Silaturahmi Kebangsaan ICMI di Jakarta, Arief Satria Ajak Perkuat Keikhlasan dan Kebersihan Hati

Penulis :

Ls

Jakarta  ,Traznews. Com — Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menggelar Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal yang dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pengurus ICMI dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (17/4/2026) di Ballroom Hotel Millennium, Jakarta.

 

Acara ini turut dihadiri Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin serta sejumlah tokoh nasional, termasuk Ma’ruf Amin, pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan para pengurus ICMI dari berbagai wilayah seperti Sumatera Barat hingga Sulawesi.

 

Ketua Umum ICMI, Prof. Arief Satria, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan. Ia juga mengawali pidatonya dengan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh hadirin.

 

Bacaan menarik :  Gabungan Mahasiswa Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (GMPLH) Desak Kejagung Periksa Ketua Kadin Sultra Berinisial AT

“Alhamdulillah pada malam hari ini kita bisa berkumpul. Secara pribadi kami menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama kami memimpin pada tahun kemarin terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” ujarnya.

 

Arief menekankan pentingnya nilai memaafkan dalam kehidupan, khususnya dalam konteks organisasi. Menurutnya, memaafkan merupakan sifat mulia yang menjadi puncak dari kemampuan seseorang dalam mengendalikan diri.

 

“Hadirin sekalian, memaafkan itu adalah sifat yang sangat mulia. Apalagi ketika kita mampu mengontrol diri sendiri. Dalam organisasi, kita tidak memiliki ruang untuk membalas, sehingga Islam mengajarkan pentingnya kebersihan jiwa dan hati,” tuturnya.

 

Ia juga menyinggung pentingnya keseimbangan antara berpikir dan berdzikir dalam kehidupan manusia. Menurutnya, kekuatan spiritual dan intelektual harus berjalan beriringan sebagai fondasi dalam membangun peradaban.

Bacaan menarik :  Format Cinta NKRI Segera KPK Tetapkan Hasto Kristiyanto Sekjen PDIP sebagai Tersangka 

 

“Ketika kita mampu menjaga kehormatan, merenungi fenomena alam, dan senantiasa mengingat Allah, maka di situlah tercipta suasana jiwa dan hati yang bersih,” katanya.

 

Sementara itu, Ketua DPD RI dalam kesempatan yang sama menyoroti perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat. Ia mengakui bahwa AI mampu menjawab berbagai pertanyaan dengan cepat, bahkan melampaui kecerdasan manusia dalam banyak hal.

 

“Sekarang ini AI sangat cerdas. Apa pun yang kita tanyakan tidak perlu menunggu lama, langsung dijawab. Bahkan bisa melebihi kecerdasan manusia,” ujarnya.

 

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa teknologi tetap memiliki keterbatasan, terutama dalam hal perasaan dan nilai kemanusiaan.

Bacaan menarik :  Launching Pengurus EN-LMND 2025–2027: Seruan Perjuangan Lawan “Kaum Serakahnomics”

 

“Tapi ada satu yang tidak bisa dimiliki AI, yaitu hati. Karena itu mari kita gunakan hati,” ucapnya.

Bagikan postingan
Ketum KBPP Polri Ajak Organisasi Tetap Solid Hadapi Tantangan Digital dan Kebangsaan.
0
Munas VI KBPP Polri 2026 : Syamsu Rizal Arbi Serukan Soliditas Demi Stabilitas Nasional
0
Ketua KBPP Polri Sumsel M. Yansuri: Munas VI Pertegas KBPP Sebagai Mediator Polri  Dan Masyarakat
0
Anna Susanti KBPP Polri Sultra: Munas VI Harus Lahirkan Ketum Solid Jaga Kekompakan Organisasi
0
Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Cepat dan Profesional, Pemohon Akui Semakin Nyaman
0
Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pengamanan Dermaga Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Panjang
0
Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak
0
Pihak RSUD KH.Ahmad Hanafiah Berkomitmen Mengevaluasi Tata Letak Ruang Perawatan,Tingkatkan Standar Kebersihan Dan Pelayanan
0
Said Aldi BKPRMI: Puluhan Ribu TKTPA Kini Dapat Bantuan Operasional, Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji
0
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
0
MWC NU Sekincau Gelar Musyawarah Kerja ke 2, Perkuat Kelembagaan untuk Pelayanan Umat.
0
Perayaan HUT KNTI ke-17 2026: Nelayan Tradisional Jakarta Utara Suarakan Perlindungan Wilayah Tangkap
0