Sorotan Tajam: DKI Jakarta Gagal Kelola Sampah, DPRD Desak Pembentukan Pansus

Penulis :

Lucky suryani

JAKARTA –  Traznews. Com DKI Jakarta kembali menghadapi sorotan tajam terkait buruknya tata kelola sampah oleh Anggota DPRD Fraksi PSI Bun Joi Phiau, di kantor DPRD Jakarta, dini hari, Rabu (4/3/2026).

 

Berbagai persoalan mulai dari tumpukan sampah di TPS, lemahnya pengawasan operasional, hingga polemik fasilitas pengolahan seperti RDF Rorotan, menjadi indikator bahwa sistem pengelolaan sampah ibu kota belum berjalan optimal. Kata Bun Joi.

 

Di sejumlah titik, Tempat Penampungan Sementara (TPS) kerap meluber hingga ke badan jalan. Kondisi ini bukan hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap, potensi penyakit, dan kemacetan. Persoalan klasik seperti keterlambatan pengangkutan, minimnya armada, hingga lemahnya pengawasan dinilai terus berulang tanpa solusi sistemik.

Bacaan menarik :  Lantamal XII Pontianak Gelar Nonton Bareng Pagelaran Wayang Orang "Pandawa Boyong" Bersama Forkopimda Provinsi Kalbar*

 

Sorotan juga mengarah pada fasilitas Refuse Derived Fuel Rorotan yang digadang-gadang sebagai solusi modern pengolahan sampah. Namun dalam praktiknya, operasional RDF Rorotan justru menuai keluhan warga sekitar akibat bau menyengat dan dugaan ketidaksiapan sistem pengelolaan. Alih-alih menjadi model pengolahan berbasis teknologi, fasilitas tersebut dinilai belum mampu menjawab persoalan mendasar tata kelola sampah Jakarta.

 

Menurut Bun, upaya pengurangan dan pengolahan sampah di dalam kota belum berjalan efektif. Kondisi ini memunculkan desakan kuat agar DPRD membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah. Pansus dinilai penting untuk melakukan audit menyeluruh terhadap kebijakan, perencanaan anggaran, hingga pelaksanaan proyek-proyek pengolahan sampah, termasuk RDF dan program-program daur ulang.

Bacaan menarik :  Pernyataan Resmi Duta Besar Iran Soroti Serangan Israel dan Apresiasi Sikap Pemerintah Indonesia

 

Menurut bun joi phiau

“Masalah sampah di Jakarta bukan sekadar persoalan teknis, tetapi persoalan tata kelola dan keseriusan pemerintah daerah. Jika fasilitas sudah dibangun dengan anggaran besar namun masih menimbulkan masalah, maka harus ada evaluasi menyeluruh. DPRD perlu membentuk Pansus agar pengawasan lebih fokus dan mendalam,” ujar bun joi phiau anggota dprd fraksi psi.

 

Pembentukan Pansus diharapkan dapat:

Mengevaluasi efektivitas proyek RDF dan fasilitas pengolahan lainnya.

Mengkaji transparansi penggunaan anggaran pengelolaan sampah.

Menelusuri potensi kelalaian atau pemborosan.

 

 

Merumuskan rekomendasi kebijakan jangka pendek dan panjang. Tanpa langkah tegas dan terukur, persoalan sampah dikhawatirkan akan terus menjadi bom waktu ekologis dan sosial bagi Jakarta. Momentum ini dinilai tepat bagi DPRD untuk mengambil peran lebih kuat dalam fungsi pengawasan, demi memastikan pengelolaan sampah ibu kota berjalan efektif, transparan, dan berpihak pada kepentingan warga. Tutup

Bacaan menarik :  Pekon Pampangan Gelar Pengajian Sekaligus Galang Dana Buat Pengobatan Purnomo.
Bagikan postingan
Remaja Asal Way Tenong Pergi Meninggalkan Rumah, Keluarga Berharap Segera di Ketemukan.
0
Distribusi SPPT PBB 2026 Dimulai, Ini Ada 3 Cara Bayar Pajak Lebih Mudah
0
Jelang May Day, Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
0
Patroli Malam Ditsamapta Polda Banten Intensif, Antisipasi Kejahatan C3 di Kota Serang
0
Limbah Tambang Meluap, Sawah Petani Tambahrejo di Ujung Tanduk
0
Jurnalis Dilarang Meliput Public Expose ABM Investama, EO Diduga Langgar Kebebasan Pers
0
Jakarta Utara Jajaki Kolaborasi TCI Global untuk Perkuat Program Kependudukan
0
AP2 Indonesia Desak KPK RI Usut Tuntas Dugaan Korupsi DAK Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan di Kabupaten Sumba Barat Daya. 
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Jalin Kerjasama, Perindag Lamtim Dan SMSI Lampung Timur
0
Jelang Musorkab, Calon Ketua KONI Lambar Gelar Pertemuan dengan Pengurus dan Pengcab.
0