Dugaaan Korupsi DAK Pendidikan Lampung: JMHI Desak Kejagung Usut Tuntas

Penulis :

Pemala team / ahmad

Jakarta –  Traznews. Com 4 Maret 2026 Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) menyoroti adanya dugaan kuat praktik manipulasi administratif dan mark-up anggaran fantastis dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa Dana Alokasi Khusus (DAK) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung tahun 2025.

‎kami memandang dugaan Indikasi Nilai anggaran miliaran rupiah kegiatan tersebut, diaantaranya Rp1,5 miliar , hingga Rp6,4 miliar untuk pengadaan peralatan praktik kejuruan (Teknik Kendaraan Ringan, Rekayasa Perangkat Lunak, dan Teknik Audio Video) Di SMK 1 KETAPANG Lampung selatan.

‎melihat skema yang di pakai yakni Fragmentasi paket kegiatan dipecah-pecah agar bisa masuk skema e-purchasing, Modus ini jelas bertujuan menghindari proses tender terbuka dan mengurangi transparansi.

kuat dugaan kami ada main mata atau Kongkalikong internal Dinas terkait terdapat dugaan kuat adanya kerja ama tidak sehat antara pejabat pembuat komitmen (PPK) dan PPTK dengan Pelaksana penyedia barang/jasa.

Bacaan menarik :  Buku Pertautan Muslim Indonesia Dan Tiongkok Menjelaskan Hubungan Erat Antara Tiga Unsur Penting Bagi Indonesia

‎kami melihat Mark-up harga pengadaan barang tersebut diduga jauh di atas standar pasar, dengan indikasi pembelian diarahkan ke salah satu pusat perbelanjaan besar di Jakarta dan tidak sesuai spesifikasi yang telah di

‎tentukan.

‎Kami melihat bahwa dampak hal tersebut Kerugian negara dalam jumlah besar akibat pemborosan anggaran, serta Kualitas pendidikan kejuruan terancam karena peralatan yang dibeli tidak sebanding dengan biaya yang

‎dikeluarkan, Rusaknya integritas birokrasi daerah akibat praktik manipulasi administratif dan kolusi.

‎maka dari itu kami mendesak dan menuntut:

‎1. Kejagung RI segera melakukan pemeriksaan dan audit investigatif terhadap seluruh paket

‎pengadaan DAK tahun 2025 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.

‎2. Mendesak Kejagung Mengusut tuntas dugaan adanya kongkalikong antara PPK, PPTK Disdikbud ‎Lampung terhadap pelaksana penyedia barang/jasa.

‎3. Mendesak gubernur Lampung segera copot kepala dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Lampung serta mengevaluasi seluruh jajarannya anak buahnya di Pemprov Lampung.

Bacaan menarik :  Sosok Pejuang Berintegritas Ini Siap Jadi Dewas KPK

4. Membuka hasil audit ke publik sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.

‎5. Menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan manipulasi administratif dan mark-up anggaran sesuai ‎ketentuan hukum yang berlaku.

‎Kami menegaskan bahwa praktik pecah paket, mark-up harga, dan adanya main mata atau kongkalikong dalam pengadaan barang/jasa pendidikan adalah bentuk korupsi sistematis yang merugikan rakyat. Kami mendesak

aparat penegak hukum untuk segera bertindak, agar anggaran pendidikan benar-benar digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan, bukan untuk memperkaya segelintir oknum.

Gerakan kami ini tidak akan berhenti, Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, termasuk akan membuat draf laporan resmi KEJAGUNG RI apabila tuntutan kami tidak segera direspons.

maka Mahasiswa adalah suara moral bangsa, dan kami tidak akan diam melihat praktik ‎korupsi yang merugikan pendidikan & masyarakat di provinsi Lampung.

Bacaan menarik :  Imlek Bersama di Wihara Ekayana Arama: Menjemput Peruntungan di Tahun Kuda Api

‎Apabila di kemudian hari diperlukan keterangan tambahan atau bukti pendukung lainnya, kami siap bekerja ‎sama dengan pihak Kejagung RI.

‎Hukum tidak boleh tunduk pada kekuasaan. Keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu, bahkan terhadap pejabat di republik sekalipun.

‎Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat & pendidikan indonesia…!!!

 

Bagikan postingan
All Out! Warga Tugu Sari Turun Tangan Bergotong Royong Perbaiki Drainase 
0
Remaja Asal Way Tenong Pergi Meninggalkan Rumah, Keluarga Berharap Segera di Ketemukan.
0
Distribusi SPPT PBB 2026 Dimulai, Ini Ada 3 Cara Bayar Pajak Lebih Mudah
0
Jelang May Day, Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
0
Patroli Malam Ditsamapta Polda Banten Intensif, Antisipasi Kejahatan C3 di Kota Serang
0
Limbah Tambang Meluap, Sawah Petani Tambahrejo di Ujung Tanduk
0
Jurnalis Dilarang Meliput Public Expose ABM Investama, EO Diduga Langgar Kebebasan Pers
0
Jakarta Utara Jajaki Kolaborasi TCI Global untuk Perkuat Program Kependudukan
0
AP2 Indonesia Desak KPK RI Usut Tuntas Dugaan Korupsi DAK Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan di Kabupaten Sumba Barat Daya. 
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Jalin Kerjasama, Perindag Lamtim Dan SMSI Lampung Timur
0