Jakarta,Traznews. Com
Dalam suasana penuh kehangatan Idul Fitri, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menggelar acara halal bihalal yang menjadi momentum mempererat persatuan sekaligus memperkuat komitmen dalam pelestarian budaya bangsa.
Dalam sambutannya, Ketua Umum KOWANI, Nannie Hadi Tjahjanto, menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak.
“Kita dapat berkumpul dalam suasana Idul Fitri penuh keberkahan. KOWANI sebagai rumah besar organisasi-organisasi wanita di Indonesia. Kita melalui forum yang mulia ini wanita Indonesia terus berinovasi. KOWANI goes to UNESCO menguatkan nilai budaya Indonesia. KOWANI bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan, mempunyai misi kebangsaan dan kebudayaan bangsa Indonesia. Kita wajib memvalidasi budaya Indonesia menjadi warisan bangsa. Saya mengajak semua elemen bangsa untuk bersama bergerak menguatkan budaya Indonesia. Kita harus menjaga sejarah bangsa Indonesia. Acara halal bihalal ini memperkuat sinergi, menyatukan langkah kebangsaan dan persatuan bangsa,” tuturnya.
Sebelumnya, pada 31 Maret 2026, KOWANI juga telah merilis tahapan program strategis dalam upaya membawa budaya Indonesia ke panggung dunia. Program tersebut dirancang secara bertahap, dimulai dengan target penetapan sebagai Memori Kolektif Bangsa melalui Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) pada tahun 2026.
Selanjutnya, pengajuan resmi ke UNESCO direncanakan pada tahun 2027, dengan target memperoleh pengakuan dunia pada 2028, bertepatan dengan peringatan 100 tahun KOWANI.
Dalam upaya tersebut, KOWANI mengajak seluruh elemen bangsa untuk turut berpartisipasi aktif, mulai dari organisasi perempuan, pemerintah pusat dan daerah, akademisi, peneliti, generasi muda, media, hingga masyarakat luas.
“Perempuan bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi penentu arah peradaban. Melalui langkah ini, Indonesia hadir bukan hanya sebagai bangsa, tetapi sebagai kekuatan peradaban dunia,” tutup Ketua Umum KOWANI.