Ironi Negeri Kaya Air : Pengelolaan Buruk PDAM Limau Kunci Lampung Barat Dikeluhkan Warga

Penulis :

Red

LAMPUNG BARAT – Kabupaten Lampung Barat yang selama ini dikenal sebagai wilayah kaya sumber mata air jernih dan dikelilingi pegunungan asri, justru menyimpan ironi yang mendalam. Masyarakat setempat kini tengah menjerit akibat buruknya pelayanan dan pengelolaan air bersih oleh PDAM Limau Kunci.

Meski secara geografis Lampung Barat diberkahi kelimpahan air, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik. Polemik kemacetan aliran air yang berkepanjangan menjadi masalah klasik yang tak kunjung menemui titik terang, hingga memicu gelombang kekecewaan dari para pelanggan.

Kondisi “Kacau Balau”
Ungkap jurnalis Lampung TV, Liliana Paramita, yang tinggal di Di jalan Raden Intan, GG garpu, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, (30/03).

Bacaan menarik :  POLEMIK DI PBNU: CERMINAN UNTUK SEMUA PENGURUS MWC NU SEKINCAU

“Sangat miris melihat pengelolaan air PDAM Limau Kunci yang semakin hari semakin kacau balau. Padahal alam kita kaya, tapi manajemennya gagal memberikan hak dasar masyarakat,” ujar Liliana dalam pernyataannya.

Dua Minggu Tanpa Aliran Air
Keluhan ini bukan tanpa alasan.
Di kediaman Liliana sendiri, air diketahui sudah tidak mengalir selama hampir dua minggu. Kondisi serupa diduga terjadi di banyak titik lainnya, memaksa warga mencari alternatif air bersih dengan biaya tambahan atau tenaga ekstra.

Warga merasa tidak adanya keadilan antara kewajiban pelanggan dan tanggung jawab penyedia layanan.

“Kami sebagai pelanggan selalu berusaha bayar air tepat waktu. Tapi hak kami untuk mendapatkan air tak kunjung terpenuhi. Sampai kapan polemik PDAM ini akan sirna?” tegasnya.

Bacaan menarik :  Ternyata Ohh Ternyata, MAN 1 Liwa Banyak Miliki Keunggulan

Menuntut Solusi Nyata, Bukan Teori
Masyarakat kini mendesak jajaran direksi PDAM Limau Kunci dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk tidak sekadar memberikan janji manis atau alasan teknis semata.

Liliana menekankan bahwa yang dibutuhkan warga saat ini adalah tindakan nyata di lapangan.
“PDAM seharusnya memberikan solusi yang bergerak, solusi nyata, bukan hanya solusi teori saja.

Jangan biarkan masyarakat terus-menerus menderita di tengah daerah yang sebenarnya berlimpah air,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Lampung Barat masih menantikan perbaikan signifikan agar air bersih dapat kembali mengalir normal ke rumah-rumah warga.

Bagikan postingan
Diskominfo Lampung Barat Perjelas Himbauan Bupati Larangan Joget dan Bernyanyi di TikTok Pada Jam Kerja.
0
Diskominfo Lampung Barat Perjelas Himbauan Bupati Larangan Joget dan Bernyanyi di TikTok Pada Jam Kerja.
0
Gaungkan  Semangat Gotong royong ,Warga Dusun 4 Taman Negeri Bangun Jalan.
0
Kadis  Pendidikan Lampung Barat Klarifikasi Pengadaan Banner Sekolah, Tegaskan Sesuai Aturan BOS.
0
Sahabat KPK & G.R And Partner Berkolaborasi kegiatan Konsultasi Hukum Geratis kepada Masyarkat.
0
Ucapan Terima Kasih Korban atas Pengungkapan Kasus Pencurian Mobil Pikap di Kota Serang
0
SDN 1 Sukapura Jadi Contoh UTS Digital di Lampung Barat
0
MKMB JAYA Gelar Halalbihalal, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Perantau Bangka Belitung
0
Didid Srigusjaya  DPRD Kepulauan Bangka Belitung,  Apresiasi Halalbihalal MKMB JAYA, Harap Perkuat Kebersamaan
0
Hellyana Hadir di Jakarta, Perantau Bangka Belitung Makin Solid dan Penuh Harapan
0
Pagar SPPG 2 Sekincau Ambrol Akibat Hujan Deras, Penanganan Cepat Dilakukan
0
Kasus ODGJ di Pagar Dewa Lampung Barat Masih Tinggi, Puskesmas Catat Puluhan Penderita.
0