Jalan Nyaris Putus Butuh Perhatian Serius!!!! Jalur Sumber Jaya – Kebun Tebu Punya Cerita 

Penulis :

Samsul

Lampung Barat- Pengendara kendaraan roda empat (R4) atau yang bermuatan berat mesti hati-hati saat melintas di ruas jalan provinsi tepatnya tanjakan dari Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat menuju Kecamatan Kebun Tebu.

Pasalnya di dua titik, titik jalur sepanjang lebih kurang satu kilometer tetsebut, yakni pertama badan jalan menglami amblas sehingga membahayakan kendaraan yang melintas. Kemudian titik kedua meksi sepintas pandang tidak terjadi apa-apa dan hanya tanda (plang) peringatan jalan longsor. Namun ternyata tepat dibawah dasar aspal kosong dan membentuk goa.

Dari pantauan media ini di lokasi hal itu, karena di titik tersebut merupakan gorong-gorong aliran air dari tebing cadas gunung Hutan Lindung (HL) Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) dan tergerus sehingga mengikis material tanah di dasar badan jalan.

Bacaan menarik :  Peringati Puncak Bulan Bung Karno, Parosil Mabsus : Momentum Perkuat Kepedulian dan Persatuan.

Beruntung saat ini di titik lubang tersebut telah dipasang plang peringatan bahaya dan di sekeliling lubang jalan telah di bentengi karung berisikan tanah.

Kondisi tersebut tentunya harus jadi perhatian pemerintah setempat untuk dapat memberikan informasi kepada pihak berkompeten untuk dapat melakukan penanganan agar tidak terjadi ambruknya badan jalan hingga menyebabkan akses putus.

Sebab dengan aktifnya lalu lintas (lalin) juga akan memicu kerusakan lebih cepat akibat tekanan beban dan getaran dari gerakan kendaraan.

Kusnen salah satu pelintas berharap kerusakan badan jalan yang berpotensi membahayakan seperti itu untuk diberikan penanganan cepat baik secara kedaruratan maupun permanen. Sebagai langkah antisipasi.

Karena provinsi bahaya sangat luar biasa apalagi saat kendaraan berpapasan ataupun juga yang bermuatan berat seperti truk atau fuso pengangkut kopi.

Bacaan menarik :  Sebanyak 56 Mahasiswa Dari Unila, Akan Laksanakan KKN Di Sekincau Januari Mendatang.

“Dampak lainnya jika badan jalan ini amblas akan menyulitkan warga khususnya Kecamatan Kebuntebu, jika hendak keluar harus melalui Kecamatan Gedung Surian dan Air Hitam lalu tembus di Kecamatan Way Tenong, karena itu sebelum itu terjadi lebih baik melakukan tindakan pencegahan dini. Apa lagi sekarang ini intensitas hujan cukup tinggi dan menjadi pemicu utama gerusan air di bawah aspal,” imbuh dia.

Bagikan postingan
Patroli Malam Ditsamapta Polda Banten Intensif, Antisipasi Kejahatan C3 di Kota Serang
0
Limbah Tambang Meluap, Sawah Petani Tambahrejo di Ujung Tanduk
0
Jurnalis Dilarang Meliput Public Expose ABM Investama, EO Diduga Langgar Kebebasan Pers
0
Jakarta Utara Jajaki Kolaborasi TCI Global untuk Perkuat Program Kependudukan
0
AP2 Indonesia Desak KPK RI Usut Tuntas Dugaan Korupsi DAK Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan di Kabupaten Sumba Barat Daya. 
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas.
0
Jalin Kerjasama, Perindag Lamtim Dan SMSI Lampung Timur
0
Jelang Musorkab, Calon Ketua KONI Lambar Gelar Pertemuan dengan Pengurus dan Pengcab.
0
IKAL DKI Jakarta Gelar Seminar Nasional Hybrid: Penguatan Keamanan Siber Nasional Berbasis Artificial Intelligence
0
POLRI BERI PENGHARGAAN IKPA TERBAIK PADA RAKERNIS EMPAT FUNGSI PUSAT POLRI 2026
0
WAKAPOLRI BUKA RAKERNIS EMPAT FUNGSI PUSAT POLRI 2026, TEGASKAN PENGUATAN ORGANISASI DAN BERI PENGHARGAAN IKPA TERBAIK
0