Lampung Barat – Seorang warga Pekon Giham Balak, Kecamatan Sekincau, bernama Siti Patimah mengalami luka-luka setelah sepeda motor yang ditumpanginya bersama orang tuanya terjatuh akibat diduga melintasi tumpahan solar di badan jalan, Rabu (17/6/2026).
Menurut keterangan keluarga, saat itu korban bersama orang tuanya sedang dalam perjalanan dari Giham Balak menuju wilayah Sunur untuk pergi ke kebun. Namun ketika melintas di jalan turunan yang berada tidak jauh dari Mapolsek Sekincau, sepeda motor yang mereka kendarai tiba-tiba tergelincir dan jatuh.
Diduga kuat kecelakaan tersebut terjadi akibat kondisi jalan yang licin karena adanya tumpahan solar di badan jalan.
Akibat insiden tersebut, Siti Patimah mengalami luka pada bagian bibir dan pipi, lecet pada kaki, serta copot satu kuku kaki sebelah kiri.
Korban juga sempat mengalami kesulitan bernapas karena bagian dadanya terbentur stang sepeda motor saat terjatuh.
Setelah mendapatkan pertolongan dan penanganan awal dari bidan setempat, korban kini menjalani perawatan di rumah bersama keluarganya.
Peristiwa ini memicu perhatian masyarakat yang meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera menyelidiki asal tumpahan solar tersebut.
Warga menilai tumpahan BBM di badan jalan merupakan ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan dan tidak boleh dianggap sepele.
Masyarakat juga mendesak agar aparat memberikan sanksi tegas kepada pengendara terbukti lalai, terutama apabila tumpahan tersebut disebabkan oleh tangki yang tidak ditutup dengan baik atau kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan.
“Kami berharap ada tindakan nyata dari pihak berwenang. Jangan sampai ada korban berikutnya akibat kelalaian yang sebenarnya bisa dicegah. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujar salah seorang warga.