Polsek Duren sawit Mendapat Apresiasi Dari Korban Penipuan Lowongan Kerja

Penulis :

Lucky sun

Jakarta – Traznews. Com  Kasus penipuan berkedok lowongan kerja kembali menelan korban. Winda Nur Aulia, warga asal Pidie, Aceh, harus merelakan uang Rp2 juta setelah terperdaya tawaran kerja palsu dari perusahaan fiktif bernama PT Magadha Fadeel Verosindo.

 

Modus yang digunakan terbilang klasik. Perusahaan fiktif itu menawarkan pekerjaan di Seduh Coffee Group dengan iming-iming posisi menarik. Namun, korban diminta terlebih dahulu mentransfer biaya administrasi ke rekening BCA milik diduga pelaku.

 

Meski nilai kerugian tidak besar, kasus ini langsung ditangani dengan cepat oleh Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Duren Sawit. Respons sigap aparat inilah yang kemudian menuai apresiasi dari banyak pihak, termasuk pengusaha muda asal Aceh, Teuku Azril.

Bacaan menarik :  How to get the Best Email Order Bride-to-be Sites

 

“Kalau ada polisi yang salah, cepat sekali diviralkan, dihujat, jadi konsumsi publik. Tapi ketika ada polisi yang benar-benar bekerja tanpa pandang bulu, apresiasi itu sering terabaikan,” tegas Azril.

 

Ia menilai kinerja Polsek Duren Sawit patut menjadi teladan. “Rp2 juta tetaplah uang rakyat. Polisi tidak meremehkan laporan ini. Hilang ayam, dicari ayamnya. Inilah aparat yang membalik stigma lama, dan teladan semacam ini seharusnya ada di seluruh Indonesia,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Azril mendorong aparat kepolisian agar tidak berhenti pada satu laporan semata. Menurutnya, PT Magadha Fadeel Verosindo sudah dikenal sebagai “mesin penipuan” yang kerap menjebak korban dengan skema lowongan kerja palsu.

Bacaan menarik :  Online Dating Long Length - How Long Before You Meet An individual You've Been Messing With Online?

 

“Ini bukan soal Rp2 juta saja. Bisa jadi di baliknya ada ratusan korban lain. Polisi perlu menelusuri aliran dana dan membongkar jaringan ini sampai ke akar-akarnya agar tidak ada lagi masyarakat yang tertipu,” ujarnya.

 

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap tawaran kerja yang mengharuskan pembayaran biaya administrasi. Pihak kepolisian pun mengimbau agar setiap indikasi penipuan segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti.

Bagikan postingan
Distribusi SPPT PBB 2026 Dimulai, Ini Ada 3 Cara Bayar Pajak Lebih Mudah
0
Jelang May Day, Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
0
Patroli Malam Ditsamapta Polda Banten Intensif, Antisipasi Kejahatan C3 di Kota Serang
0
Limbah Tambang Meluap, Sawah Petani Tambahrejo di Ujung Tanduk
0
Jurnalis Dilarang Meliput Public Expose ABM Investama, EO Diduga Langgar Kebebasan Pers
0
Jakarta Utara Jajaki Kolaborasi TCI Global untuk Perkuat Program Kependudukan
0
AP2 Indonesia Desak KPK RI Usut Tuntas Dugaan Korupsi DAK Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan di Kabupaten Sumba Barat Daya. 
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Jalin Kerjasama, Perindag Lamtim Dan SMSI Lampung Timur
0
Jelang Musorkab, Calon Ketua KONI Lambar Gelar Pertemuan dengan Pengurus dan Pengcab.
0
IKAL DKI Jakarta Gelar Seminar Nasional Hybrid: Penguatan Keamanan Siber Nasional Berbasis Artificial Intelligence
0