Halal Bihalal IKASUM  JAYA 1446 H  Sejabodetabek 

Penulis :

Lucky sun

Jakarta,Traznews Com  12 Mei 2025. Ikatan Keluarga Sumbawa (IKASUM) Jakarta Raya dan Jabodetabek melaksanakan Halal Bihalal 1446 H pada 12 Mei 2025 di auditorium Kantor Kemenpora Jakarta, mengangkat tema “Sasapo Ate Sasopo Karante Untuk Sumbawa Maju” (Satukan hati dan ucapan untuk Sumbawa Maju). Berlangsung meriah dalam semangat kekeluargaan .

 

Acara dihadiri oleh sejumlah paguyuban Masyarakat Sumbawa di Jakarta, yakni HWSB (Himpunan Warga Sumbawa Barat), KODESA (keluarga ode saling asih), MARAS (Masyarakat Perantau Sumbawa), FPAS (Forum Pengusaha Asal Sumbawa), Kerukunan Keluarga Samawa, TTS (Tompok Tau Samawa), FOKMAS NEW (Empang), KAUKUS DIASPORA, SEPAT NYINGANG, INTAN BULAENG dan TOKAL BERAPE serta dihadiri ratusan diaspora Tau Samawa (orang Sumbawa). Selain itu panitia juga mengundang Ikatan Keluarga Sumbawa Bandung, DIY, Jateng, Jatim, Mataram dan Makassar.

Bacaan menarik :  Pelantikan DPP BARA(JP) Periode 2025 - 2030 "Membangun Transformasi Bangsa Melalui Transformasi Sistem Yang Efektif"

Menurut Plt Ketua IKASUM Jaya Dr. Lukman Malanuang pandangan hidup masyarakat Sumbawa syarat nilai2 yang disebut “Krik Selamat”. Artinya limpahan anugerah dan keselamatan dari Allah SWT. Adalah kandungan mutiara atau nobility merupakan hadiah masa lampau yang secara turun temurun diwariskan di kalangan masyarakat lokal Sumbawa. 

 

Gambaran utuh pandangan hidup Krik Selamat yakni a. To’ (tahu) dan Ila’ (malu), ekspresi optimisme memandang manusia, b. “Bau marua dengan”, dan bau batempu ke dengan”; ekspresi, egalitarianisme konservatif, memandang ummat manusia setara dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan. c. “Balong ke bakalako”; ekspresi kekhalifahan umat manusia bagus dan bermanfaat. d. “Kameri Kamore”; ekspresi kegembiraan memandang hidup dan saling memberi kenyamanan pada sesama (saling sanyaman ate).

 

Sikap demokratis dan egaliter tampak kuat dalam kehidupan dan pandangan masyarakat Sumbawa. To’ diri (tahu posisi diri) dan Ila’ diri (mempertahankan kehormatan diri) implikasinya perbedaan posisi dan status dapat diterima sebagai sesuatu yang wajar.

 

Di sisi lain, kehormatan diri tak dapat direndahkan (no beri diri ya rek repa leng tau) di dalamnnya terkandung makna bahwa orang Sumbawa tidak dapat direndahkan dan diperlakukan sesuka hati oleh siapapun meskipun terlihat sikap hormat dan merendah yang dimiliki orang Sumbawa. Pribadi orang Sumbawa diabadikan dalam syair sebagai berikut:

 

Tutu’ si lenas mu gita/Mara ai dalam dulang/Rosa dadi umak rea

 

Terjemahan:

 

Lahirnya tak beriak/Seperti air dalam dulang/Namun sesekali bisa menjulang

Seperti ombak mendebur pantai

 

Untuk itu semua bentuk kerjasama, kemitraan, kolaborasi dan pertukaran sosial dalam masyarakat Sumbawa baik personal atau berbentuk investasi bisnis apa pun barulah dapat berlangsung sehat dan berkesinambungan sepanjang nilai2 diatas ikut dipertukarkan dalam proses interaksi sosial atau kerjasama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

 

Semoga Halal Bihalal 1446 H ini dapat berkontribusi positif bagi pembangunan tau dan tana Samawa. Terimakasih.

Bagikan postingan
Di Balik Keringat dan Tekad, Personel Lanud Sjamsudin Noor Jalani Tes Kesamaptaan Demi Kenaikan Pangkat
0
Perkuat Silaturahmi, Panglima TNI Hadiri Pertemuan Purnawirawan TNI di Kemhan
0
Panglima TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Latihan Gabungan di Karimunjawa
0
Aksi Cinta Pantai, Semangat Hari Bumi dan 40 Tahun Pengabdian Lanal Bengkulu
0
Tolak Musda Ulang: HMI Cabang Medan Nyatakan Mosi Tidak Percaya Kepada PB HMI
0
Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP)  Menggelar acara Halalbihalal & Temu Kangen
0
Aksi Solidaritas Pemuda Muslim Nusantara Bersatu Dukung Jusuf Kalla sebagai Tokoh Pemersatu Bangsa
0
Srikandi Penjaga Negeri, Polwan dan Kowad Perkuat Sinergi Lewat Olahraga Bersama Jelang May Day 2026
0
Aksi Sosial Kapolres Bekasi Kota, Warga hingga Ojol Terima Sembako Gratis
0
Ketua APPMBGI Papua Raya Perkuat Kolaborasi Dengan Pemerintah Daerah Dan Instansi Terkait, Untuk Sukseskan Sistem Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
0
National Summit APPMBGI 2026 Jadi Momentum Penguatan Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia
0
Sengketa Tanah Kertajaya Indah Berlanjut ke Ranah Pidana, Status Kepemilikan Telah Inkrah
0