Lampung Barat – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menghadiri malam apresiasi dan penganugerahan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Jaga Desa Award 2026 di Jakarta, Minggu (20/04) malam. Kehadiran ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah untuk memperkuat transparansi dan tata kelola desa (pekon), terutama dalam mendukung program Desa.
Program jaga Desa ini diinisiasi oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dan Asosiasi Badan permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas).
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin mengatakan, program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) merupakan wujud komitmen Kejaksaan RI dalam mengawal pemerintahan desa agar terhindar dari segala bentuk penyimpangan hukum.
“Program ini merupakan suatu wujud nyata dari komitmen kami, Kejaksaan, untuk terus mengawal dan memberikan suatu arahan kepada seluruh pemerintahan yang ada di desa dengan transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan hukum,” kata dia.
Menurut Burhanuddin, pembangunan desa adalah salah satu fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sebagaimana tercantum dalam Asta Cita poin keenam, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
Sementara, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Lampung Barat untuk terus menjalankan program pro desa.
Menurutnya, membangun Lampung Barat tidak bisa dari atas saja. Harus mulai dari desa. Karena itu program di arahkan untuk memperkuat pekon.
Ia juga mengapresiasi pihak Kejaksaan Negeri Lampung Barat yang selama ini sudah menjalin sinergitas dalam mengawal pembangunan di Lampung Barat, baik tingkat Kabupaten maupun Pekon. Menurutnya, pendampingan sejak perencanaan membuat peratin lebih percaya diri dan terhindar dari masalah hukum.
“Jadi dana desa aman, pembangunan jalan, dan masyarakat sejahtera,” kata dia.
Parosil Mabsus mengajak peratin (kepala Desa) dan masyarakat ikut mengawal program desa agar berjalan tepat sasaran.
Dengan program pro desa yang konsisten, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menargetkan pada 2027 pekon berstatus Pekon Mandiri akan terus bertambah.