Notaris ZA Kabur Saat Akan Dikonfirmasi Terkait Kasus Pemalsuan

Penulis :

Lucky sun

Jakarta, traznews.com  18 Oktober 2024. – Sejumlah awak media, termasuk Aliansi Jurnalis Bersatu, mendatangi kantor notaris Zainun Ahmadi, S.H., MKn. yang beralamat di Jalan Tebet Timur Dalam Raya No. 62, Jakarta Selatan, pada Jumat (18/10). Kedatangan para jurnalis ini bertujuan untuk mengonfirmasi perkembangan penyelidikan terkait kasus Paulus, khususnya mengenai dugaan tindak pidana pemalsuan.

 

Kasus ini mencakup dua dugaan tindak pidana, yaitu pemalsuan akta autentik atau pemberian keterangan palsu dalam akta autentik, sebagaimana diatur dalam Pasal 263, Pasal 264, dan Pasal 266 KUHP. Kasus tersebut dilaporkan oleh Purnomo, S.H., dan diduga terjadi pada bulan September 2017 di Tebet, Jakarta Selatan.

Bacaan menarik :  Insan BRILiaN BRI Kebon Jeruk Meriahkan Color Walk 2025 Anniversary Paramount Enterprise

 

Namun, saat awak media berusaha meminta konfirmasi, notaris Zainun Ahmadi justru menghindar. Ia mengelabui para wartawan dengan berpura-pura baru saja keluar setelah salat Jumat dan tidak memberikan kepastian kapan akan kembali. Tak lama setelah itu, Zainun tampak keluar dari kantornya dengan membawa sajadah, seolah-olah hendak salat. Namun, ia kemudian kabur dengan mobil berpelat nomor B 25 GR.

 

Para wartawan yang menyadari tindakan tersebut mencoba mengejar, namun Zainun berhasil melarikan diri.

 

Mengutip kembali penjelasan MHD. Fadhli, SH, MH dan Martines Meruyn Yong, Dip Eng, LLB, selaku tim kuasa hukum Paolus pada Kamis, 10 November 2024, di sebuah mall di Sunter, Jakarta Utara, akan segera melaporkan lima tersangka yang diduga terlibat dalam kasus pemalsuan data Akta Perusahaan PT Indospora dan kepemilikan saham Paolus. Para tersangka tersebut adalah Zainun Ahmadi, S.H, M.Kn, Wajib Andi Mangkonna, Syahral Mohammad Noer, dan Heru dan rencana tindak lanjut penyelidik Polda Metro Jaya untuk mengundang dan klarifikasi pencatatan sipil Notaris daerah kerja jakarta Utara, Kamis, 10 November 2024, di sebuah mall di Sunter, Jakarta Utara.

Bacaan menarik :  UNHAN RI Gelar Seminar Nasional “Water Governance Towards Global Cities”

 

Fadhli menyampaikan, dari lima tersangka di duga bersama – sama telah melakukan penipuan yang menyebabkan hilangnya 51% saham Paolus serta perubahan susunan pengurus di PT Indospora. Ini di buktikan tidak adanya Rapat umum pemegang saham ( RUPST).

Bagikan postingan
SPJI Lampung Barat Prihatin Peristiwa Dugaan Bullying di Batu Kebayan, Pengawasan Anak Harus Diperketat.
0
Soekarno Cup Membludak, Pak Cik Parosil: Top.Markotob  
0
HUT ke-4 Media Buser Bhayangkara, PWLB Apresiasi Konsistensi dalam Menyajikan Informasi kepada Masyarakat
0
AMPH Jakarta Tegaskan: Bupati Labuhanbatu dr.Hj.Maya Hasmita,Sp.OG,M.KM Tidak Boleh Disudutkan Sebelum Ada Pembuktian Hukum yang Sah
0
Perdiksi Ketum DPP PWDPI: Kasus Penyadapan Mantan Kapolri dan Sejumlah Jenderal Diprediksi Tak Akan Berlangsung Lama
0
Harga Tidak Mahal! Rasa Kuah Kaldu Bakso Tulang Tidak Kalah, Silahkan Datang Di Kedai Resto Shini
0
GRIB Jaya Jatim Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, M. Kasmu: Ungkap hingga Aktor Intelektual!
0
Dosen dan Mahasiswa Malahayati hadiri Konferensi Internasional di Jeju Korsel
0
Samsat Keliling Kabupaten Bekasi Hadirkan Kemudahan Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor Tahunan
0
Polri dan KPAI Perkuat Kerja Sama Lindungi Anak dari TPPO dan Kekerasan
0
Sabtu Bahagia Bersama Ojol, Polda Metro Jaya Gelar Bakti Kesehatan “Ojol Sehat, Pelayanan Hebat
0
Para Mantan Dankor Brimob Temui Kapolri, Perkuat Dukungan dan Soliditas Polri
0