Menuju Hari Raya Lebaran, Kadis Pangandaran Sebut Komoditas Padi Aman.

Penulis :

Lucky suryani

Pangandaran,traznews.com| Menjelang hari besar lebaran Kementan (Kementerian Pertanian) terus menggenjot produksi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk juga dengan pertanian Jawa Barat, Pangandaran. Bukan tanpa alasan, hari raya selalu dikaitkan dengan kenaikan komoditas secara menyeluruh, termasuk komoditas pertanian terkhusus padi yang merupakan bahan produksi pokok untuk masyarakat Indonesia.

 

Untuk Pangandaran sendiri, Kadis (Kepala Dinas) Pertanian Pangandaran yaitu Sutriaman, A.Pi menjelaskan terkait luas lahan pertanian kurang lebih seluas 16.546 hektar.

 

“Kalau untuk luas lahan di Pangandaran ini ya sekian, sekitar 16.000 hektar. Itu semua tersebar di 10 kecamatan, karena di Pangandaran itu ada 10 (kecamatan) ya,” jelas Sutriaman.

 

Lebih lanjut lagi beliau (Sutriaman) mengatakan terkait daripada pendanaan yang di berikan oleh pusat yaitu Kementerian Pertanian (Kementan) mempunyai nilai yang stabil daripada pendanaan di daerah sekitar.

Bacaan menarik :  DANLANTAMAL III PIMPIN PENGUKUHAN JABATAN WADAN LANTAMAL III DAN ASINTEL DANLANTAMAL III

 

“ Soal bantuan (anggaran) alhamdulilah kami ya dapat dari sumber anggaran pusat, yang paling banyak itu tahun 2021 dan di tahun 2022,” sambung Sutriaman terkait anggaran.

 

Bantuan lain yang menjadi alat vital untuk berjalannya produksi pertanian yaitu Alsintan, Sutriaman mengatakan masih mempunyai kekurangan di beberapa desa maupun kecamatan.

 

“Jadi kalau dari bantuan hanya beberapa persen yang bisa di kasih, sedangkan kebutuhan kita kan banyak. Ya tapi memang mungkin ini bertahap, dulu banyak para petani juga mengajukan ke dinas,” ujar Kadis.

 

Menuju hari raya lebaran, Kadis juga mengatakan bahwa padi yang merupakan bahan pokok utama yang di konsumsi masyarakat tersedia dengan aman.

 

“ ini kan kita mau menjelang lebaran, betul. Untuk kesiapan Insya Allah kita siap, itu aman. Karena sebelumnya kita juga diberi bantuan oleh Kementan bagian PSP berupa lumbung padi untuk mensupport pertanian disini, begitu,” tegas Sutriaman.

Bacaan menarik :  Para advokat dari  kantor HMP mendatangi Kantor BPN Tangerang kota

 

Bergerak daripada bantuan yang telah diberikan Kementan ditjen PSP, beberapa petani mengaku mempunyai kendala yang berada di lahan pertanian. Hama yang merupakan binatang pengganggu pertanian kerap di temukan di beberapa wilayah Pangandaran.

 

Pelaku tani yaitu Sigit saat di wawancarai oleh pihak media mengatakan bahwa hama kerap sekali muncul pada saat musim tertentu.

 

“Seringnya disini itu hama tikus, biasanya mereka (tikus) ini keluar saat musim penghujan, terlebih saat banjir. Soalnya hama tikus terbawa sampai ke pemukiman,” sebut Sigit.

 

Terkait daripada hama yang berada di lahan-lahan pertanian, Sigit berharap ada tindakan untuk penyelesaian hama.

 

“Tentu itu, kami semua harap memang bakal ada bantuan dari dinas pertanian, mungkin seperti alat pembasmi hama untuk melindungi lahan-lahan. Apa lagi ini bakal ada lebaran juga sebentar lagi,” tutup Sigit.

Bacaan menarik :  Pagelaran Wayang Orang "Pandawa Boyong' Diperankan TNI Dan Polri Di Hadiri Reza Pusponegoro
Bagikan postingan
Di Balik Keringat dan Tekad, Personel Lanud Sjamsudin Noor Jalani Tes Kesamaptaan Demi Kenaikan Pangkat
0
Perkuat Silaturahmi, Panglima TNI Hadiri Pertemuan Purnawirawan TNI di Kemhan
0
Panglima TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Latihan Gabungan di Karimunjawa
0
Aksi Cinta Pantai, Semangat Hari Bumi dan 40 Tahun Pengabdian Lanal Bengkulu
0
Tolak Musda Ulang: HMI Cabang Medan Nyatakan Mosi Tidak Percaya Kepada PB HMI
0
Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP)  Menggelar acara Halalbihalal & Temu Kangen
0
Aksi Solidaritas Pemuda Muslim Nusantara Bersatu Dukung Jusuf Kalla sebagai Tokoh Pemersatu Bangsa
0
Srikandi Penjaga Negeri, Polwan dan Kowad Perkuat Sinergi Lewat Olahraga Bersama Jelang May Day 2026
0
Aksi Sosial Kapolres Bekasi Kota, Warga hingga Ojol Terima Sembako Gratis
0
Ketua APPMBGI Papua Raya Perkuat Kolaborasi Dengan Pemerintah Daerah Dan Instansi Terkait, Untuk Sukseskan Sistem Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
0
National Summit APPMBGI 2026 Jadi Momentum Penguatan Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia
0
Sengketa Tanah Kertajaya Indah Berlanjut ke Ranah Pidana, Status Kepemilikan Telah Inkrah
0