Menjelang Tahapan Pilkades PAW, Desa Sukatani Makin Gaduh

Penulis :

Lucky suryani

Leebak – Traznews. Com Menjelang pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (Pilkades PAW) di Desa Sukatani, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, situasi di tengah masyarakat mulai memanas dan menimbulkan kegaduhan.

 

Hal ini terjadi setelah meninggal dunia Kepala Desa Sukatani, almarhum Nana Asiri, yang menjabat pada periode 2021–2029. Dengan demikian, sisa masa jabatan kepala desa tersebut kurang dari tiga tahun. Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, kekosongan jabatan tersebut harus diisi melalui mekanisme Pilkades PAW.

 

Ketentuan tersebut merujuk pada amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa, yang mengatur bahwa apabila kepala desa berhenti atau meninggal dunia dengan sisa masa jabatan tertentu, maka dapat dilaksanakan pemilihan kepala desa pengganti antar waktu.

 

Selanjutnya, pelaksanaan tahapan Pilkades PAW juga mengacu pada Surat Edaran Bupati Lebak Nomor B.400.10.1/43-DPMD/II/2026 tanggal 2 Februari 2026 tentang Tahapan Pelaksanaan Pilkades PAW pada delapan desa di Kabupaten Lebak. Salah satu desa yang masuk dalam tahapan tersebut adalah Desa Sukatani, Kecamatan Wanasalam.

Bacaan menarik :  Jelang HUT Ke-77 POM TNI AL, Denpom Lanal Sabang Sukseskan Pekan Disiplin Dengan Gelar Opsgaktiblin

 

Namun dalam proses persiapan tahapan Pilkades PAW tersebut, muncul polemik yang memicu kegaduhan di masyarakat. Dugaan permasalahan muncul dari oknum Kepala Seksi Pemerintahan dan Pertanahan Kecamatan Wanasalam yang dinilai tidak melakukan pengawasan secara optimal terhadap keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

 

Oknum tersebut diduga membiarkan adanya anggota BPD yang merangkap jabatan, padahal kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan administratif maupun hukum dalam proses pelaksanaan tahapan Pilkades PAW.

 

Selain itu, oknum Kasi Pemerintahan dan Pertanahan Kecamatan Wanasalam juga disebut tidak melakukan koordinasi secara intensif dengan Camat Wanasalam terkait persoalan tersebut.

 

Ketua Ormas Badak Banten Perjuangan DPAC Wanasalam, Nurjaya Kusuma. Menegaskan.

Bacaan menarik :  Satgas Humas Ops Damai Sambangi Warga & anak-anak di Distrik Kulirik, Puncak Jaya

 

“Apabila kondisi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan tahapan pembentukan panitia Pilkades PAW Desa Sukatani berpotensi menjadi cacat hukum. Pasalnya, Surat Keputusan (SK) kepanitiaan Pilkades PAW diketahui ditandatangani oleh Ketua BPD yang diduga merangkap jabatan.” Tegasnya

 

Ia menambahkan. “Situasi ini memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat bahwa proses Pilkades PAW yang seharusnya berjalan sesuai aturan justru dapat menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari apabila tidak segera dilakukan pembenahan dan klarifikasi oleh pihak terkait.” Tabahnya

 

Nurjaya Kusuma, berharap Pemerintah Kecamatan Wanasalam maupun Pemerintah Kabupaten Lebak dapat segera turun tangan melakukan evaluasi dan memastikan seluruh tahapan Pilkades PAW berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, agar proses demokrasi di tingkat desa tetap berjalan secara transparan, akuntabel, dan tidak menimbulkan polemik baru di tengah masyarakat.

Bacaan menarik :  Ketum PWDPI Dukung Pansus DPR RI Bongkar Dugaan Korupsi Dana Haji

 

Dalam menyikapi polemik ini, tetap harus dikedepankan asas praduga tak bersalah, sembari menunggu klarifikasi serta penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait.

 

Jurnalis Tangerang

 

 

(DIRMAN)

Bagikan postingan
Munas VI KBPP Polri 2026 : Samsu Rizal Arbi Serukan Soliditas Demi Stabilitas Nasional
0
Ketua KBPP Polri Sumsel M. Yansuri: Munas VI Pertegas KBPP Sebagai Mediator Polri  Dan Masyarakat
0
Anna Susanti KBPP Polri Sultra: Munas VI Harus Lahirkan Ketum Solid Jaga Kekompakan Organisasi
0
Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Cepat dan Profesional, Pemohon Akui Semakin Nyaman
0
Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pengamanan Dermaga Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Panjang
0
Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak
0
Pihak RSUD KH.Ahmad Hanafiah Berkomitmen Mengevaluasi Tata Letak Ruang Perawatan,Tingkatkan Standar Kebersihan Dan Pelayanan
0
Said Aldi BKPRMI: Puluhan Ribu TKTPA Kini Dapat Bantuan Operasional, Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji
0
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
0
MWC NU Sekincau Gelar Musyawarah Kerja ke 2, Perkuat Kelembagaan untuk Pelayanan Umat.
0
Perayaan HUT KNTI ke-17 2026: Nelayan Tradisional Jakarta Utara Suarakan Perlindungan Wilayah Tangkap
0
Ketum RAMPAS Minta Amien Rais Hentikan Pernyataan yang Dinilai Provokatif, Singgung Dukungan terhadap Program Prabowo
0