Tiga Pelaku Curat Diringkus Ditreskrimum Polda Banten

Penulis :

Lucky suryani

Serang – Traznews. ComPolda Banten melalui Ditreskrimum Polda Banten berhasil meringkus tiga orang pelaku berinisial AS (63), TA (61), dan TK (52) terkait Tindak Pidana Curat R4 Pick Up. 

 

Saat dikonfirmasi, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan kronologi kejadian tersebut. “Berdasarkan informasi dari masyarakat serta Laporan Pengaduan tanggal 6 Maret dan Laporan Polisi 26 Maret Tahun 2026. Peristiwa pencurian terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 13.00 WIB di area parkir Masjid Kampung Cilaku, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Saat itu, Korban AD (63), usai melaksanakan ibadah Sholat Jumat, kembali menuju tempat parkir untuk mengambil kendaraannya. Namun setibanya di lokasi, kendaraan R4 miliknya sudah tidak berada di tempat, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian,” ujarnya.

Bacaan menarik :  Polsek Sekincau Giat Rakor Persiapan HUT Pramuka ke 61.

 

“Setelah menerima laporan, Tim Resmob Subdit Jatanras Polda Banten melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil meringkus ketiga pelaku pada Jumat hingga Sabtu, 27–28 Maret 2026 di depan Rumah Sakit Misi Lebak, Kabupaten Lebak. Adapun tiga pelaku yang diamankan yakni AS, TA yang merupakan residivis kasus curanmor, serta TK (52),” lanjut Kabidhumas Polda Banten.

 

 

Peran pelaku dalam melancarkan aksinya

• Tersangka AS berperan sebagai penggambar dan pemantau situasi di lokasi kejadian serta penyedia alat berupa kunci T dan mata kunci.

• Tersangka TA berperan sebagai sopir kendaraan yang digunakan sebagai sarana kejahatan

• Tersangka TK bertindak sebagai eksekutor di lapangan.

Bacaan menarik :  Pererat Silahturahmi, Keluarga Besar Lanal Lhokseumawe Buka Puasa Bersama

 

Adapun barang bukti yang berhasil di sita

• 1 unit kendaraan R4 Toyota Kijang

• Kunci Kontak Kendaraan.

• 1 unit kendaraan R4 Suzuki Carry 1.5 Pick up hasil kejahatan.

• 1 buah kunci T.

• 2 buah mata kunci T.

• 1 buah magnet.

• 3 buah dompet.

• 1 unit Handphone merek Itel.

 

Kombes Pol Maruli menyebutkan pasal yang di kenakan kepada kedua tersangka. “Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun,” katanya.

 

Polda Banten mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas melalui Call Center 110. (Bidhumas).

Bacaan menarik :  Polda Metro Jaya Bongkar Uang Palsu di Bogor, 12.191 Lembar Disita
Bagikan postingan
Informatie over https://bet365s-nl.nl voor een scherpere blik op kansspelen en sportweddenschappen
0
Rozważne strategie obstawiania z bass-bet.org.pl dla entuzjastów sportowych zakładów
0
Spannende Kombinationen und towerrushslots.de für maximalen Gewinn im Spiel
0
Genuine progress with luckyhillss-au.net unlocks future financial stability and growth
0
Innovatieve strategieën voor groei met https://betsixtysnl.nl en effectieve online marketing
0
Tepati Janji Sejak Ramadan 2026, Bupati Parosil Serahkan Hibah Rp70 Juta untuk Masjid Babussalam Mutar Alam
0
DUGAAN KKN & SALAH SASARAN – Heri: Dana Tali Asih Disalurkan ke Orang Luar, Mabes Polri, KPK, Kejagung & Komnas HAM Diminta Usut Tuntas!
0
Polres Lampung Barat Gelar Akselerasi Green Policing di Pekon Kembahang
0
Dugaan Pelanggaran SOP  Dan Pengaburan Fakta Oleh Oknum Polsek Kelapa Dua: Pihak Keluarga Pertanyakan Kejanggalan Penangkapan dan Dokumen Hukum Sdr. Francois
0
Bupati Ela: 227 Ponpes di Lampung Timur Pilar Lahirkan Generasi Berilmu, Berakhlak, Dan Cinta NKRI
0
Seminar Ekonomi Pesisir di Lampung Timur, Kemenkop Dan Bupati Ela Sepakat Perkuat Koperasi Nelayan
0
.Jangan Salah Salurkan! Ahmad Yudan Baya ke PT NPR: Pastikan Penerima Punya Hak Hukum, Bukan Sekadar Nama!
0