Kornas KAMI Desak pemerintah Audit perizinan PT Asmin Koalindo Tuhup Diduga Sarang Masalah: Negara Dirugikan, pemerintah Membiarkan 

Penulis :

Team Redaksi (Ahmad)

Jakarta, Traznews. Com PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) kembali menjadi sorotan publik. Perusahaan tambang batubara yang beroperasi di Kalimantan Tengah ini diduga menyimpan segudang persoalan hukum, finansial, dan moral yang selama ini dibiarkan tanpa penyelesaian tuntas.(18/12/2025)

 

Sejak pemerintah melalui Kementerian ESDM mengakhiri kontrak PKP2B milik AKT beberapa tahun lalu, perusahaan ini justru terus menimbulkan persoalan baru.

Dari sengketa hukum dengan pemerintah, tunggakan terhadap kreditur, hingga konflik ketenagakerjaan yang menelantarkan ratusan pekerja, semuanya menunjukkan wajah buruk tata kelola industri tambang di Indonesia.

 

“AKT adalah contoh nyata bagaimana korporasi besar bisa bermain di celah hukum, mengabaikan tanggung jawab sosial, dan tetap beroperasi di tengah sengketa yang merugikan negara,” ujar Novan Ermawan selaku Koordinator Nasional Koalisi aktivis muda indonesia

Bacaan menarik :  Ngopi Bareng Mas Pram: Pramono Anung Bahas Program Unggulan Untuk Jakarta

 

Dugaan Kerugian Negara & Skandal Kontrak

Sengketa antara AKT dan Kementerian ESDM tidak hanya soal izin tambang, tetapi juga soal potensi kerugian negara akibat manipulasi kontrak dan penyalahgunaan PKP2B. Pemerintah bahkan sempat menyebut adanya indikasi nilai kerugian hingga miliaran rupiah dan menambang dgn tanpa izin semenjak 2018 hingga sekarang mengingat 2018 izin mereka sudah di cabut akan tetap di lapangan mereka masih menambang

 

Namun, hingga kini tidak ada langkah tegas penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang menikmati keuntungan dari kekacauan hukum tersebut.

Jika dibiarkan, publik akan kembali melihat bagaimana korporasi besar bisa kebal dari hukum, sementara rakyat kecil ditekan dengan alasan administratif.

Bacaan menarik :  Kirana DH Sutrisno Meraih Juara 2 Gambar Bercerita Pada FLS2N 2023 Yang Mewakil SDN Ulujami 06 Pagi Jakarta Selatan 

Tuntutan:

Desakan Penyelidikan Nasional : kami mendesak Presiden RI, Kementerian ESDM, BPK, dan KPK untuk melakukan audit menyeluruh atas keuangan dan aset PT Asmin Koalindo Tuhup, legalitas operasi pasca pengakhiran PKP2B, pelanggaran hak pekerja dan potensi tindak pidana korupsi sumber daya alam.

 

Mendesak Presiden Prabowo untuk segera menerjunkan TNI ke lokasi tambang di Kalimantan Tengah dan segera tangkap para pelaku

 

Meminta Satgas PKH dan Kejaksaan usut tuntas pelanggaran Pidananya yang diduga merugikan Negera Terliunan Rupiah dan segera tangkap para pelaku yang ada didalam penambangan AKT terutama Presiden Direktur AKT.

 

Kami akan melakukan aksi demonstrasi pada hari Senin tgl 22 Desember 2025 di depan kementerian ESDM dan Istana Negara

Bacaan menarik :  Bacalon Bupati Kabupaten Tambrauw Yeskiel Yesnath Hadir Pada HUT PKB ke 26 

 

Hidup mahasiswa!

Hidup rakyat Indonesia!

Hidup perempuan yang melawan!

Bagikan postingan
Bimtek DPRD PBB: Majenuddin Apresiasi Kiprah Sekjen Ruksamin Perkuat Partai di Daerah
0
Harlah ke-76 Fatayat NU, Aksi Nyata Bagikan 1.000 Bibit Cabai Ke Masyarakat
0
Bandel Setelah Diperingatkan, Gudang Tanpa PBG di Pringsewu Terancam Disegel
0
Yuri Kemal Fadlullah PJ Ketum PBB Fokus Efisiensi, Penguatan Hukum, Dan Infrastruktur Menuju Pemilu 2029
0
Gugum Ridho Ketum  PBB Fokus Efisiensi, Penguatan Hukum, Dan Infrastruktur Menuju Pemilu 2029
0
Mucle: PaSKI DKI Bergerak Sambut 5 Abad Jakarta
0
150 Pelajar Ramaikan Turnamen Mobile Legends Polres Serang Cup 2026
0
Danlanal Bintan Hadiri Pembukaan MTQH XIX Tingkat Kota Tanjungpinang
0
Perempuan Dayak Kalimantan Utara, Santi Oktaviani: Saatnya Wanita Indonesia Berkarya dan Wujudkan Mimpi
0
Rakorniskum TNI 2026: Tingkatkan Kualitas Perwira dan Produk Hukum TNI
0
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih di Istana Negara
0
Tanamkan Semangat Disiplin dan Jiwa Bela Negara, Personel Lanud Sjamsudin Noor Hadir Humanis di BPSDMD Kalsel Pada Latsar CPNS KPU 2026
0