JAJARAN RESKRIM POLSEK TEMPUREJO BERHASIL MENCIDUK PELAKU PENGEDAR RIBUAN PIL KOPLO

Penulis :

A.haris

Jember, TrazNews – Sebanyak 2.018 butir pil koplo berlogo Y berhasil diamankan jajaran polres jember,ribuan pil koplo itu diamankan oleh unit reskrim polsek tempurejo yang dikirim melalui jasa ekspedisi.

Dalam pengungkapan tersebut, seorang pria berinisial nama TR (25) warga Dusun kraton Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember berhasil diamankan,Kapolsek Tempurejo Iptu Dian Eko SH mengatakan, selain barang bukti berupa ribuan butir obat-obatan terlarang,dari tangan tersangka diamankan sebuah kardus pengiriman paket dengan penerima tersangka TR dengan alamat jalan Mojopahit kecamatan tempurejo kabupaten Jember dan sebuah handphone merk oppo reno 4.

Kapolsek Menerangkan kronologis kejadian,ada transaksi jual beli Obat putih berlogo Y yang dilakukan melalui pesanan pembelian Via Online melalui Aplikasi Shopee dengan menggunakan jasa ekspedisi kemudian setelah dilakukan penyelidikan dan koordinasi dengan Pihak ekspedisi, benar paketan dengan nomer resi tsb adalah barang berupa dua botol/kaleng yang berisi Obat putih berlogo Y, kemudian setelah paketan tsb dikirim oleh petugas kurir dan diterima langsung oleh penerima/Tersangka, petugas mengamankan Tersangka berikut barang bukti, dan tersangka mengakui jika barang/paketan tsb adalah milik dirinya yang dipesan melalui Aplikasi Shopee dari Jakarta Timur dan setelah dibuka terdapat 2 (dua) botol/kaleng yang berisi Obat putih berlogo Y.

Bacaan menarik :  Komisi pemilihan umum (KPU) Jember umumkan Daftar Pemilih Sementara PEMILU 2024

Tersangka melakukan pembelian obat tsb setelah menerima uang pembelian sebesar Rp. 1.000.000,- dari ABD (DPO), kemudian tersangka membeli secara online melalui Shopee seharga Rp. 826.500,-, keuntungan tersangka adalah sebesar Rp. 173.000,-, uang hasil keuntungan tsb digunakan oleh tersangka untuk kebutuhan hidup dan membeli paketan internet.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 196 Subs Pasal 197 Undang Undang R.I.No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan sebagaimana perubahan dalam pasal 60 angka 10 undang-undang RI No 11 Tahun 2020 tentang pipta kerja Jo Pasal 55 KUHPidana dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.(A.haris)

Bagikan postingan
Ganjar Apresiasi Rapimnas DPP BKPRMI, Program Terobosan Dinilai Berdampak  Sampai Daerah
0
Ketum KBPP Polri Ajak Organisasi Tetap Solid Hadapi Tantangan Digital dan Kebangsaan.
0
Munas VI KBPP Polri 2026 : Syamsu Rizal Arbi Serukan Soliditas Demi Stabilitas Nasional
0
Ketua KBPP Polri Sumsel M. Yansuri: Munas VI Pertegas KBPP Sebagai Mediator Polri  Dan Masyarakat
0
Anna Susanti KBPP Polri Sultra: Munas VI Harus Lahirkan Ketum Solid Jaga Kekompakan Organisasi
0
Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Cepat dan Profesional, Pemohon Akui Semakin Nyaman
0
Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pengamanan Dermaga Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Panjang
0
Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak
0
Pihak RSUD KH.Ahmad Hanafiah Berkomitmen Mengevaluasi Tata Letak Ruang Perawatan,Tingkatkan Standar Kebersihan Dan Pelayanan
0
Said Aldi BKPRMI: Puluhan Ribu TKTPA Kini Dapat Bantuan Operasional, Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji
0
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
0
MWC NU Sekincau Gelar Musyawarah Kerja ke 2, Perkuat Kelembagaan untuk Pelayanan Umat.
0