Wakapolres pesisir barat bersama PJU dan Polsek jajaran melaksanakan safari subuh

Penulis :

PesisirBarat-Safari Subuh selain untuk memupuk keimanan dan ketaqwaan personil POlRI juga merupakan salah satu sarana mempererat tali silaturahmi guna mempertebal kedekatan,keakraban dan menjalin komunikasi yang baik antara Polri dengan seluruh lapisan masyarakat.

Dalam hal ini, Wakapolres Pesisir Barat ,Polda Lampung KOMPOL RAFLI YUSUF NUGRAHA, S.H, S.IK, M.I.P bersama PJU Polres pesisir Barat serta Polsek jajaran menggelar safari subuh di Masjid Baiturrahim kec. Pesisir Tengah dan Polsek jajaran di masjid wilayah hukumnya Masing masing untuk menunaikan Sholat Subuh berjamaah dengan masyarakat. Senin (20/2/23).

Selain itu, Wakapolres juga turut memberikan pesan dan imbauan Kamtibmas agar turut serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan masing-masing,” ungkap RAFLY

Bacaan menarik :  Kapolsek Sekincau AKP.Sahril Paison S.H.,M.H.,Hadiri Safari Ramadhan Perdana Pemkab Lambar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama ini, khususnya diwilkum Polres Pesisir Barat, akan tetapi dengan kondisi aman saat ini kita jangan terlena dan tetap waspada, bagi jamaah yg ke masjid menggunakan kendaraan, pada saat parkir tetap terkunci stang dan ada tambahan kunci pengaman”ujarnya.

Lanjut Wakapolres, karna dalam kejahatan itu mengenal teori balon, yang mana apabila balon itu di tekan maka anginnya akan mencari/pindah ke ruang kosong, begitupun pelaku kejahatan dsni kita kenceng melakukan Preventif maka pelaku akan mencari wilayah yg kurang waspada dengan keamanan, lanjut Waka untuk bersama mengajak masyarakat jamaah sholat subuh bersama sama menjaga memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat (Harkamtibmas)

Bacaan menarik :  Dapur Al Ghani, Pekon Tambak Jaya Siap Manjakan Para Pecinta Kuliner .

Lanjut Waka kegiatan ini tentunya menjadi momen bertatap muka dan berdialog langsung dengan masyarakat untuk mengetahui situasi yang saat ini sedang berkembang di lingkungan masyarakat,”tambahnya.

Dan kegiatan ini juga bukan hanya dilaksanakan di wilayah polres pesisir barat dan Polsek jajaran, akan tetapi kegiatan ini dilakukan di seluruh jajaran Polda Lampung guna menciptakan situasi Kamtibmas yang aman terkendali terkhusus wilayah hukum polres pesisir barat sehingga masyarakat dapat melaksanakan kegiatan sehari hari dengan tenang”demikian pungkasnya. (Humas Pesisir Barat)

Bagikan postingan
Strategic Gameplay and Aviator Risks for Maximum Online Casino Rewards
0
Stinné příběhy Tim Burtona v Praze s https://timburtonpraha.cz a jedinečným uměním temnoty
0
Essential strategies for maximizing profits with Aviator and minimizing risk
0
Polsek Sekincau Gelar Jumling di Masjid Baitul Hikmah Sunjaya, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat.
0
0
0
0
0
Aksi Hari Santri di Gedung KPK RI: KPK NU Gelar Istighosah Kubro Desak Tangkap Nusron Wahid dan Batalkan Keputusan AHWA Muktamar NU Tambakberas
0
“Berani Menjaga KEBENARAN, Berani Menjaga dan Mengawal MARTABAT   Aksi Unjuk Rasa dengan Istigotsah Kubro bersama Kyai Kampung Dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional dan Mendukung Penegakan Hukum terutama Penberantasan Koruptor dan Penyelamatan Marwah NU Menuntut Pembatalan Keputusan AHWA dan Penindakan Politik Uang atau Risywah di Muktamar NU Ke-35 di Tambakberas Jombang  JAKARTA – Aliansi Warga Nahdliyin yang tergabung dalam KPK NU (Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama) menggelar Aksi Unjuk Rasa di depan Gedung KPK RI, Kuningan dengan istigotsah Kubro bersama Kyai Kampung Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Oktober 2026.  Dengan melaksanakan Istigotsah bersama Kyai Kampung KPK NU untuk Mendukung KPK RI, Aksi ini diikuti oleh sekitar 250 Warga NU yang tergabung dalam KPK NU, yang bergerak dari titik kumpul Aksi Istigotsah bersama Kyai Kampung digelar sebagai Bentuk dukungan Penuh KPK NU terhadap KPK RI untuk segera Menjemput Paksa sesuai Perintah Undang-Undang, karena Nusron sudah tidak kopratif dan tidak menghargai Penegak hukum.  KPK NU Meminta agar KPK RI segera menetapkan status tersangka untuk Nusron Purnomo Dalam Kasus Korupsi dilingkungan kementrian ATR/BPN, KPK NU Juga melihat Nusron Purnomo di duga kuat uang hasil korupsinya digunakan praktik politik/ Risywah, hal ini tentu merupakan bentuk pelanggaran moral yang sangat mencedrai terhadap Marwah Kyai-Kyai Sepuh di NU yang Punya Otoritas tertinggi di Organisasi NU yang sangat berdampak menciderai keabsahan proses Muktamar NU di Tambakberas, Jombang.  Muktamarin yang tanpa rasa malu menenteng tas berisi gepokan uang tunai telah menjadi saksi bisu betapa murahnya sebuah amanah di mata mereka.  Transaksi pengkondisian suara dan penyerahan uang risywah tidak I gi dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan bahkan sangat keterlaluan dan tidal punya rasa malu mlakukan transaksi Money Politik/Risywah di Rumah Perjuangan Ndalem Pusaka Mbh Wahab Chasbullah sebagai Sang Pendiri, Penggerak dan Insiator Berdirinya NU,Ketika uang haram dan anasir-anasir jahat menentukan arah kepemimpinan, maka yang tersisa hanyalah kepalsuan dan pengkhianatan terhadap kepercayaan Umat.  Akankah kita terus diam melihat kesucian organisasi dihancurkan dan Otoritas tertingi Kyai-Kyai Sepuh di NU di injak-injak oleh para oknum anasir- anasir jahat yang hanya mengejar Kekuasaan..?Waktunya rakyat dan jamaah membuka mata: Praktek Money Politik/risywah di Tambak Beras adalah fakta, dan perlawanan terhadap kebusukan ini harus dimulai sekarang, kapan lagi kalau tidak sekarang dan siapa lagi kalau bukan kita…!  Tuntutan Utama Aksi  Melalui aksi ini, KPK NU menyampaikan poin-poin tuntutan resmi sebagai berikut:  1. Tangkap dan Adili Pelaku Politik Uang: Meminta aparat penegak hukum (KPK RI) untuk segera menangkap dan mengadili pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pembagian uang hasil korupsi pada Muktamar NU, termasuk dugaan keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang dinilai mencederai marwah organisasi.  2. Tangkap dan Adili Gus Iful dan Juri Ardiantoro yang di duga kuat bekerjasama dengan Nusron sebagai trio Anasir jahat dalam merusak Marwah Kyai dan Marwah Institusi NU di Muktamar Ke-35 di Tambakberas Jombang.  3. Batalkan Keputusan AHWA: Menuntut pembatalan keputusan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yang menetapkan Rois Aam KH. Miftachul Akhyar sebagai Rois Aam terpilih, karena dinilai cacat moral dan batal demi hukum (Melanggar Konsitusi AD/ART NU)  4.Gelar Rapat Ulang AHWA: Mendesak dilaksanakannya rapat ulang AHWA secara transparan dan berintegritas di Rumah Pusaka Mbah Wahab Chasbullah, Tambakberas, Jombang dengan terlebih dahulu mengganti Angggota AHWA (Ahlul Hali Wal Aqdi) yang sudah jelas-jelas menerima Money Politik/Risywah dengan Anggota AHWA suara terbanyak Berikutnya.  Koordinator Aksi:Muhamad Sholihin.  Sekretariat. Graha KPK NU Lantai 2, BTN Lama JI. Anggar No. 40, Kelurahan Karanganyar, Kec.  Indramayu, Kab. Indramayu, Jawa Barat
0
Essential components impacting Riverspin performance for optimized fly fishing results
0
Spannende Gewinnchancen und JackpotWorldSlotgame im dynamischen Casino-Universum
0