IWO Tegaskan : Pers Harus Kontrol Sosial, Bukan Alat Menakut-nakuti

Penulis :

Endang Hirawan

Pringsewu (Traznews) – Pemerintahan Pekon Sinar Baru Timur, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu menggelar sosialisasi dan pembinaan masalah hukum bagi aparaturnya, Jumat (3/10) di aula balai Pekon setempat. Kegiatan tersebut juga melibatkan LBH Putera Bumi Lampung, PW IWO Provinsi Lampung dan PD IWO Pringsewu sebagai narasumber kegiatan.

‎Direktur LBH Putera Bumi Lampung Ari Kurniawan dalam pemaparannya menyayangkan banyaknya pungli yang terjadi di pekon dari oknum-oknum yang mengaku LSM dan wartawan.

‎”Semoga bincang-bincang ini dapat manfaat kedepannya. Agar perangkat desa punya ilmu atau pegangan apabila ada oknum yang memanfaatkan situasi.  Karena anggaran desa milik masyarakat desa. Bukan untuk memberikan keuntungan pribadi oknum yang tidak bertanggungjawab, ” kata Ari Kurniawan.

‎Sementara, Ketua PW IWO Lampung Aprohan Saputra berharap, LBH Putera Bumi Lampung, serta IWO di tingkat PW dan PD bisa berkolaborasi dengan pemerintahan Pekon sebagai wujud kontrol sosial.

‎”Memang kita akui banyak oknum yang mungkin belum bekerja sesuai dengan tupoksinya. Inilah fungsi dari keberadaan wartawan sebagai kontrol sosial.  Sejauh mana pembangunan yang kita lakukan, yang lagi-lagi banyak okum wartawan yang tidak berpedoman pada UU Pers  dan kode etik jurnalistik, ” beber Aprohan

‎Ahmad Fijayyudin Ketua PD IWO Pringsewu dalam pemaparannya mengaminkan bahwa perilaku arogan dari oknum-oknum wartawan dan LSM sangat menjamur di Pringsewu. Hal ini tentunya menjadi keresahan aparatur pekon karena merasa terintimidasi.

‎”Oknum-oknum tersebut biasanya memanfaatkan kemudahan membuat kartu anggota pers untuk menakut-nakuti kepala pekon dan aparaturnya. Padahal praktiknya belum tentu mereka menghasilkan produk karya jurnalistik, ” ucap Fijay.

‎Kemudian, Kepala Pekon Sinar Baru Timur Totong Holidin dan aparaturnya berharap, dengan mendapatkan pembinaan masalah hukum ini bisa menjadi jalan terang bagi pemerintah pekon agar bisa bertindak sesuai koridor.

‎”Jujur saja Pak, kami ini sangat buta masalah hukum, baik itu pidana dan perdata. Kami kadang kebingungan banyak sekali oknum yang arogan tiba-tiba datang minta uang publikasi dan menawarkan barang dengan harga fantastis. Ini kan kami bingung kalau ada pemeriksaan Inspektorat, ” keluh Totong.

‎Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara aparatur Pekon. Tak hanya itu, LBH Putera Bumi Lampung beserta PW IWO Provinsi dan PD IWO Pringsewu siap melawan oknum LSM dan wartawan yang menyalahgunakan profesi. (*)

Bacaan menarik :  PBG Diabaikan, Bangunan Liar Marak di Pringsewu
Bagikan postingan
Remaja Asal Way Tenong Pergi Meninggalkan Rumah, Keluarga Berharap Segera di Ketemukan.
0
Distribusi SPPT PBB 2026 Dimulai, Ini Ada 3 Cara Bayar Pajak Lebih Mudah
0
Jelang May Day, Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
0
Patroli Malam Ditsamapta Polda Banten Intensif, Antisipasi Kejahatan C3 di Kota Serang
0
Limbah Tambang Meluap, Sawah Petani Tambahrejo di Ujung Tanduk
0
Jurnalis Dilarang Meliput Public Expose ABM Investama, EO Diduga Langgar Kebebasan Pers
0
Jakarta Utara Jajaki Kolaborasi TCI Global untuk Perkuat Program Kependudukan
0
AP2 Indonesia Desak KPK RI Usut Tuntas Dugaan Korupsi DAK Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan di Kabupaten Sumba Barat Daya. 
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Jalin Kerjasama, Perindag Lamtim Dan SMSI Lampung Timur
0
Jelang Musorkab, Calon Ketua KONI Lambar Gelar Pertemuan dengan Pengurus dan Pengcab.
0