National Summit APPMBGI 2026 Jadi Momentum Penguatan Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia

Penulis :

Lucky suryani

Jakarta. Traznews. Com – Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) menggelar agenda strategis berskala nasional bertajuk *APPMBGI National Summit 2026*. Kegiatan ini dihadiri berbagai instansi pemerintah dan lembaga negara, serta berlangsung di Gedung APPMBGI, Pasar Rebo, Pekayon, Jakarta Timur, pada 25–26 April 2026.

 

Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pejabat dan pemangku kepentingan dari berbagai sektor.

 

“Bismillahirrahmanirrahim, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi, salam budaya, salam kebajikan. Yang terhormat Bapak Aries Marsudiyanto, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Republik Indonesia, yang saya hormati Bapak Irjen Pol Nurwono Danang, yang mewakili Wakapolri, serta para pejabat lainnya yang hadir pada pagi hari ini,” ujar Rivai.

 

 

Ia juga menyebutkan sejumlah tokoh yang hadir, di antaranya Dr. Sarwo Edi, S.A., M.M., Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional yang mewakili Menteri Pertanian, Dr. Restu Ardi, Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Mayjen TNI Budi selaku Asisten Strategi Panglima TNI, serta sejumlah perwakilan kementerian, TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Bacaan menarik :  Syarif Andi Syahriansyah Hadiri Acara Ramadhan penuh Cinta Dan  Pelantikan Laskar Adat Betawi dan Santunan 500 Anak Yatim 

 

Rivai menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting karena berhasil menghimpun peserta dari 38 provinsi dan perwakilan dari 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

 

“Kami bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena dapat berkumpul bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah, khususnya program makan bergizi gratis. Perlu kami laporkan bahwa kepengurusan di 38 provinsi terbentuk dalam waktu kurang lebih tiga bulan, dan ini merupakan capaian yang sangat cepat dan luar biasa,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, mayoritas pengurus di tingkat daerah merupakan pengusaha lokal yang tangguh, termasuk sejumlah tokoh yang juga aktif di dunia politik.

 

“Rata-rata pengurus di DPD tingkat provinsi maupun kabupaten/kota diisi oleh pengusaha lokal yang kuat dan berpengalaman, sehingga kami optimistis dapat berkontribusi dalam menyukseskan program nasional ini,” katanya.

 

Pada sesi berikutnya, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, Aries Marsudiyanto, S.E., M.M., menyampaikan pentingnya program makan bergizi gratis sebagai strategi pembangunan nasional.

Bacaan menarik :  SMAN 1 Adiluwih Diduga Pungut Dana Komite untuk Bangun RKB 3 Lokal

 

“Program makan bergizi gratis ini bukan hal baru di dunia. Sudah ada 114 negara yang menjalankannya, sementara Indonesia baru memulai sekitar satu tahun lalu, tepatnya pada Januari 2025,” ujarnya.

 

Menurut Aries, program ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, baik dari sisi kecerdasan maupun kesehatan.

 

“Kita melihat dari berbagai survei, tingkat rata-rata kecerdasan di Indonesia masih tergolong rendah, berkisar di angka 78 hingga 80. Sementara di negara-negara maju, program makan bergizi gratis sudah berjalan lebih dari 20 tahun dan memberikan dampak signifikan,” jelasnya.

 

Ia juga menyoroti tingginya angka stunting di Indonesia sebagai salah satu alasan utama pentingnya program tersebut.

 

“Dari sisi kesehatan, tingkat stunting di Indonesia masih tinggi. Data detailnya nanti akan disampaikan oleh kementerian terkait, namun ini menjadi perhatian serius kita bersama,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Aries menyinggung paradoks sumber daya alam Indonesia yang melimpah, namun belum sepenuhnya mampu diolah menjadi teknologi mandiri.

Bacaan menarik :  Harno Irawan Tekankan Disiplin Kader PDI Perjuangan di Rakernas I 2026

 

“Kita memiliki 82 persen sumber mineral dunia, mulai dari besi, nikel, batubara, emas, hingga bauksit. Namun sampai saat ini, kita belum mampu mengembangkan teknologi secara mandiri berbasis sumber daya tersebut. Ini menjadi tantangan besar bagi bangsa kita,” tegasnya.

 

Melalui penyelenggaraan APPMBGI National Summit 2026, diharapkan terbangun sinergi kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan program makan bergizi gratis sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

 

Bagikan postingan
Ganjar Apresiasi Rapimnas DPP BKPRMI, Program Terobosan Dinilai Berdampak  Sampai Daerah
0
Ketum KBPP Polri Ajak Organisasi Tetap Solid Hadapi Tantangan Digital dan Kebangsaan.
0
Munas VI KBPP Polri 2026 : Syamsu Rizal Arbi Serukan Soliditas Demi Stabilitas Nasional
0
Ketua KBPP Polri Sumsel M. Yansuri: Munas VI Pertegas KBPP Sebagai Mediator Polri  Dan Masyarakat
0
Anna Susanti KBPP Polri Sultra: Munas VI Harus Lahirkan Ketum Solid Jaga Kekompakan Organisasi
0
Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Cepat dan Profesional, Pemohon Akui Semakin Nyaman
0
Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pengamanan Dermaga Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Panjang
0
Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak
0
Pihak RSUD KH.Ahmad Hanafiah Berkomitmen Mengevaluasi Tata Letak Ruang Perawatan,Tingkatkan Standar Kebersihan Dan Pelayanan
0
Said Aldi BKPRMI: Puluhan Ribu TKTPA Kini Dapat Bantuan Operasional, Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji
0
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
0
MWC NU Sekincau Gelar Musyawarah Kerja ke 2, Perkuat Kelembagaan untuk Pelayanan Umat.
0