Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakut Diminta Tindak Rekanan Pencuri Listrik PLN

Penulis :

Lucky sun

Jakarta,traznews.com

Proyek penataan Ruang Terbuja Hijau (RTH) Jalan Sindang Kecamatan Koja, Jakarta Utara yang dikerjakan oleh PT. Sumber Bakti diduga kuat telah melakukan pencurian pemakaian arus listrik milik PT PLN. Proyek Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara,tahun anggaran 2022 ini seharusnya dikerjakan oleh pihak pemborong sesuai dengan bill of quantity..

Namun pihak rekanan, yakni PT. Sumber Bakti yang mengerjakan penataan RTH dengan Nilai Pagu Paket Rp. 2.404.001.830,dengan nilai HPS Paket Rp 2.344.118.862, itu, dalam kontrak kerja mulai 21 Oktober 2022 hingga 19 Desember 2022 atau waktu pelaksanaan kerja 60 hari kerja.

Dalam proses mpengerjaan konstruksi dilapangan, pihak pemborong diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan menyambung kebutuhan pemakaian arus listrik dari pos sekurity perumahan Taman Melur Rawa Badak Utara, Koja. Listrik digunakan untuk pekerjaan pengelasan bahan material, penerangan dan kebutuhan proyek lainnya.

Bacaan menarik :  Gesira Gelar Deklarasi Prabowo-Gibran  "Peran Kacang Koro Bagi Ibu Hamil,Mpasi,Cegah Stunting "

Pantauan wartawan dilapangan, bahwa pihak PT Sumber Bakti menyambung kabel dari pos keamanan milik komplek Taman Melur Rawa Badak. Bahkan penyambungan listrik juga dibenarkan oleh karyawan kepercayaan PT. Sumber Bakti berinisial MS, Bahkan MS mendatangi wartawan dilokasi proyek dan berusaha bernegoisasi agar tidak dipublikasikan..

“Maaf bang mohon agar tidak dipublikasikan ya, nanti saya bicarakan ke kantor, kita berteman saja. Untuk pakai arus listrik PLN,kami sudah kordinasi dengan wilayah,” pengakuan MS di lokasi kerja, Selasa (13/12/2022).

Adanya permasalahan pemakaian arus listrik milik PLN tanpa prosedur yang benar tersebut, diminta kepada Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Pemkot Administrasi Jakarta Utara agar tidak meloloskan pekerjaan pihak pemborong tersebut ditagih 100 persen sesuai kontrak kerja yang sudah ditandatangani bersama.

Bacaan menarik :  Pelantikan Dewan Perwakilan Wilayah Persatuan Keluarga Daerah Piaman DPW PKDP DKI Jakarta

Perbuatan pihak pemborong tersebut tidak dapat dibenarkan, pasalnya dalam RAB proyek tersebut, biaya penggunaan arus listrik tentunya sudah tertuang dalam RAB dan harus dipenuhi oleh pihak pemborong, yakni PT Sumber Bakti.

 

Disisi lain, Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara harus tegas dan mendukung amanah dari UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, yakni Pasal 51 ayat 3, setiap orang yang menggunakan tenaga listrik dengan tanpa hak bisa dipidanakan, Ancaman hukumannya besar, yakni 7 tahun penjara dan denda maksimal hingga Rp 2,5 miliar. (Rosid)

Bagikan postingan
Sahabat KPK & G.R And Partner Berkolaborasi kegiatan Konsultasi Hukum Geratis kepada Masyarkat.
0
Ucapan Terima Kasih Korban atas Pengungkapan Kasus Pencurian Mobil Pikap di Kota Serang
0
SDN 1 Sukapura Jadi Contoh UTS Digital di Lampung Barat
0
MKMB JAYA Gelar Halalbihalal, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Perantau Bangka Belitung
0
Didid Srigusjaya  DPRD Kepulauan Bangka Belitung,  Apresiasi Halalbihalal MKMB JAYA, Harap Perkuat Kebersamaan
0
Hellyana Hadir di Jakarta, Perantau Bangka Belitung Makin Solid dan Penuh Harapan
0
Pagar SPPG 2 Sekincau Ambrol Akibat Hujan Deras, Penanganan Cepat Dilakukan
0
Kasus ODGJ di Pagar Dewa Lampung Barat Masih Tinggi, Puskesmas Catat Puluhan Penderita.
0
Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Upacara Korps Kenaikan Pangkat Bintara   
0
Aksi Cepat Polisi Evakuasi 54 Penumpang KM Ansori Mati Mesin di Perairan Kepulauan Seribu, Semua Selamat
0
Driver Online Melakukan Pelecehan ke Penumpang di Jakpus, Ditangkap di Depok
0
Pengamanan Paskah Kondusif, Polsek Tanjung Senang Pastikan Ibadah Berjalan Khidmat
0