Ahmad Rofiq Deklarasikan Partai Gema Bangsa, Tekankan Kemandirian dan Desentralisasi Politik

Penulis :

Lucky suryani

JAKARTA —  Traznews. Com Ketua Umum sekaligus pendiri Partai Gema Bangsa dengan slogan Partai “Mandiri di Negeri Sendiri”, Ahmad Rofiq secara resmi mendeklarasikan berdirinya Partai Gema Bangsa dalam acara yang digelar di Plenary Hall Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (17/1/2026).

 

Dalam pidatonya, Ahmad Rofiq menegaskan bahwa Partai Gema Bangsa bukanlah milik segelintir elit, melainkan milik seluruh kader dan pengurus yang bekerja hingga ke tingkat desa.

 

“Hari ini bukan sekadar sebuah partai politik. Hari ini adalah pernyataan tekad, hari ini adalah suara hati, hari ini adalah gema perubahan. Partai Gema Bangsa bukan milik saya, bukan milik siapa-siapa. Pemilik sesungguhnya Partai Gema Bangsa adalah mereka yang ada di belakang saya, para ketua DPW, DPD, DPC, hingga ke ujung desa. Merekalah pemilik partai dalam konteks yang sesungguhnya,” ujar Ahmad Rofiq.

 

Ia juga menekankan pentingnya meninggalkan pola kepemimpinan yang sentralistik dan memberi ruang lebih besar bagi daerah untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

 

“Sudah harus mulai kita tinggalkan sentralistik. Sudah waktunya yang di bawah berbicara untuk kemajuan bangsa ini,” lanjutnya.

 

Ahmad Rofiq menyampaikan rasa syukur atas dideklarasikannya Partai Gema Bangsa sebagai partai yang mengusung semangat kemandirian nasional.

 

“Dengan mengucap rasa syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini kita mendeklarasikan Partai Gema Bangsa, partai gerakan mandiri bangsa,” katanya.

Bacaan menarik :  BRI Region 7/Jakarta 2 Dukung Forum Economic & Manufacturing Outlook 2026

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kelahiran Partai Gema Bangsa bukan didorong oleh ambisi kekuasaan kelompok tertentu, melainkan berangkat dari kegelisahan dan keprihatinan terhadap kondisi bangsa.

 

“Kawan-kawan sebangsa dan setanah air, Partai Gema Bangsa lahir bukan dari ambisi segelintir elit, bukan pula dari kepentingan jangka pendek. Partai ini lahir dari kegelisahan, dari keprihatinan, dan dari harapan besar akan Indonesia yang berdaulat, Indonesia yang lebih adil, dan Indonesia yang lebih bermartabat,” ucapnya.

 

Ahmad Rofiq menilai Indonesia sebagai bangsa besar yang belum sepenuhnya mampu mengelola potensinya untuk kesejahteraan rakyat secara merata.

 

“Kita menyadari satu hal penting, bangsa ini sangat besar, tetapi potensi besarnya belum sepenuhnya menjadi kekuatan nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Sumber daya alam ada, namun keuntungannya masih dinikmati segelintir orang, bahkan uang rakyat Indonesia mengalir ke luar negeri,” tuturnya.

 

Ia menekankan bahwa meski Indonesia kuat secara budaya dan demokrasi prosedural telah berjalan, kedaulatan sejati belum sepenuhnya terwujud. Karena itu, Partai Gema Bangsa hadir membawa visi besar kemandirian bangsa, desentralisasi politik, serta perhatian khusus terhadap Indonesia Timur.

 

“Kemandirian adalah kunci pertama perjuangan kita. Kemandirian bukan sekadar menutup diri dari dunia, tetapi berdiri tegak, tidak mudah bergantung, dan mampu menentukan arah bangsa dengan kekuatan sendiri,” kata Ahmad Rofiq.

Bacaan menarik :  Natal Nasional 2025 Dihadiri Presiden dan Wakil Presiden.Vanda Hutagalung : Momen yang Spesial dan Berdampak

 

Menurutnya, kemandirian ekonomi harus diwujudkan melalui keberpihakan kepada rakyat, khususnya petani, nelayan, dan pelaku UMKM.

 

“Petani harus berdaulat atas tanah dan hasil panennya. Selamanya petani tidak boleh hanya menjadi buruh harian. Mereka harus memiliki tanah. Dengan adanya bank tanah, kedaulatan pangan bisa diwujudkan,” ujarnya.

 

Ia juga menyoroti kondisi nelayan yang masih tertinggal dari sisi teknologi.

 

“Kita tahu nelayan sering pulang melaut tanpa hasil karena keterbatasan teknologi. Sudah waktunya negara memikirkan nelayan agar mereka berdaulat atas laut dan hasil tangkapannya,” lanjutnya.

 

Ahmad Rofiq meyakini bahwa jika sektor pertanian dan kelautan dirawat dengan baik, Indonesia tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan sendiri, tetapi juga menghidupi dunia.

 

Selain kemandirian ekonomi, ia menekankan pentingnya kemandirian politik dan budaya.

 

“Kemandirian politik berarti keputusan penting bangsa ini harus berpihak pada kepentingan rakyat, bukan pada tekanan oligarki, bukan kepentingan asing, dan bukan transaksi kekuasaan. Kemandirian budaya berarti kita bangga menjadi Indonesia, bangga pada nilai gotong royong, keadilan sosial, dan kemanusiaan yang beradab,” tegasnya.

 

Sebagai bentuk komitmen terhadap masa depan generasi muda dan lingkungan, Ahmad Rofiq menginstruksikan seluruh kader dan simpatisan Partai Gema Bangsa untuk menanam satu pohon di setiap rumah.

Bacaan menarik :  Nona Hana Diamond Master Atomy Indonesia Centre Perkenalkan Teknologi Korea Temui Korwil MGG Jember Catur Teguh Wiyono

 

“Atas nama Dewan Pimpinan Pusat Partai Gema Bangsa, kami menginstruksikan kepada seluruh pimpinan, anggota, dan simpatisan untuk menanam satu pohon di setiap rumah. Ini demi masa depan generasi muda dan anak-anak cucu kita,” ujarnya.

 

Ia menutup pidatonya dengan menegaskan bahwa visi besar kedua Partai Gema Bangsa adalah desentralisasi politik kepartaian sebagai syarat utama terwujudnya demokrasi yang sehat dan terbuka.

 

“Bagaimana kita bisa menjalankan demokrasi dengan baik jika partai politik masih feodalistik dan anti-kritik? Bagi Partai Gema Bangsa, desentralisasi politik adalah kebutuhan yang tidak bisa dihindari demi demokrasi yang egaliter, terbuka, dan demokratis,” pungkasnya.

Bagikan postingan
Bupati Ela: Program Koperasi Merah Putih Menjadi Langkah Strategis Dalam Memperkuat Fondasi Ekonomi Nasional
0
Kapolri Ungkap Polri Sudah Miliki 1.376 SPPG, Dukung Program MBG
0
Ketua JMI Kota Metro Andy Gunawan, S.H Apresiasi Kapolda Lampung Instruksikan Tembak Ditempat Pelaku Begal
0
Kapolda Lampung Perintahkan Jajaran Tembak di Tempat Para Pelaku Begal dan Curanmor
0
Ulil Presisi, Curi Perhatian di Panen Raya Ketahanan Pangan Polri di Indramayu.
0
Ganjar Apresiasi Rapimnas DPP BKPRMI, Program Terobosan Dinilai Berdampak  Sampai Daerah
0
Ketum KBPP Polri Ajak Organisasi Tetap Solid Hadapi Tantangan Digital dan Kebangsaan.
0
Munas VI KBPP Polri 2026 : Syamsu Rizal Arbi Serukan Soliditas Demi Stabilitas Nasional
0
Ketua KBPP Polri Sumsel M. Yansuri: Munas VI Pertegas KBPP Sebagai Mediator Polri  Dan Masyarakat
0
Anna Susanti KBPP Polri Sultra: Munas VI Harus Lahirkan Ketum Solid Jaga Kekompakan Organisasi
0
Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Cepat dan Profesional, Pemohon Akui Semakin Nyaman
0
Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pengamanan Dermaga Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Panjang
0