Siap Bertarung di Tingkat Provinsi, Lampung Barat Utus 6 Tim PMR Terbaik 

Penulis :

Red

Sumber Jaya- Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Barat, Edi Novial, secara resmi melepas kontingen PMI Lampung Barat yang akan mengikuti Lomba Tandu Darurat PMR Madya dan Wira tingkat Provinsi Lampung, Senin (21/9/2026).

 

Pelepasan kontingen berlangsung di SMP Negeri 1 Sumber Jaya, Kabupaten Lampung Barat, sekitar pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para peserta untuk memantapkan kesiapan sebelum bertolak mengikuti perlombaan tingkat Provinsi Lampung.

 

 

Lomba Tandu Darurat PMR Madya dan Wira ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT PMI ke-81. Perlombaan dijadwalkan berlangsung pada 22–24 September 2026 di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung.

 

Dalam sambutannya, Edi Novial berpesan kepada seluruh anggota kontingen agar tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaik yang telah diperoleh selama proses latihan dan seleksi.

 

 

“Kalian dipilih atas dasar penilaian dan seleksi yang objektif. Maka tunjukkan kemampuan kepada 14 kabupaten/kota sebagai pesaing,” pesan Edi Novial.

 

Namun, Edi mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dalam sebuah perlombaan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para anggota PMR untuk membangun silaturahmi dan persahabatan.

Bacaan menarik :  Beri Rasa Aman, Polsek Sumber Jaya Polres Lampung Barat  Laksanakan Patroli Malam.

 

 

“Juara adalah bonus dari latihan dan usaha yang maksimal. Tapi yang utama dalam perlombaan ini adalah menjalin silaturahmi dan persahabatan antar peserta, sebagaimana amanat dari Tri Bhakti PMR,” ujarnya.

 

Edi Novial juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala SMP Negeri 1 Sumber Jaya yang telah memberikan izin sehingga sekolah tersebut dapat digunakan sebagai lokasi seleksi awal sekaligus tempat pelepasan kontingen PMI Lampung Barat.Pesan Tur Lokal

 

Apresiasi serupa disampaikan kepada Kepala SMA Negeri 1 Sumber Jaya, Kepala SMA Negeri 1 Sekincau, Kepala SMP Negeri 3 Kebun Tebu, serta para pembina PMR yang telah memberikan pembinaan dan pelatihan kepada para peserta.

 

“Terima kasih kepada kepala sekolah dan khususnya para pembina PMR yang telah membina dan melatih anak-anak PMR sehingga dapat menjadi pionir dalam Lomba Tandu Darurat tingkat Provinsi. Semoga ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berprestasi,” tutur Edi.

Bacaan menarik :  Gandeng Kejari, Fatayat NU Pringsewu Fokus Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak

 

Kontingen PMI Kabupaten Lampung Barat yang akan mengikuti Lomba Tandu Darurat PMR dalam rangka HUT PMI ke-81 terdiri dari enam tim, yakni tiga tim tingkat Madya dan tiga tim tingkat Wira.

 

Tingkat Madya:

 

1. Tim Putra – SMPN 3 Kebun Tebu: Erwin Dwi Permana dan M. Abyan Zumar Arifin.

 

2. Tim Putri – SMPN 1 Sumber Jaya: Amelia Enjelina dan Aulia Eka Cahyanti.

 

 

3. Tim Campuran – SMPN 1 Sumber Jaya: Jahira Aprilia Lubis dan Rangga Pratama.

 

1. Tim Putra – SMAN 1 Sumber Jaya: Mahmud Aditya Pradika dan Rafy Rizky Aditya Rosadi.

 

2. Tim Putri – SMAN 1 Sekincau: Anggia Keysha Citra dan Khodijah.

 

Temukan lebih banyak

Temukan Bahan Ajar

PEMERINTAHAN

Gunakan Software Rapat

BISNIS

Daftar Konferensi Akademik

3. Tim Campuran – SMAN 1 Sumber Jaya: Cellzy Veronika dan Kevin Aditya Pranata.

 

Dengan bekal latihan dan proses seleksi yang telah dilalui, seluruh kontingen diharapkan mampu tampil maksimal dan membawa nama baik PMI Kabupaten Lampung Barat.Pesan Tur Lokal

Bacaan menarik :  Permintaan Pihak Sekolah, Komite MAN Pringsewu Akui Pungut 3 Juta Per Siswa

 

Keikutsertaan dalam perlombaan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana bagi anggota PMR untuk mengembangkan keterampilan, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta mempererat persahabatan dengan anggota PMR dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

 

Seluruh kontingen PMI Lampung Barat diharapkan mampu menjunjung tinggi sportivitas, menunjukkan kemampuan terbaik, serta menjadikan persahabatan dan pengalaman sebagai bagian penting dari perjalanan mereka dalam perlombaan tersebut. (*)

Bagikan postingan
Kreatywność od inspiracji do realizacji przez https://rescuemagazine.pl, otwierając nowe perspektywy
0
Potential fortunes climb steadily with Aviator, but knowing when to cash out is everything
0
Strategic Gameplay and Aviator Risks for Maximum Online Casino Rewards
0
Stinné příběhy Tim Burtona v Praze s https://timburtonpraha.cz a jedinečným uměním temnoty
0
Essential strategies for maximizing profits with Aviator and minimizing risk
0
Polsek Sekincau Gelar Jumling di Masjid Baitul Hikmah Sunjaya, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat.
0
0
0
0
0
Aksi Hari Santri di Gedung KPK RI: KPK NU Gelar Istighosah Kubro Desak Tangkap Nusron Wahid dan Batalkan Keputusan AHWA Muktamar NU Tambakberas
0
“Berani Menjaga KEBENARAN, Berani Menjaga dan Mengawal MARTABAT   Aksi Unjuk Rasa dengan Istigotsah Kubro bersama Kyai Kampung Dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional dan Mendukung Penegakan Hukum terutama Penberantasan Koruptor dan Penyelamatan Marwah NU Menuntut Pembatalan Keputusan AHWA dan Penindakan Politik Uang atau Risywah di Muktamar NU Ke-35 di Tambakberas Jombang  JAKARTA – Aliansi Warga Nahdliyin yang tergabung dalam KPK NU (Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama) menggelar Aksi Unjuk Rasa di depan Gedung KPK RI, Kuningan dengan istigotsah Kubro bersama Kyai Kampung Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Oktober 2026.  Dengan melaksanakan Istigotsah bersama Kyai Kampung KPK NU untuk Mendukung KPK RI, Aksi ini diikuti oleh sekitar 250 Warga NU yang tergabung dalam KPK NU, yang bergerak dari titik kumpul Aksi Istigotsah bersama Kyai Kampung digelar sebagai Bentuk dukungan Penuh KPK NU terhadap KPK RI untuk segera Menjemput Paksa sesuai Perintah Undang-Undang, karena Nusron sudah tidak kopratif dan tidak menghargai Penegak hukum.  KPK NU Meminta agar KPK RI segera menetapkan status tersangka untuk Nusron Purnomo Dalam Kasus Korupsi dilingkungan kementrian ATR/BPN, KPK NU Juga melihat Nusron Purnomo di duga kuat uang hasil korupsinya digunakan praktik politik/ Risywah, hal ini tentu merupakan bentuk pelanggaran moral yang sangat mencedrai terhadap Marwah Kyai-Kyai Sepuh di NU yang Punya Otoritas tertinggi di Organisasi NU yang sangat berdampak menciderai keabsahan proses Muktamar NU di Tambakberas, Jombang.  Muktamarin yang tanpa rasa malu menenteng tas berisi gepokan uang tunai telah menjadi saksi bisu betapa murahnya sebuah amanah di mata mereka.  Transaksi pengkondisian suara dan penyerahan uang risywah tidak I gi dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan bahkan sangat keterlaluan dan tidal punya rasa malu mlakukan transaksi Money Politik/Risywah di Rumah Perjuangan Ndalem Pusaka Mbh Wahab Chasbullah sebagai Sang Pendiri, Penggerak dan Insiator Berdirinya NU,Ketika uang haram dan anasir-anasir jahat menentukan arah kepemimpinan, maka yang tersisa hanyalah kepalsuan dan pengkhianatan terhadap kepercayaan Umat.  Akankah kita terus diam melihat kesucian organisasi dihancurkan dan Otoritas tertingi Kyai-Kyai Sepuh di NU di injak-injak oleh para oknum anasir- anasir jahat yang hanya mengejar Kekuasaan..?Waktunya rakyat dan jamaah membuka mata: Praktek Money Politik/risywah di Tambak Beras adalah fakta, dan perlawanan terhadap kebusukan ini harus dimulai sekarang, kapan lagi kalau tidak sekarang dan siapa lagi kalau bukan kita…!  Tuntutan Utama Aksi  Melalui aksi ini, KPK NU menyampaikan poin-poin tuntutan resmi sebagai berikut:  1. Tangkap dan Adili Pelaku Politik Uang: Meminta aparat penegak hukum (KPK RI) untuk segera menangkap dan mengadili pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pembagian uang hasil korupsi pada Muktamar NU, termasuk dugaan keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang dinilai mencederai marwah organisasi.  2. Tangkap dan Adili Gus Iful dan Juri Ardiantoro yang di duga kuat bekerjasama dengan Nusron sebagai trio Anasir jahat dalam merusak Marwah Kyai dan Marwah Institusi NU di Muktamar Ke-35 di Tambakberas Jombang.  3. Batalkan Keputusan AHWA: Menuntut pembatalan keputusan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yang menetapkan Rois Aam KH. Miftachul Akhyar sebagai Rois Aam terpilih, karena dinilai cacat moral dan batal demi hukum (Melanggar Konsitusi AD/ART NU)  4.Gelar Rapat Ulang AHWA: Mendesak dilaksanakannya rapat ulang AHWA secara transparan dan berintegritas di Rumah Pusaka Mbah Wahab Chasbullah, Tambakberas, Jombang dengan terlebih dahulu mengganti Angggota AHWA (Ahlul Hali Wal Aqdi) yang sudah jelas-jelas menerima Money Politik/Risywah dengan Anggota AHWA suara terbanyak Berikutnya.  Koordinator Aksi:Muhamad Sholihin.  Sekretariat. Graha KPK NU Lantai 2, BTN Lama JI. Anggar No. 40, Kelurahan Karanganyar, Kec.  Indramayu, Kab. Indramayu, Jawa Barat
0