Lampung Barat- Sebuah foto menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diunggah di status WhatsApp pada 15 Januari 2026 kembali memicu gelombang kritik dari warganet.
Dalam gambar tersebut memperlihatkan nampan stainless steel berisi nasi putih secukupnya, sepotong tempe goreng kecil, irisan daging yang sangat minim , timun dan selada mentah sebagai sayuran, serta satu biji salak utuh sebagai buah.
Foto ini cepat menyebar di grup-grup WA orang tua murid dan komunitas lokal, menjadi bukti terbaru bahwa implementasi MBG di daerah perlu mendapatkan pengawasan dari semua pihak
Program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto sejak awal masa jabatannya memang bertujuan mulia: memberikan makanan bergizi gratis kepada jutaan anak sekolah untuk menekan angka stunting dan meningkatkan prestasi belajar.
Pedoman resmi dari Badan Gizi Nasional menetapkan bahwa setiap porsi harus mengandung karbohidrat, protein hewani (minimal 50-70 gram daging/ikan/telur), protein nabati, sayuran beragam (minimal 100 gram), buah segar (setara satu porsi sedang), serta variasi menu agar anak tidak bosan dan asupan mikronutrien terpenuhi.
Namun, apa yang terlihat di foto ini? Protein hewani hanya irisan daging seukuran dua jari, tempe sepotong yang mungkin tak lebih dari 40 gram, sayuran hanya timun dan selada mentah (tanpa sayur berdaun hijau bergizi tinggi seperti bayam atau kangkung), serta buah salak satu biji .
Dari Foto yang beredar, awak media terus melakukan penelusuran guna mendapatkan informasi yang benar, Kepala SPPG Sekincau, Samsi ketika di hubungi awak media ini ,WhatsApp miliknya aktif namun tidak terjawab.
Selanjutnya, Camat Sekincau Reza Pahlevi, saat di hubungi mengatakan bahwa pihak Kecamatan Sekincau beserta Korwil Kecamatan telah mendatangi lokasi SPPG.
“Iya kami sudah melakukan konfirmasi ke pihak SPPG Sekincau , Sdh ksana ngasih arahan” Ujar Camat pesan WhatsAAp.(16/01/26).
Anak-anak kita di Lampung Barat pantas makan layak, bukan sekadar “cukup” ala kadarnya.
Pengawasan lebih ketat perlu di laksanakan agar program bisa berjalan sesuai dengan harapan demi kecemerlangan generasi masa depan.