Balikpapan, Traznews. Com Seorang warga Balikpapan Utara, Nurul (40), mengalami musibah setelah ditipu oleh teman dekatnya sendiri yang telah ia anggap seperti saudara. Akibat kejadian tersebut, Nurul mengalami kerugian hingga mencapai Rp40 juta rupiah.
Nurul, yang tinggal di Perumahan Pelangi Metro Residence Blok F No. 5 RT 77, Kelurahan Batu Ampar, menceritakan kronologi kejadian kepada Media Chakra News.my.id , Senin (20/10/2025) melalui pesan WhatsApp. Ia mengungkapkan bahwa awal mula perkenalannya dengan pelaku berinisial NFS terjadi secara tidak sengaja di suatu tempat.
“Awalnya NFS meminta pertolongan kepada saya untuk menampung seseorang bernama HFS yang katanya terlantar dan sedang mencari pekerjaan. NFS juga mengaku sebagai orang berada, anak orang kaya, dan sempat membawa bayinya. Saya terharu mendengar ceritanya karena ia tampak kesusahan mencari tempat tinggal, jadi saya bantu dan izinkan tinggal bersama saya,” ungkap Nurul
Seiring waktu, hubungan keduanya semakin dekat. Nurul menganggap NFS seperti keluarga sendiri. NFS, seorang perempuan berusia sekitar 35 tahun, tinggal bersama Nurul selama beberapa bulan. Namun, selama tinggal bersama, mulai muncul berbagai kejanggalan.
“Dia sering meminjam uang, bahkan juga meminjam motor saya untuk keperluan sehari-hari,” kata Nurul.
Hingga akhirnya, setelah lebih dari lima bulan, NFS meninggalkan rumah dengan alasan bekerja di Banjarmasin. Sejak saat itu, ia tidak pernah lagi memberi kabar dan sulit dihubungi. Nurul pun mulai menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan.
Adapun kerugian yang dialami Nurul meliputi uang tunai sebesar Rp25 juta yang dipinjam oleh NFS, serta sepeda motor Yamaha Genio miliknya yang digadaikan oleh NFS senilai Rp7 juta, padahal harga beli motor tersebut sekitar Rp15 juta. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp40 juta.
Nurul berharap NFS segera bertanggung jawab dan mengembalikan seluruh kerugian yang telah ditimbulkan.
“Saya berharap NFS segera menyelesaikan pinjaman dan mengembalikannya dalam waktu 1×24 jam sebelum saya menempuh jalur hukum. Jika tidak segera diselesaikan, saya akan melapor ke pihak berwajib,” tegasnya