Pasien BPJS, Ini Penjelasan Ketua PPID RSUD Jend Ahmad Yani Metro

Penulis :

Red

Lampung,Kota Metro-traznews.com-Kabar tentang pasien BPJS dari Lampung Timur yang diduga “dipulangkan dari RSUD Jend Ahmad Yani Kota Metro meskipun belum sembuh, ditanggapi langsung oleh pihak rumah sakit yang diwakili oleh Ketua PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) RSUD, dr. Hasril Syahdu didampingi Sekretaris PPID Estelita Kesuma dan Pejabat Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik Dwi Andari, pada Kamis, 5 September 2024.

Menurut dr. Hasril, pasien yang memiliki keluhan nyeri dada tersebut didiagnosa sementara menderita tumor paru-paru dengan pneumonia.

Meskipun demikian, ia memastikan bahwa kondisi pasien saat ini sudah jauh membaik dibandingkan saat pertama kali datang ke RSUD Jend Ahmad Yani Kota Metro.

“Hasil CT scan pasien masih kami tunggu untuk memastikan langkah medis selanjutnya. Kami juga telah menjelaskan kepada keluarga pasien yang mendampingi waktu itu,” jelas dr. Hasril.

Bacaan menarik :  Sosok Akademisi Dan Advokat Senior Kaspudin Nor Lulus Tes Tertulis Calon Dewan Pengawas KPK RI Dukungan Terus Mengalir.

Sebagai Rumah Sakit Rujukan Regional Dua di Lampung, dr.Hasril menegaskan komitmen RSUD Jend Ahmad Yani Kota Metro akan memberikan pelayanan terbaik kepada semua pasien tanpa terkecuali.

Ia juga menekankan bahwa RSUD selalu berupaya memanusiakan setiap pasien yang mereka layani.

“Kami berkomitmen penuh dalam penanganan pasien dengan mengutamakan moto pelayanan, jangan sampai ada pasien terbengkalai dan jangan pernah menolak pasien. Kondisi dimana pasien diperbolehkan pulang dari rumah sakit yaitu saat keadaan pasien sudah dinyatakan membaik oleh DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pasien) yang memeriksa sesuai dengan keilmuan yang dimilikinya.

Lebih lanjut, dr. Hasril menjelaskan bahwa penyakit tumor paru-paru, seperti yang diderita oleh pasien tersebut, membutuhkan waktu lama untuk penyembuhan, selain penanganan medis yang tepat.

Bacaan menarik :  SMA Taruna Kemala Bhayangkara Terapkan IB Diploma Dengan Full Beasiswa

“Penyakit seperti TBC saja dengan pengobatan jalan belum tentu sembuh dalam satu sampai dua bulan,apalagi tumor di paru-paru,”tambahnya.

Kepada keluarga pasien, dr. Hasril menyarankan agar segera membawa pasien kembali ke RSUD Jend Ahmad Yani Kota Metro jika kondisi pasien di rumah kembali memburuk.

Ia juga menegaskan bahwa pemeriksaan lanjutan dijadwalkan pada tanggal 11 September 2024, menunggu hasil CT Scan yang belum keluar karena tidak termasuk kategori urgensi seperti pasien patah tulang.

Pada kesempatan tersebut, dr. Hasril menambahkan bahwa RSUD Ahmad Yani akan terus berbenah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kritik dan saran dari masyarakat/pasien akan dijadikan bahan evaluasi agar pelayanan rumah sakit lebih baik lagi.

Terakhir, mewakili tim pelayanan RSUD Jend Ahmad Yani Kota Metro dr. Hasril
menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika ada kata-kata yang kurang berkenan pada pasien dan keluarganya selama menjalani perawatan di RSUD Jend Ahmad Yani Kota Metro. (Red)

Bacaan menarik :  Wamenkes Dante Tekankan Peran Media dalam Edukasi Imunisasi dan Informasi Kesehatan
Bagikan postingan
Korkealaatuiset kasinopelit ja big-luckysfi.com tarjoavat jännitystä sekä viihdettä kaikille pelaajille
0
Realne szanse wygranej online dostępne dzięki platformie allright-casinos.net.pl dla każdego gracza
0
Sumsumnya Lumer, Harganya Bersahabat! Cuma di Kedai Resto Shini Bakso Tulang Way Bungur
0
Stratégies fiables pour les paris en ligne, découvrez highflybets.fr et maximisez vos chances de succès sportif
0
Razia Gabungan di Sukadana, 5 Pengendara Kena Tilang Manual Saat Sosialisasi Keringanan Pajak
0
Merveilleux univers et fastsllot-fr.fr pour des sensations fortes inoubliables aux joueurs passionnés
0
Polisi Bersama Masyarakat,Kapolres Lampung Barat Turun Langsung Giat   Pam Rawan Pagi 
0
Tania Apresiasi Pelayanan Samsat Kabupaten Bekasi, Penggantian Plat Nomor Dinilai Cepat
0
Dukung Program Kapolri, Polda Lampung Razia Tempat Hiburan Malam, 6 Pengunjung Positif Narkoba
0
10 Personel Pusdokkes Polri dan 200 Brimob NTB Perkuat Penanganan Karhutla di Kalteng, Kapolda: Fokus di 6 Wilayah Rawan
0
Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Kunjungi Museum di Nganjuk
0
Tiba di Sumsel, 200 Personel Brimob BKO Jalani Pembekalan Sebelum Tangani Karhutla
0