Penghujung Tahun 2024, Jalan Provinsi DiLampung Barat Punya Cerita!!!!!

Penulis :

Samsul Hadi

Lampung Barat-Wah..Wah!!!  Musim penghujan di ahir tahun 2024 , jalan banjir becek banyak lubang dan mengganggu aktivitas perekonomian warga masyarakat, 07 Desember 2024.

Pemandangan yang kurang sedap di pandang mata terjadi di Jalan Provinsi Lampung tepatnya Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat.

Jalan provinsi yang menghubungkan kota Liwa menuju Ranau nampak seperti kolam, genangan air yang cukup tinggi mengakibatkan para pengemudi kendaraan R2 maupun R4 harus lebih ekstra hati-hati saat melintas, genangan air tersebut diduga akibat drainase yang tidak berfungsi dan juga jalan yang rusak parah.

Tak sedikit kendaraan roda 2 yang terjebak Mogok akibat Banjir tersebut.

Dalam sebuah video berbahasa Jawa yang didapatkan awak media ini mengatakan, “Kepiye gak angel broo, kae deloen kae wong golek rezeki ,mesin motore mati, kadang sayurane ceblok nyemplung nang banyu ko dadi bosok seharuse iso payu langsung di dol”. Ujarnya narasumber dalam vidio.

Bacaan menarik :  Kapolres Lambar Pimpin  Sertijab Kasatlantas Dan Kasat Intel

(Bagaimana tidak susah bro coba lihatlah orang mencari rezeki, mesin motornya mati terkadang sayuran yang dibawa jatuh ke dalam air kan jadi busuk seharusnya bisa langsung laku untuk dijual).

Atas peristiwa tersebut dirinya berharap kepada instansi terkait untuk segera membenahi dan memperbaiki kondisi jalan yang cukup parah dan menghambat perekonomian warga.

” Jalannya berlubang-lubang parah, harapan kami semoga segera dibenahi, drainase juga dibenahi biar berfungsi kasihan warga dan juga pengendara kalau tidak segera ada penanganan” tutupnya .

Dirinya menambahkan, Terlihat kiri-kanan sudah dibangun penahan air itu inisiatif warga sekitar.

“Dan perlu diketahui, jalan tersebut musiman banjir ya kalau musim penghujan sperti ini, oleh sebab itu masyarakat setempat dengan dana pribadi bangun dinding penahan air agar tidak membanjiri lahan tanaman sayur-mayur selain itu juga tak jauh dari lahan terdapat juga lahan masyarakat yang sudah menjadi jurang karena longsor kedalaman sekitar 30-hingga 50 meteran kurang lebihnya jadi bukan berarti warga sekitar egois ya” tambahnya.

Bacaan menarik :  Camat Bambang Hadiri Pembinaan Desa Pariwisata dan Ekonomi kreatif di Rigis Jaya
Bagikan postingan
Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP)  Menggelar acara Halalbihalal & Temu Kangen
0
Aksi Solidaritas Pemuda Muslim Nusantara Bersatu Dukung Jusuf Kalla sebagai Tokoh Pemersatu Bangsa
0
Srikandi Penjaga Negeri, Polwan dan Kowad Perkuat Sinergi Lewat Olahraga Bersama Jelang May Day 2026
0
Aksi Sosial Kapolres Bekasi Kota, Warga hingga Ojol Terima Sembako Gratis
0
Ketua APPMBGI Papua Raya Perkuat Kolaborasi Dengan Pemerintah Daerah Dan Instansi Terkait, Untuk Sukseskan Sistem Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
0
National Summit APPMBGI 2026 Jadi Momentum Penguatan Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia
0
Sengketa Tanah Kertajaya Indah Berlanjut ke Ranah Pidana, Status Kepemilikan Telah Inkrah
0
Camat Sekincau Pimpin Penyaluran Bantuan untuk Bayi Penderita Hydrocephalus di Pekon Pampangan
0
Tri Rahmadona: Negara Tidak Boleh Kalah,Korupsi dan Darurat Agraria di Lampung Harus Dihentikan!
0
Kolaborasi Lintas Sektor di Bali Perkuat Perlindungan Anak dari Ekstremisme di Lingkungan Sekolah
0
Penanaman Pohon, Bupati Ela Tekankan Kelestarian Lingkungan
0
Pembangunan TPST Rantau Jaya Dimulai, Lamtim Siap Genjot Pengelolaan Sampah Modern
0