Resmi Ditutup, Indonesia Sukses Gelar World Water Forum ke-10

Penulis :

Lucky sun

Bali ,traznews.com Indonesia telah sukses menyelenggarakan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali dengan aman dan lancar. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menilai kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah WWF ke-10 tersebut karena adanya kolaborasi yang baik dari berbagai pihak.

 

“Saya sangat menyanjung bagaimana kolaborasi semua pihak dari Indonesia, termasuk dari WWC (World Water Council) dan seluruh stafnya untuk menyukseskan acara ini,” kata Basuki Jumat (24/1).

 

Menteri PUPR juga mengatakan keberhasilan ini mengindikasikan secara jelas bahwa Indonesia memiliki visi dan komitmen untuk memecahkan sejumlah permasalahan khususnya dalam pengelolaan air secara global.

 

“Forum ini mampu menyatukan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, NGO (Non Government Organisation), akademisi dan lain sebagainya termasuk pemuda untuk berpartisipasi bersama membahas isu air dunia.,” ujar Basuki.

Bacaan menarik :  DUKUNG PENYUSUNAN RUU PROVINSI  KANWIL KEMENKUMHAM BALI HADIR DALAM PENJELASAN RUU TENTANG PROVINSI BALI 

 

Sementara itu, Presiden World Water Council, Loic Fauchon menyampaikan pelaksanaan WWF ke-10 di Bali membawa dampak positif yang sangat besar bagi tata kelola air dunia.

 

“Kita semua akan kembali ke rumah dengan membawa sesuatu yang sangat positif, mulai dari ekonomi, lingkungan, kesehatan, pangan, politik dan juga diplomasi serta komitmen dan solusi,” kata Loic.

 

Loic juga mengucapkan terima kasih kepada Indonesia atas pelaksanaan WWF ke-10 di Bali berjalan dengan aman dan sukses.

 

“Teman-teman Indonesia terima kasih telah mempersiapkan forum ini dengan baik dan penuh keramahan, terima kasih,” ujar Loic.

 

Kemudian Wakil Presiden World Water Council, Eric Tardieu mengapresiasi pelaksanaan WWF ke-10 berjalan dengan sukses dan Indonesia mampu mendorong kebijakan dalam tata kelola air secara global.

Bacaan menarik :  Respon Cepat Wartawan, Perintah Irwasum Kepada Seluruh Kapolda Dan Kapolres,Jangan Timbang Pilih

 

“Pelaksanaan WWF ini oleh Indonesia sangat efektif untuk mendorong seluruh kebijakan mengenai tata kelola air,” kata Eric.

 

Kemudian Eric juga mengagumi kekayaan alam dan budaya yang ada di Indonesia, karena Indonesia mampu menjaga semuanya secara bersama-sama atau lebih dikenal dengan gotong royong.

 

“Seluruh kekayaan alam di Bali selama ini, termasuk nilai Indonesia, yakni gotong royong sangat kami hargai, karena gotong royong berarti kebersamaan dan gotong royong membawa berkah,” ujar Eric.

 

***

Bagikan postingan
Strategic Gameplay and Aviator Risks for Maximum Online Casino Rewards
0
Stinné příběhy Tim Burtona v Praze s https://timburtonpraha.cz a jedinečným uměním temnoty
0
Essential strategies for maximizing profits with Aviator and minimizing risk
0
Polsek Sekincau Gelar Jumling di Masjid Baitul Hikmah Sunjaya, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat.
0
0
0
0
0
Aksi Hari Santri di Gedung KPK RI: KPK NU Gelar Istighosah Kubro Desak Tangkap Nusron Wahid dan Batalkan Keputusan AHWA Muktamar NU Tambakberas
0
“Berani Menjaga KEBENARAN, Berani Menjaga dan Mengawal MARTABAT   Aksi Unjuk Rasa dengan Istigotsah Kubro bersama Kyai Kampung Dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional dan Mendukung Penegakan Hukum terutama Penberantasan Koruptor dan Penyelamatan Marwah NU Menuntut Pembatalan Keputusan AHWA dan Penindakan Politik Uang atau Risywah di Muktamar NU Ke-35 di Tambakberas Jombang  JAKARTA – Aliansi Warga Nahdliyin yang tergabung dalam KPK NU (Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama) menggelar Aksi Unjuk Rasa di depan Gedung KPK RI, Kuningan dengan istigotsah Kubro bersama Kyai Kampung Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Oktober 2026.  Dengan melaksanakan Istigotsah bersama Kyai Kampung KPK NU untuk Mendukung KPK RI, Aksi ini diikuti oleh sekitar 250 Warga NU yang tergabung dalam KPK NU, yang bergerak dari titik kumpul Aksi Istigotsah bersama Kyai Kampung digelar sebagai Bentuk dukungan Penuh KPK NU terhadap KPK RI untuk segera Menjemput Paksa sesuai Perintah Undang-Undang, karena Nusron sudah tidak kopratif dan tidak menghargai Penegak hukum.  KPK NU Meminta agar KPK RI segera menetapkan status tersangka untuk Nusron Purnomo Dalam Kasus Korupsi dilingkungan kementrian ATR/BPN, KPK NU Juga melihat Nusron Purnomo di duga kuat uang hasil korupsinya digunakan praktik politik/ Risywah, hal ini tentu merupakan bentuk pelanggaran moral yang sangat mencedrai terhadap Marwah Kyai-Kyai Sepuh di NU yang Punya Otoritas tertinggi di Organisasi NU yang sangat berdampak menciderai keabsahan proses Muktamar NU di Tambakberas, Jombang.  Muktamarin yang tanpa rasa malu menenteng tas berisi gepokan uang tunai telah menjadi saksi bisu betapa murahnya sebuah amanah di mata mereka.  Transaksi pengkondisian suara dan penyerahan uang risywah tidak I gi dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan bahkan sangat keterlaluan dan tidal punya rasa malu mlakukan transaksi Money Politik/Risywah di Rumah Perjuangan Ndalem Pusaka Mbh Wahab Chasbullah sebagai Sang Pendiri, Penggerak dan Insiator Berdirinya NU,Ketika uang haram dan anasir-anasir jahat menentukan arah kepemimpinan, maka yang tersisa hanyalah kepalsuan dan pengkhianatan terhadap kepercayaan Umat.  Akankah kita terus diam melihat kesucian organisasi dihancurkan dan Otoritas tertingi Kyai-Kyai Sepuh di NU di injak-injak oleh para oknum anasir- anasir jahat yang hanya mengejar Kekuasaan..?Waktunya rakyat dan jamaah membuka mata: Praktek Money Politik/risywah di Tambak Beras adalah fakta, dan perlawanan terhadap kebusukan ini harus dimulai sekarang, kapan lagi kalau tidak sekarang dan siapa lagi kalau bukan kita…!  Tuntutan Utama Aksi  Melalui aksi ini, KPK NU menyampaikan poin-poin tuntutan resmi sebagai berikut:  1. Tangkap dan Adili Pelaku Politik Uang: Meminta aparat penegak hukum (KPK RI) untuk segera menangkap dan mengadili pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pembagian uang hasil korupsi pada Muktamar NU, termasuk dugaan keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang dinilai mencederai marwah organisasi.  2. Tangkap dan Adili Gus Iful dan Juri Ardiantoro yang di duga kuat bekerjasama dengan Nusron sebagai trio Anasir jahat dalam merusak Marwah Kyai dan Marwah Institusi NU di Muktamar Ke-35 di Tambakberas Jombang.  3. Batalkan Keputusan AHWA: Menuntut pembatalan keputusan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yang menetapkan Rois Aam KH. Miftachul Akhyar sebagai Rois Aam terpilih, karena dinilai cacat moral dan batal demi hukum (Melanggar Konsitusi AD/ART NU)  4.Gelar Rapat Ulang AHWA: Mendesak dilaksanakannya rapat ulang AHWA secara transparan dan berintegritas di Rumah Pusaka Mbah Wahab Chasbullah, Tambakberas, Jombang dengan terlebih dahulu mengganti Angggota AHWA (Ahlul Hali Wal Aqdi) yang sudah jelas-jelas menerima Money Politik/Risywah dengan Anggota AHWA suara terbanyak Berikutnya.  Koordinator Aksi:Muhamad Sholihin.  Sekretariat. Graha KPK NU Lantai 2, BTN Lama JI. Anggar No. 40, Kelurahan Karanganyar, Kec.  Indramayu, Kab. Indramayu, Jawa Barat
0
Essential components impacting Riverspin performance for optimized fly fishing results
0
Spannende Gewinnchancen und JackpotWorldSlotgame im dynamischen Casino-Universum
0