Forum Masyarakat Indonesia Timur Desak TNI-Polri Tangkap Provokator Pemakzulan Presiden Jokowi 

Penulis :

Lucky sun

Jakarta,traznews.com Ratusan massa yang menamakan dirinya sebagai Forum Masyarakat Pemuda Mahasiswa Indonesia Timur Cinta NKRI menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta pada Senin, 12 Pebruari 2024. Aksi demo tersebut bertujuan untuk mendesak TNI-Polri untuk menangkap Provokator yang meresahkan masyarakat dan ingin menurunkan Presiden Joko Widodo termasuk menggagalkan penyelenggaraan Pemilu.

 

Pantauan awak media, sejak pukul 13.00 Wib massa demonstran sudah berkumpul memadati ruas jalan Gatot Subroto kemudian berjalan long march sambil membentangkan spanduk aksi menuju pintu gerbang utama Gedung DPR-MPRI RI. Aksi demonstraasi tersebut dipimpin langsung oleh Team Eksekusi Aksi seperti Salim Retob (Kortum/Pengarah), M. Ridwan Tatakora Kelian (Korlap/Penanggung Jawab Teknis), Mahmud Tamher (Koordinator Orator), dan Faisal Ngabalin (Koordinator Massa).

Bacaan menarik :  Kapolres Metro Jakarta Utara menerima ucapan selamat Hari Bhayangkara ke 76 dari Pangkolinlamil Laksda TNI Erwin S. Aldedharma, SE, MM, MS.

 

“Tujuan aksi kita kesini untuk meminta anggota DPR RI untuk fokus kepada pekerjaannya dan tidak terpengaruh dengan upah para provokator yang menginginkan Pemilu batal dan Presiden Jokowi dimakzulkan,” ucap Faisal Ngabalin saat berorasi dengan berapi-api.

 

“Maka itu kami mendesak agar TNI-Polri segera menangkap para kelompok provokator yang bertujuan mengganggu agenda nasional terutama untuk melengserkan Presiden Jokowi dari jabatannya. Itu jelas tindakan makar, tidak boleh dan tidak dibenarkan itu,” sahut Faisal dengan tegas.

 

Mahmud Tamher menambahkan agar seluruh pihak menghormati Presiden Jokowi sebagai simbol negara dan pihaknya menegaskan akan mengawal dan mendukung kedudukan Jokowi sebagai Presiden dari pihak-pihak yang ingin menganggu jalannya pemerintahan terutama dari kelompok yang menamakan dirinya sebagai “Petisi 100″.

Bacaan menarik :  Kombes Pol Budi Purwatiningsih S.E.,M.H WIDYAISWARA SESPIM LEMDIKLAT POLRI Sangat Mendukung Diklat Integrasi TNI-Polri

 

” Saya tantang kepada saudara Faezal Assegaf yang mengkoordinir kelompok Petisi 100 jangan coba-coba merongrong jalannya pemerintahan dan wibawa Presiden dengan isu pemakzulan Presiden. Kita pastikan agenda nasional seperti Pemilu 2024 berjalan lancar dan damai sesuai konstitusi untuk melahirkan Pemimpin yang baru termasuk anggota legislatif dan kepala daerah,” katanya.

 

“Oleh karena itu tidak boleh ada gerakan makar atau inkonstitusional karena itu jelas melanggar undang-undang maka itu kami minta TNI-Polri mengusut dan menindak tegas kelompok-kelompok yang akan berbuat makar itu. Gerakan makar itu jelas merupakan agenda politik sesat, ada kepentingan partai disitu termasuk merongrong wibawa pemerintah untuk menyelenggarakan Pemilu,” imbuh Mahmud Taher

Bacaan menarik :  Merasa Dirugikan PLN UP3 Bulungan, Pengelola Food Court 88 Kemang Keluhkan Ini

 

(CL)

Bagikan postingan
Di Balik Keringat dan Tekad, Personel Lanud Sjamsudin Noor Jalani Tes Kesamaptaan Demi Kenaikan Pangkat
0
Perkuat Silaturahmi, Panglima TNI Hadiri Pertemuan Purnawirawan TNI di Kemhan
0
Panglima TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Latihan Gabungan di Karimunjawa
0
Aksi Cinta Pantai, Semangat Hari Bumi dan 40 Tahun Pengabdian Lanal Bengkulu
0
Tolak Musda Ulang: HMI Cabang Medan Nyatakan Mosi Tidak Percaya Kepada PB HMI
0
Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP)  Menggelar acara Halalbihalal & Temu Kangen
0
Aksi Solidaritas Pemuda Muslim Nusantara Bersatu Dukung Jusuf Kalla sebagai Tokoh Pemersatu Bangsa
0
Srikandi Penjaga Negeri, Polwan dan Kowad Perkuat Sinergi Lewat Olahraga Bersama Jelang May Day 2026
0
Aksi Sosial Kapolres Bekasi Kota, Warga hingga Ojol Terima Sembako Gratis
0
Ketua APPMBGI Papua Raya Perkuat Kolaborasi Dengan Pemerintah Daerah Dan Instansi Terkait, Untuk Sukseskan Sistem Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
0
National Summit APPMBGI 2026 Jadi Momentum Penguatan Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia
0
Sengketa Tanah Kertajaya Indah Berlanjut ke Ranah Pidana, Status Kepemilikan Telah Inkrah
0