F1QR Lanal Bintan Amankan Pekerja Migran Indonesia Nonprosedural Dari Malaysia Tujuan Batam dan Bintan

Penulis :

Lucky sun

TNI AL, Bintan, traznewws.com  F1QR Lanal Bintan amankan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Nonprosedural dari Malaysia Tujuan Indonesia (Batam dan Bintan) dengan menggunakan sarana High Speed Craft (HSC) Selat Riau Perairan Pertamina Tanjung Uban, Selasa (26/03/2024).

 

Komandan Lanal Bintan Letkol Laut Eko Agus Susanto, S.E., M.M., saat Press Release mengatakan bahwa sebelumnya kami menerima informasi intelijen bahwa akan ada High Speed Craft (HSC) membawa Pekerja Migran Indonesia (PMI) Nonprosedural dari Malaysia masuk ke wilayah Indonesia dengan tujuan Batam atau Bintan. Selanjutnya Tim F1QR Lanal Bintan dibagi menjadi 3 Tim, untuk Tim 1 melaksanakan penyekatan di Perairan OPL/Jalur 1 Indonesia-Malaysia, Tim 2 melaksanakan penyekatan di Perairan Kabil dan Tim 3 sebagai Tim penyekat di darat.

Bacaan menarik :  ASOPS DANKORMAR MEMASTIKAN KESIAPAN LATMA M2MC TORCHLIGHT DAN KERIS MAREX TAHUN 2023

 

Kemudian, Tim 1 memonitor adanya objek bergerak dari Malaysia masuk menuju Batam, selanjutnya Tim 1 melaksanakan pengejaran, Tim 1 mencoba kontak dengan High Speed Craft meminta berhenti namun pelaku menambah kecepatan untuk melarikan diri, selanjutnya Tim 1 melaksanakan pengejaran dan memberikan isyarat tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali. Mendengar suara tembakan pelaku langsung belok kiri menuju Pantai Pertamina Tanjung Uban, namun Tim 1 berhenti dikarenakan pelaku menuju kedangkalan dan situasi air sedang surut.

 

Selanjutnya High Speed Craft (HSC) pelaku dikandaskan dibelakang Perairan pertamina Tanjung Uban kemudian pelaku dan PMI berhamburan untuk melarikan diri ke hutan Kawasan Pertamina Tanjung Uban, selanjutnya Tim F1QR turun ke laut yang sudah dangkal untuk melaksanakan pemeriksaan High Speed Craft (HSC) dan segera menginfokan ke Tim 3 (Tim Darat) untuk melaksanakan pengejaran ke hutan Kawasan pertamina.

Bacaan menarik :  Scanguard Review -- Key Features and Benefits and drawbacks of Scanguard

 

Dari hasil penyisiran Tim 3 (Tim Darat) berhasil menemukan beberapa orang PMI Non prosedural di pantai dan lari ke Komplek Pertamina, setelah dilaksanakan pengejaran, diperoleh 10 orang ditemukan di Kawasan Pertamina, 4 orang ditemukan di Pantai Sungai Lepah dan 14 orang ditemukan di Hutan Pertamina dan selanjutnya para PMI Nonprosedural tersebut beserta barang bawaan di bawa ke Mako Lanal Bintan serta High Speed Craft (HSC) pelaku di bawa menuju Pos Binpotmar Mentigi. Selesai pelaksanaan Press Release seluruh PMI Nonproedural diserahkan kepada BP3MI Kepri.

 

(Pen Lanal Bintan)

Bagikan postingan
Remaja Asal Way Tenong Pergi Meninggalkan Rumah, Keluarga Berharap Segera di Ketemukan.
0
Distribusi SPPT PBB 2026 Dimulai, Ini Ada 3 Cara Bayar Pajak Lebih Mudah
0
Jelang May Day, Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
0
Patroli Malam Ditsamapta Polda Banten Intensif, Antisipasi Kejahatan C3 di Kota Serang
0
Limbah Tambang Meluap, Sawah Petani Tambahrejo di Ujung Tanduk
0
Jurnalis Dilarang Meliput Public Expose ABM Investama, EO Diduga Langgar Kebebasan Pers
0
Jakarta Utara Jajaki Kolaborasi TCI Global untuk Perkuat Program Kependudukan
0
AP2 Indonesia Desak KPK RI Usut Tuntas Dugaan Korupsi DAK Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan di Kabupaten Sumba Barat Daya. 
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Jalin Kerjasama, Perindag Lamtim Dan SMSI Lampung Timur
0
Jelang Musorkab, Calon Ketua KONI Lambar Gelar Pertemuan dengan Pengurus dan Pengcab.
0