Lampung Barat — Intensitas lalu lintas kendaraan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah di ruas jalan nasional wilayah Kabupaten Lampung Barat mulai mengalami peningkatan signifikan. Kepadatan kendaraan bahkan sulit dihindari di sejumlah titik rawan.
Salah satu titik kemacetan terjadi di kawasan Pasar Kamis Simpang Luas, Pekon Bakhu, Kecamatan Batu Ketulis, Kamis (19/3).
Ruas jalan nasional yang melintasi area pasar tradisional tersebut dipadati kendaraan roda dua dan roda empat, sehingga arus lalu lintas tersendat dan hanya dapat bergerak perlahan.
Kepadatan ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat di Pasar Kamis yang menjadi pusat perbelanjaan warga menjelang Lebaran.
Ribuan warga dari berbagai pekon sekitar memadati pasar untuk memenuhi kebutuhan pokok, perlengkapan rumah tangga, hingga kebutuhan hari raya.
Selain itu, tingginya volume kendaraan pemudik yang melintas di jalur nasional turut memperparah situasi. Ruas jalan yang berada tepat di depan pasar berubah menjadi titik kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.
Pantauan di lapangan menunjukkan banyak kendaraan pengunjung terparkir di sisi kiri dan kanan badan jalan, sehingga mempersempit ruang gerak kendaraan yang melintas.
Dengan arus kendaraan dari dua arah yang sama-sama padat, antrean panjang pun tak terhindarkan. Kendaraan terlihat merayap, bahkan sesekali hampir berhenti total akibat penumpukan dari arah berlawanan.
Beruntung, kondisi tersebut tidak sampai menimbulkan kekacauan lebih parah. Sejumlah petugas dari aparatur pekon dan pihak kecamatan tampak berjaga untuk membantu mengurai kemacetan dengan mengatur arus kendaraan serta mengarahkan parkir agar tidak memakan badan jalan.
Salah satu petugas di lokasi, Irul, mengatakan bahwa kepadatan lalu lintas ini memang sudah diprediksi terjadi menjelang Idulfitri.
Lonjakan pengunjung pasar dan meningkatnya arus mudik menjadi faktor utama penyebab kemacetan.
“Kepadatan hari ini cukup tinggi. Selain pengunjung pasar membludak, kendaraan pemudik juga mulai ramai melintas di jalur ini. Jadi arus dari dua arah sama-sama padat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi Pasar Kamis yang berada di tepi jalan nasional kerap memicu kepadatan saat hari pasaran, terlebih menjelang hari besar keagamaan. Keterbatasan lahan parkir membuat banyak kendaraan terpaksa menggunakan bahu jalan.
Petugas pun terus bersiaga untuk memastikan arus kendaraan tetap bergerak, meski perlahan. Pengunjung pasar diimbau untuk memarkirkan kendaraan secara tertib agar tidak memperparah kemacetan.
Kondisi ini menjadi gambaran meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Lebaran di Lampung Barat. Selain sebagai pusat ekonomi warga, jalur nasional juga menjadi akses utama arus mudik yang padat kendaraan.
Pengendara diimbau untuk lebih berhati-hati, mengurangi kecepatan saat melintas di kawasan pasar, serta mematuhi arahan petugas. Pemerintah setempat juga diharapkan terus meningkatkan pengawasan di titik rawan kemacetan, termasuk penataan parkir dan pengendalian aktivitas di sekitar badan jalan.
Dengan tren peningkatan aktivitas tersebut, Pasar Kamis Simpang Luas diperkirakan masih akan menjadi titik rawan kemacetan dalam beberapa hari ke depan.