BSKDN Menggelar Diskusi Publik Pemanfaatan Sampah Sebagai Energi Alternatif 

Penulis :

Lucky suryani

Jakarta, Traznews. Com Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) menggelar diskusi bertajuk Waste to Energy (Studi Kasus Pelayanan Pengelolaan Sampah sebagai Energi Alternatif) pada Selasa, 29 Juli 2025 di Kantor BSKDN, Kramat Raya, Jakarta. Acara ini dihadiri sejumlah pejabat Bupati dan Walikota.

 

Keynote speaker, Kepala BSKDN Kemendagri Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd dan Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik T.R. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si. Turut hadir pula Dr. Apep Fajar Kurniawan, Staf Khusus Mendagri Bidang Politik, serta perwakilan daerah seperti Bupati Aceh Selatan H. Mirwan, MS, SE., M.Sos, dan Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balgis Diab, S.Ag., SE., M.M.

 

Usai acara Dr. Yusharto Huntoyungo menyampaikan kepada media pentingnya pengelolaan sampah yang tidak hanya berhenti pada pengumpulan dan pembuangan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai komoditas yang menghasilkan energi alternatif.

 

“Pemerintah daerah akan difasilitasi untuk berinvestasi dalam pengolahan sampah lanjutan. Sampah yang selama ini dianggap masalah justru bisa menjadi komoditas energi yang mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Yusharto.

Bacaan menarik :  Diforum Demokrasi Pasifik Resources, Sejumlah Tokoh Nasional Bicara Ketum Partai Capres 2024

 

Ia menambahkan bahwa pengembangan proyek waste to energy memerlukan beberapa syarat dasar, salah satunya kontinuitas pasokan sampah dengan volume minimal 1.000 ton per hari. Jika pengolahan dilakukan lintas daerah, maka harus ada modifikasi teknologi dan transportasi agar tidak menimbulkan polusi baru.

 

“Lokasi pengolahan idealnya tidak jauh dari kawasan industri atau TPA. Energi yang dihasilkan juga harus disalurkan ke kawasan industri melalui jaringan pipa,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa kerja sama antar daerah bisa menjadi solusi jika volume sampah di satu daerah belum mencukupi. Konsep ini juga dapat menjadi bagian dari strategi ekspor antarwilayah, bukan hanya antarnegara.

 

“Ekspor tidak mesti dari luar negeri. Antardaerah bisa saling menyuplai sampah sebagai bahan baku energi. Namun, semua harus berdasarkan studi kelayakan yang jelas,” tegas Yusharto.

Bacaan menarik :  Kisah Sayyidatul Lutfiah: Rintis Bisnis Ekspor Limbah Ikan Sejak Kuliah, Kini Tembus Pasar Internasional"

 

 

Bupati Aceh Selatan H. Mirwan usai sesi acara diskusi menyampaikan kepada media, bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk mendukung program ini.

 

“Di Aceh Selatan, kami telah menyiapkan anggaran sebesar Rp130 miliar. Kami juga akan merangkul investor, karena saat ini masih banyak TPA yang belum tersedia,” ungkap Mirwan.

 

“Berkaitan dengan untuk pembangunan tempat sampahnya perlu sebuah satuan kuat yang besar atau merangkul investor karena bagian dari lingkaran tersebut akan memperkuat arah sektor pertanian secara utuh pertanian tanaman pangan dan juga ketahanan pangan air dan mineral,” tambahnya

 

 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balgis mengatakan , bahwa daerahnya telah melakukan tindak lanjut terkait pengelolaan sampah, namun belum menjalin kerja sama konkret untuk program energi alternatif.

 

“Pekalongan sudah mulai mengelola sampah dengan lebih baik. Namun, dengan adanya wacana pengolahan sampah menjadi energi, kami melihat ini sebagai peluang percepatan,” katanya.

Bacaan menarik :  Nancy Angela Hendriks ketua Umum gerakan Prabowo 08 Hadiri Tasyukuran Kemenangan Prabowo Gibran 

 

“Saat ini kami belum membentuk tim kerja, tapi ke depan pemerintah kota akan membuat tim khusus untuk menjajaki kolaborasi dan jaringan kerja sama lebih luas,” tambah Balgis.

 

Diskusi ini diharapkan dapat menjadi awal dari kolaborasi strategis lintas sektor dan lintas daerah dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional melalui pendekatan berbasis keberlanjutan.

Bagikan postingan
Munas VI KBPP Polri 2026 : Samsu Rizal Arbi Serukan Soliditas Demi Stabilitas Nasional
0
Ketua KBPP Polri Sumsel M. Yansuri: Munas VI Pertegas KBPP Sebagai Mediator Polri  Dan Masyarakat
0
Anna Susanti KBPP Polri Sultra: Munas VI Harus Lahirkan Ketum Solid Jaga Kekompakan Organisasi
0
Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Cepat dan Profesional, Pemohon Akui Semakin Nyaman
0
Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pengamanan Dermaga Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Panjang
0
Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak
0
Pihak RSUD KH.Ahmad Hanafiah Berkomitmen Mengevaluasi Tata Letak Ruang Perawatan,Tingkatkan Standar Kebersihan Dan Pelayanan
0
Said Aldi BKPRMI: Puluhan Ribu TKTPA Kini Dapat Bantuan Operasional, Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji
0
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
0
MWC NU Sekincau Gelar Musyawarah Kerja ke 2, Perkuat Kelembagaan untuk Pelayanan Umat.
0
Perayaan HUT KNTI ke-17 2026: Nelayan Tradisional Jakarta Utara Suarakan Perlindungan Wilayah Tangkap
0
Ketum RAMPAS Minta Amien Rais Hentikan Pernyataan yang Dinilai Provokatif, Singgung Dukungan terhadap Program Prabowo
0