Kritisi Rencana Kenaikkan Dana BTT, Josephine PSI Minta Pengeluaran Bansos Diprioritaskan Di Tengah-Tengah Pemangkasan RAPBD 2026

Penulis :

Lucky suryani

JAKARTA, Traznews. Com 24 Oktober 2025, Dalam Rapat Kerja Komisi C Bersama Eksekutif Membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026 pada Hari Rabu (22/10/2025) lalu, pihak eksekutif, yaitu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta berencana menetapkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp950 miliar.

 

Wacana tersebut langsung mendapatkan kritikan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Josephine Simanjuntak, yang merasa heran mengapa dana BTT terus mengalami peningkatan, bahkan setelah adanya pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat ke daerah.

 

“Saya perhatikan ini BTT kita meningkat terus dari mulai KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara). Waktu itu BTT kita direncanakan sebesar Rp898 miliar. Kemudian, kemarin dalam RKA (Rencana Kerja dan Anggaran) 2026, meningkat kembali menjadi Rp903 miliar,” katanya dalam rapat tersebut.

Bacaan menarik :  Mendesak Regulasi Harris Arthur Hedar: Hukum Harus Hadir di Ruang Siber

 

“Adapun usulan BTT sesuai Ingub (Instruksi Gubernur) No. (Nomor) e-0005 meningkat lagi jadi Rp950 miliar. Kok bisa meningkat lagi dan untuk apa. Kedua, pada saat kondisi keuangan kita seperti ini, kenapa kita malah meningkatkan BTT,” sambungnya.

 

Seperti diketahui, DBH dari pusat ke Pemprov DKI Jakarta berkurang sebanyak Rp15 triliun dan berimbas kepada pemangkasan RAPBD 2026.

 

Josephine merasa heran mengapa Pemprov DKI Jakarta malah menambah alokasi dana untuk BTT ketimbang mengalihkannya untuk memenuhi kepentingan-kepentingan lainnnya yang lebih mendesak. Ia juga mengingatkan bahwa Pemprov DKI Jakarta masih perlu membayar utang-utangnya kepada Bank DKI.

 

“Sedangkan, kita juga ada keperluan nih, nanti membayar utang pinjaman ke Bank DKI itu juga nggak sedikit jumlahnya. Oleh karena itu, kenapa BTT-nya naik, kepentingannya apa dan untuk apa,” tegasnya.

Bacaan menarik :  Bikin SKCK Kini Gak Ribet, Cukup Lewat POLRI Super App: Cepat, Praktis, Dan Transparan

 

Menurut Josephine, situasi dan kondisi yang tengah berkembang saat ini mengharuskan Jakarta dan masyarakatnya memperkuat ketahanan sosial.

 

“Saya hanya berpikir Jakarta hari ini ketahanan sosialnya harus kuat. Kita mau ketahanan sosial kita kuat. Sedangkan dengan dana transfer pusat ke daerah ini sudah dipotong sejauh itu, kalau emang mau diseimbangkan ini penambahan untuk BTT-nya kenapa tidak dialihkan ke pembelanjaan di bidang sosial,” ujarnya.

 

Josephine mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta harus mengalihkan dana BTT-nya kepada belanja-belanja untuk keperluan sosial demi memastikan pemotongan anggaran imbas pengurangan DBH tidak terlalu berdampak terhadap pemenuhan bantuan sosial (bansos).

 

“Artinya, KJMU (Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul) nya anak-anak, kesehatan, maupun tebus pangan murahnya itu terjaga. Intinya, bantuan sosialnya tidak jadi turun terlalu jauh lah,” pungkasnya.

Bacaan menarik :  Maxon Delbert Hakim, pendiri PT. Eramas Agri Internasional. FHI 2025 Untuk Branding Perusahaannya Lebih Dikenal Masyarakat.
Bagikan postingan
Ganjar Apresiasi Rapimnas DPP BKPRMI, Program Terobosan Dinilai Berdampak  Sampai Daerah
0
Ketum KBPP Polri Ajak Organisasi Tetap Solid Hadapi Tantangan Digital dan Kebangsaan.
0
Munas VI KBPP Polri 2026 : Syamsu Rizal Arbi Serukan Soliditas Demi Stabilitas Nasional
0
Ketua KBPP Polri Sumsel M. Yansuri: Munas VI Pertegas KBPP Sebagai Mediator Polri  Dan Masyarakat
0
Anna Susanti KBPP Polri Sultra: Munas VI Harus Lahirkan Ketum Solid Jaga Kekompakan Organisasi
0
Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Cepat dan Profesional, Pemohon Akui Semakin Nyaman
0
Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pengamanan Dermaga Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Panjang
0
Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak
0
Pihak RSUD KH.Ahmad Hanafiah Berkomitmen Mengevaluasi Tata Letak Ruang Perawatan,Tingkatkan Standar Kebersihan Dan Pelayanan
0
Said Aldi BKPRMI: Puluhan Ribu TKTPA Kini Dapat Bantuan Operasional, Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji
0
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
0
MWC NU Sekincau Gelar Musyawarah Kerja ke 2, Perkuat Kelembagaan untuk Pelayanan Umat.
0