Pasti Indonesia Minta Semua Pihak Stop Kriminalisasi Pejabat Asli Papua Barat

Penulis :

Lucky suryani

Jakarta Selatan , Traznews. Com

Perhimpunan Persatuan Aksi Solidaritas Untuk Transparansi dan Independensi Indonesia (PASTI Indonesia) bersama puluhan masyarakat Papua Barat mendatangi kantor anti rasuah atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) di Jakarta pada Senin (2/6/2025).

 

Menurut Emil Hindom, Wakil Direktur Pasti Indonesia, pihaknya mendatangi lembaga negara tersebut untuk lakukan klarifikasi dan memberikan informasi hasil investigasi terkait upaya kriminalisasi Dominggus Madacan, Gubernur Papua Barat.

 

“Kedatangan kami hari ini ke gedung KPK dan Kejagung untuk menyerahkan temuan dan investigasi kami terkait persoalan yang saat ini kami duga sedang di “mainkan” oleh pihak tidak bertanggung jawab dan juga diduga ada upaya kriminalisasi Pak Dominggus Mandacan,” katanya.

 

Putra asli Papua ini juga menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung penuh upaya penegakan hukum sebagai upaya wujudkan pemerintahan yang bersih di Tanah Papua.

 

“Kami sebagai masyarakat asli Papua, terkhusus orang asli Papua Barat mendukung Penuh Penegakkan hukum di Tanah Papua.

Bacaan menarik :  Komisaris PT Agrowisata Gianyar Bersemi Minta Peninjauan Kembali Atas Perkara Kepailitan

 

Namun, dalam kasus ini, Bapak Dominggus adalah Korban kejahatan daripada Wahyu Setiawan.

 

Oleh karena itu kami menolak upaya kriminalisasi yang sedang di bangun oleh oknum tertentu,” ungkapnya.

 

Sekretaris Forum Koordinator Daerah CDOB se – Papua menuturkan,

dalam fakta persidangan Nomor 28/Pie.Sus-TPK/2020/PN.Jkt.Pst, dalam halaman 35 hingga 37 (vide I) dan halaman 117 hingga 122 (vide II), disebutkan Wahyu Setiawan sebagai anggota KPU RI mempunyai tugas untuk membentuk KPU daerah, serta sebagai korwil Papua Barat berperan aktif lakukan lobby Rosa Muhammad Thamrin Payapo.

 

“Padahal, fakta persidangan kan sudah jelas, keterlibatan Wahyu Setiawan yang aktif melakukan lobby.

 

Jadi fakta persidangan ini dengan terang benderang menyatakan tidak ada keterlibatan dan peran serta aktif Bapak Dominggus Mandacan,” tuturnya.

 

Selanjutnya, pihaknya menegaskan sejak tahun 2024 lalu persoalan ini sempat menjadi sorotan dan atas desakan masyarakat Papua, Pasti Indonesia melakukan pelaporan terkait tudingan suap tersebut ke KPK dengan nomor : 018/Tipikor/KPK-RI/SeknasPastiIndo/VII/2024.

Bacaan menarik :  Booth Sagolicious Hadir di Rakernas PDIP ke-5 Di Ancol, Jakarta 2024

 

“Kasus ini sudah lama bergulir, tepatnya tahun 2024. Kami, Pasti Indonesia juga sudah melaporkan hal ini ke KPK.

 

Hasil investigasi kami juga menemukan bahwa kasus ini bukanlah kasus suap, tapi upaya memperkaya diri oknum KPU RI dan Bapak Dominggus Mandacan tidak ada peran aktifnya, jadi Pak Gubernur adalah korban kriminalisasi,” tegasnya.

 

Oleh karena itu, Emil mengingatkan akhir-akhir ini muncul banyak sekali oknum yang bermain issue menyesatkan yaitu Gubernur Papua Barat memberikan suap kepada kepada mantan komisioner KPU RI Wahyu Setiawan.

 

“Kami mengingatkan kepada semua pihak untuk berhati-hati dengan issue sesat yang menuding Bapak Dominggus Mandacan lakukan suap, apalagi bawa-bawa agama, karena kamu khawatir jika gak ini dibiarkan akan membawa dampak buruk dan bisa menghambat pembangunan di Papua Barat,” imbuhnya.

 

Emil Hindom pun meminta kepada kepada awak media dapat ikut serta berperan aktif dalam memberikan informasi kepada masyarakat Papua, khususnya Papua Barat.

Bacaan menarik :  Jurnalis Ambarita Alami Kekerasan Di Tambun Selatan Yang Berakibat Mata Kirinya Buta

 

“Berdasarkan hasil temuan dan fakta diatas, serta melalui surat ini , Pasti Indonesia menyampaikan klarifikasi dan meluruskan duduk persoalan ini sehingga tidak ada lagi upaya kriminalisasi terhadap pejabat asli Papua.

 

Dan kami juga meminta kepada kawan-kawan media untuk membantu menyampaikan informasi dan klarifikasi untuk meluruskan informasi yang benar,” tutupnya.

 

Reporter : Edo Lembang

Bagikan postingan
Ketum KBPP Polri Ajak Organisasi Tetap Solid Hadapi Tantangan Digital dan Kebangsaan.
0
Munas VI KBPP Polri 2026 : Syamsu Rizal Arbi Serukan Soliditas Demi Stabilitas Nasional
0
Ketua KBPP Polri Sumsel M. Yansuri: Munas VI Pertegas KBPP Sebagai Mediator Polri  Dan Masyarakat
0
Anna Susanti KBPP Polri Sultra: Munas VI Harus Lahirkan Ketum Solid Jaga Kekompakan Organisasi
0
Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Cepat dan Profesional, Pemohon Akui Semakin Nyaman
0
Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pengamanan Dermaga Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Panjang
0
Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak
0
Pihak RSUD KH.Ahmad Hanafiah Berkomitmen Mengevaluasi Tata Letak Ruang Perawatan,Tingkatkan Standar Kebersihan Dan Pelayanan
0
Said Aldi BKPRMI: Puluhan Ribu TKTPA Kini Dapat Bantuan Operasional, Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji
0
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
0
MWC NU Sekincau Gelar Musyawarah Kerja ke 2, Perkuat Kelembagaan untuk Pelayanan Umat.
0
Perayaan HUT KNTI ke-17 2026: Nelayan Tradisional Jakarta Utara Suarakan Perlindungan Wilayah Tangkap
0