Keberadaan SPBU Pagar Dewa Sangat Membantu Warga, Terlebih Suasana Panen Raya Kopi 2024.

Penulis :

Samsul Hadi

Lampung Barat-Dengan adanya Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di jalan Serengit, Pekon Sidomulyo, Kecamatan Pagar Dewa, Lampung Barat, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di 3 Kecamatan yaitu kecamatan Sekincau, Pagar Dewa dan Batu Ketulis.

Sejak beroperasi beberapa tahun yang lalu, SPBU No : 26.348.06 dengan lokasi jarak tempuh kurang lebih 15 Km dari jalan nasional di nilai sangat strategis dalam penyaluran dari pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) pertamax, pertalite dan solar, kepada masyarakat di wilayah tersebut .

Menurut Dedi, pengawas SPBU Serngit No: 26.348.06 merupakan SPBU 3 T, yakni Terluar, Terdepan dan Tertinggal, dengan tujuan masyarakat bisa membeli BBM untuk kehidupan sehari-hari bahkan menunjang mata pencarian.

Bacaan menarik :  Apel Gelar Pasukan OPS Ketupat Krakatau 2022, Kapores Lambar AKBP. Hadi Saepul Rahman, Tekankan 8 Point Penting.

” Sejak dibangun SPBU Sidomulyo beberapa tahun lalu,Masyarakat yang berada di 3 Kecamatan merasa sangat terbantu, dengan adanya penjual BBM di pelosok, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat” ujar Dedi, (4/08/24).

Kami juga dari Pihak SPBU dalam waktu berkala selalu melakukan urun rembuk dengan penduduk sekitar bersama anggota Dewan setempat membahas masalah pendistribusian BBM.

“Terlebih saat ini suasana panen raya kopi 2024 kebutuhan akan BBM meningkat, untuk mesin penggilingan heler kopi tentu kami selalu berupaya untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada warga masyarakat” bebernya.

Sementara itu. Hadi warga masyarakat mengaku dengan keberadaan SPBU yang berada di pekan Sidomulyo memberikan dampak dan manfaat yang sangat luar biasa terhadap perekonomian warga.

Bacaan menarik :  Sekda Lambar Hadiri Liga PM Zona 1

“Dulu, sebelum SPBU tersebut dibangun warga masyarakat yang berada di areal pedalaman sangat kesulitan untuk membeli bensin, namun dengan keberadaan SPBU tersebut BBM lebih mudah didapatkan apalagi saat ini suasana panen raya kopi, kebutuhan bahan bakar untuk giling kopi menggunakan mesin healer jelas meningkat”

“Ya menurut saya seandainya ada keterlambatan pasokan mungkin itu dikarenakan jalan yang masuk cukup lumayan jauh, apalagi saat terjadi longsor jalan nyaris putus di pampangan jelas pendistribusian BBM agak lambat” imbuhnya.

Bagikan postingan
All Out! Warga Tugu Sari Turun Tangan Bergotong Royong Demi Jalan yang Lebih Baik.
0
Remaja Asal Way Tenong Pergi Meninggalkan Rumah, Keluarga Berharap Segera di Ketemukan.
0
Distribusi SPPT PBB 2026 Dimulai, Ini Ada 3 Cara Bayar Pajak Lebih Mudah
0
Jelang May Day, Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
0
Patroli Malam Ditsamapta Polda Banten Intensif, Antisipasi Kejahatan C3 di Kota Serang
0
Limbah Tambang Meluap, Sawah Petani Tambahrejo di Ujung Tanduk
0
Jurnalis Dilarang Meliput Public Expose ABM Investama, EO Diduga Langgar Kebebasan Pers
0
Jakarta Utara Jajaki Kolaborasi TCI Global untuk Perkuat Program Kependudukan
0
AP2 Indonesia Desak KPK RI Usut Tuntas Dugaan Korupsi DAK Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan di Kabupaten Sumba Barat Daya. 
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Jalin Kerjasama, Perindag Lamtim Dan SMSI Lampung Timur
0