JAMMA Jakarta Gelar Diskusi Publik: Menata Jakarta sebagai Kota Global yang Inklusif

Penulis :

Lucky suryani

Jakarta,Traznews. Com Jaringan Masyarakat Madura Jakarta (JAMMA Jakarta) menggelar diskusi publik bertajuk “Bersama Menata Jakarta Kota Global yang Tidak Meninggalkan Rakyatnya”, bertempat di Gedung Juang, Jakarta, Selasa (6/8). Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum JAMMA Jakarta, Edi Homaidi, beserta jajaran pengurus, serta turut dihadiri Anggota DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu.

 

Ketua Umum JAMMA Jakarta, Edi Homaidi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menjadi ruang konsolidasi gagasan, aspirasi, dan kritik konstruktif masyarakat terhadap arah pembangunan Jakarta pasca pemindahan ibu kota ke Nusantara.

 

“Jakarta harus tetap menjadi tempat tinggal yang layak bagi seluruh warganya, bukan hanya menjelma menjadi kota global yang mewah namun sarat ketimpangan. Diskusi ini adalah bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam merancang masa depan Jakarta bersama para pengambil kebijakan,” ujar Edi.

Bacaan menarik :  Majelis Dzikir Nurul Wathon Gelar Halal Bihalal Nasional Pasca Pemilu 2024 Bagi Ulama Dan Masyarakat 

Sementara itu, seusai acara, Kevin Wu menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif JAMMA Jakarta yang mengangkat tema penting tentang masa depan Jakarta.

 

“Topik ini sangat relevan. Jakarta sedang menuju kota global, namun kita juga harus memastikan bahwa masyarakatnya tidak tertinggal. Perlu ada strategi pembangunan yang inklusif, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia. Ini juga menjadi tugas kami di DPRD untuk mengawal anggaran dan program agar tepat sasaran,” tegas Kevin.

 

Menanggapi terkait digitalisasi DKI Jakarta sebagai kota Global khususnya dalam aspek keamanan kota, Kevin menyoroti pentingnya peningkatan jumlah CCTV sebagai bagian dari infrastruktur kota global.

 

“Cctv menyangkut keamanan dan kenyamanan warga, dan salah satu tolak ukur global adalah jumlah titik cctv nya dan yang menjadi tolak ukurnya adalah di Singapura,, titik cctv nya itu 70 ribu sampai dengan 90 ribu yang bisa melayani masyarakat daerahnya,” jelasnya

 

“Sedangkan di jakarta sendiri kita menerima laporan baru 1500 sekian, jadi sangat jauh sekali sekitar 2 %. “Jadi kita memperhatikan dari sisi Jakarta yang baru dan global ini agar selalu menjadi tempat yang nyaman dan aman adalah pemenuhan dari cctv tadi yang bisa di akses pemerintah pengambil kebijakan dan keamanan warga,” tutupnya

 

 

Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam merancang Jakarta yang modern namun tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

Bagikan postingan
Hamim Center Hadir di Konsolidasi Jilid Pertama Relawan Prabowo, Serahkan Dukungan ke Kertanegara dan Desak Bongkar Penyadapan
0
Polsek Sekincau dan Masyarakat Gelar Jum’at Bersih
0
Meriah! SPJI dan SPPG Nusantara Tri Mekar Ajak Pelajar BNS Kenal Dunia Jurnalistik Lewat Lomba Kreatif MBG
0
Laskar Merah Putih dan ARSIP Tegaskan Dukungan kepada Presiden Prabowo, Bachtyar Tedjanegara : Ajak Kader Solid Kawal Pemerintahan
0
ALIANSI RELAWAN SEJATI PRABOWO (ARSIP) TEGASKAN DUKUNGAN KEPADA PRESIDEN PRABOWO DAN KAPOLRI:
0
Samangat Kades,Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Bersama Warga Dusun 6 Taman Negeri Gotong Royong Bangun Jalan Usaha Tani
0
Implementasikan Program Kapolri, Kapolres Lampung Barat Gelar Jumat Bersih di Pekon Sebarus
0
Wabup Lampung Barat Lepas 6 Taruna Sekolah Kedinasan Kemenhub ke Poltrada Bali.
0
Daman Nasir Minta Seluruh OPD di Lampung Barat Perhatikan Kebersihan Kantor
0
Dari Semarang untuk Lampung Barat, Parosil Perintahkan Disdikbud Buat Sekolah Transparan dan Berintegritas.
0
Buka Peluang Kerja bagi Warga, Kapolda Metro Jaya Gandeng Dua Perusahaan Lewat Program POLIRAN
0
Kapolda Metro Jaya Silaturahmi dengan The Jakmania, Perkuat Komunikasi untuk Sepak Bola yang Kondusif
0