Survei HAI: Kepercayaan Masyarakat Terhadap Polri Mencapai 78,3 Persen

Penulis :

Lucky suryani

JAKARTA –  Traznews. Com Hasil survei terbaru Haidar Alwi Institute (HAI) menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berada pada angka 78,3 persen.

 

Capaian ini menandai tren positif, sekaligus peningkatan dibandingkan survei Litbang Kompas pada Oktober 2025 yang mencatat tingkat kepercayaan masyarakat sebesar 76,2 persen.

 

Dalam kajian hukum institusional dan sosial, tingkat kepercayaan masyarakat di atas 70 persen termasuk kategori tinggi, khususnya bagi institusi penegak hukum yang secara inheren bersentuhan langsung dengan penggunaan kewenangan negara.

 

Oleh karena itu, capaian ini mencerminkan bahwa Polri masih memiliki legitimasi sosial yang kuat di mata masyarakat.

 

Survei HAI dilaksanakan pada 3–10 Januari 2026 dengan melibatkan 1.500 responden berusia 17 tahun ke atas yang telah menikah. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka (CAPI) dengan teknik multistage random sampling. Survei ini memiliki margin of error sebesar ±2,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Bacaan menarik :  Lantamal XII Gelar Donor Darah Bersama PMI Pontianak Dalam Rangka HUT Ke-8 Lantamal XII

 

Distribusi sampel disusun secara proporsional berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) dengan jumlah penduduk Indonesia sebesar 287,6 juta jiwa. Sebanyak 840 responden berasal dari Pulau Jawa, 327 dari Sumatera, 111 dari Sulawesi, 93 dari Kalimantan, 84 dari Bali dan Nusa Tenggara, serta 45 responden dari Maluku dan Papua. Dari sisi karakter wilayah, responden perkotaan mencapai 56 persen, sedangkan responden pedesaan sebesar 44 persen.

 

Ketika responden ditanya, “Sejauh mana Anda percaya kepada Polri?”, sebanyak 56,1 persen menyatakan “percaya” dan 22,2 persen menjawab “sangat percaya”. Dengan demikian, total responden yang menyatakan percaya terhadap Polri mencapai 78,3 persen.

 

Di sisi lain terdapat 12,7 persen responden yang menyatakan “tidak percaya” dan 5,4 persen menjawab “sangat tidak percaya”. Artinya, tingkat ketidakpercayaan masyarakat terhadap Polri berada di angka 18,1 persen, sementara 3,6 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.

Bacaan menarik :  Danlanal Dumai Hadiri Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial Alumni AKABRI Tahun 1991 di Provinsi Riau

 

Survei ini juga mengukur sejumlah indikator kinerja Polri dengan skala penilaian 1–5. Indikator keamanan dan ketertiban mencapai skor tertinggi dengan nilai rata-rata 3,97. Selanjutnya, profesionalisme aparat berada di posisi kedua dengan skor 3,91, pelayanan publik sebesar 3,84, serta integritas dengan skor 3,78. Sementara itu, indikator keadilan dalam penegakan hukum berada di posisi terendah dengan skor 3,69.

 

Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap peran Polri dalam menjaga stabilitas keamanan relatif kuat. Namun demikian, aspek penegakan hukum dan integritas moral aparat masih menjadi catatan penting. Kedua indikator tersebut dipandang krusial untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat legitimasi Polri sebagai institusi penegak hukum di negara demokratis.

 

Ke depan, tantangan Polri bukan hanya sekadar mempertahankan tingkat kepercayaan yang sudah relatif tinggi, namun juga menjawab ekspektasi masyarakat terhadap penegakan hukum yang adil, transparan, dan berintegritas. Keberhasilan dalam menjawab tantangan tersebut akan menjadi penentu utama apakah kepercayaan publik dapat terus meningkat atau justru mengalami stagnasi.

Bacaan menarik :  33 Tahun Pengabdian, Akabri Tahun 90 Gelar Bakti Sosial

 

Perlu diingat bahwa survei ini bersifat potret sesaat. Sebab, persepsi masyarakat dipengaruhi oleh dinamika sosial dan pemberitaan

 

 

 

 

R. HAIDAR ALWI

 

Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI) sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Ikatan Alumni ITB

Bagikan postingan
Ketum KBPP Polri Ajak Organisasi Tetap Solid Hadapi Tantangan Digital dan Kebangsaan.
0
Munas VI KBPP Polri 2026 : Syamsu Rizal Arbi Serukan Soliditas Demi Stabilitas Nasional
0
Ketua KBPP Polri Sumsel M. Yansuri: Munas VI Pertegas KBPP Sebagai Mediator Polri  Dan Masyarakat
0
Anna Susanti KBPP Polri Sultra: Munas VI Harus Lahirkan Ketum Solid Jaga Kekompakan Organisasi
0
Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Cepat dan Profesional, Pemohon Akui Semakin Nyaman
0
Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pengamanan Dermaga Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Panjang
0
Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak
0
Pihak RSUD KH.Ahmad Hanafiah Berkomitmen Mengevaluasi Tata Letak Ruang Perawatan,Tingkatkan Standar Kebersihan Dan Pelayanan
0
Said Aldi BKPRMI: Puluhan Ribu TKTPA Kini Dapat Bantuan Operasional, Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji
0
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
0
MWC NU Sekincau Gelar Musyawarah Kerja ke 2, Perkuat Kelembagaan untuk Pelayanan Umat.
0
Perayaan HUT KNTI ke-17 2026: Nelayan Tradisional Jakarta Utara Suarakan Perlindungan Wilayah Tangkap
0