptasi.

 

Mengingat metoda terdahulu bayi prematur diletakan botol botol hangat di kiri kanan atau botol air panas, cara terdahulu tersebut cukup beresiko takut tutup botol lepas, Metode PMK adalah cara paling aman yang dilakukan untuk bayi prematur manfaatnya bisa meningkatkan berat badan bisa meningkatkan reflek hisap karena efek bayi prematur itu ada yang reflek hisap memang belum bagus.Dalam penelitian tentang PMK ini memang terbukti dengan adanya kontak antara ibu dengan bayi durasi tidur bayi lebih lama.

Bacaan menarik :  Hj.Titi Prasetyowati Verdi SH.MH : Calon Presiden Yang Sejalan Dengan Visi Misi Partai Nasdem

 

Bagikan postingan
Ganjar Apresiasi Rapimnas DPP BKPRMI, Program Terobosan Dinilai Berdampak  Sampai Daerah
0
Ketum KBPP Polri Ajak Organisasi Tetap Solid Hadapi Tantangan Digital dan Kebangsaan.
0
Munas VI KBPP Polri 2026 : Syamsu Rizal Arbi Serukan Soliditas Demi Stabilitas Nasional
0
Ketua KBPP Polri Sumsel M. Yansuri: Munas VI Pertegas KBPP Sebagai Mediator Polri  Dan Masyarakat
0
Anna Susanti KBPP Polri Sultra: Munas VI Harus Lahirkan Ketum Solid Jaga Kekompakan Organisasi
0
Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Cepat dan Profesional, Pemohon Akui Semakin Nyaman
0
Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pengamanan Dermaga Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Panjang
0
Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak
0
Pihak RSUD KH.Ahmad Hanafiah Berkomitmen Mengevaluasi Tata Letak Ruang Perawatan,Tingkatkan Standar Kebersihan Dan Pelayanan
0
Said Aldi BKPRMI: Puluhan Ribu TKTPA Kini Dapat Bantuan Operasional, Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji
0
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
0
MWC NU Sekincau Gelar Musyawarah Kerja ke 2, Perkuat Kelembagaan untuk Pelayanan Umat.
0